Skip to content
Iklan

BEBERAPA MACAM INDUSTRI KIMIA


Sangat banyak materi – materi dari industri kimia di sekitar kita. Materi – materi ini termasuk bahan kimia berupa Farmasetika (Obat – obatan), Petrokimia dan bahan kimia pembuat cat mobil. Industri kimia memisahkan material kimia menggunakan teknik evaporasi (penguapan) dan menggunakan reaksi – reaksi kimia. Proses – proses ini dijalankan di dalam pabrik kimia.

1. FARMASETIKA

Industri farmasi menghasilkan ribuan obat untuk membantu mencegah serta mengobati penyakit. Para ahli kimia membuat zat – zat kimia sintetis dalam laboratorium dengan target tertentu. Zat – zat ini dibuat secara buatan (artifisial) dengan pemanasan dan reaksi kimia. Setelah melalui serangkaian uji, zat – zat tersebut dibuat menjadi obat.

Perkembangan industri obat  di indonesia yaitu dimulai sebelum tahun 1700 (periode kuno) yang ditandai dengan observasi empiris mengenai penggunaan obat yang dikenalkan pertama kali oleh Claudius Galen. Kemudian pada abad 18 – 19 (periode modern) mulai dilakukan penelitian eksperimental mengenai obat, tempat dan cara kerja obat pada tingkat organ dan jaringan. Pada permulaan abad ke-20  obat-obat kimia sintetik mulai dikenal seperti Salvarsan dan Aspirin. Sejak tahun 1945, ilmu-ilmu kimia, fisika dan kedokteran berkembang dengan pesat di Indonesia sehingga banyak dilakukan penelitian mengenai obat yang lebih sistematis sehingga terjadi perkembangan revolusioner di bidang farmako-terapi dan obat tradisional mulai ditinggalkan dan diganti dengan obat-obat modern.

Proses Perkembangan Obat :

Penelitian komputer »

Related image

Gambar 1. Komputasi kimia

(https://ischem.wordpress.com/2015/12/12/studi-in-silico/)

Dalam mengembangkan industri obat para ahli kimia membuat model molekul – molekul di komputer yang memiliki kumpulan data bagaimana atom – atom berikatan dan bereaksi satu sama lain. Hal ini membantu ahli kimia membuat model senyawa  yang memiliki struktur bentuk DNA dan interaksinya dengan senyawa – senyawa kimia di dalam tubuh kita.

 

 

Membuat obat – obatan »

Dalam pembuatan obat para ahli kimia menggabungkan dan menguji ribuan molekul untuk membuat obat baru. Para ahli kimia membuat dan menguji senyawa – senyawa dalam skala kecil selama beberapa tahun dalam percobaan – percobaan laboratorium. Senyawa – senyawa yang ditemukan berhasil melewati uji keamanan kemudian diuji pada hewan yang memiliki struktur tubuh yang menyerupai struktur tubuh pada manusia. Kemudian dilakukan uji klinis.

 

Related image

Gambar 2. Uji klinis obat (https://eointernational.wordpress.com/2014/08/08/animal-testing a-necessary-evil/)

 

 

Produksi obat»

Image result for industri obat

Gambar 3. Proses pembuatan obat (https://tsffarmasiunsoed2012.wordpress.com/2012/06/16/ketentuan-area-produksi-industri-farmasi-berdasarkan-cpob/)

Setelah uji – uji klinis, senyawa – senyawa terbaik yang dapat mengobati suatu penyakit dikembangkan menjadi obat baru. Tablet atau kapsul merupakan cara yang baik untuk mengirim obat karena bentuk tersebut mudah untuk disimpan dan dimakan. Beberapa kapsul memiliki selaput gelatin yang akan larut di dalam lambung dan mengeluarkan obat.

 

2. PETROKIMIA

Minyak mentah merupakan cairan kental berwarna gelap yang berada di dalam tanah atau laut. Setiap tetes minyak mengandung ratusan senyawa hidrokarbon (senyawa petrokimia). Para ahli kimia memisahkan senyawa hidrokarbon menjadi fraksi – fraksi berbeda dengan memanaskannya dalam kilang minyak. Adapun tahapan pengolahan minyak bumi yaitu dilakukan melalui 2 tahapan:

a. Tahap awal

Tahap awal pengolahan minyak bumi yaitu dengan melakukan destilasi bertingkat yaitu memisahkan fraksi – fraksi minyak bumi berdasarkan titik didihnya.

Gambar 4. Destilasi bertingkat (http://benergi.com/fraksi-minyak-bumi-serta-manfaatnya-bagi-kehidupan-manusia)

Komponen yang titik didihnya lebih tinggi akan tetap berupa cairan dan turun ke bawah. Sedangkan komponen yang titik didihnya lebih rendah akan menguap dan naik kebagian atas kilang.

fraksi-fraksi minyak bumi - alat berat blog

Tabel 1. Fraksi – fraksi minyak bumi (http://www.alatberat.com/blog/proses-dasar-pengolahan-minyak-bumi/)

b. Tahap kedua

Tahapan kedua merupakan proses lanjutan hasil dari destilasi bertingkat. Adapun tahapannya yaitu sebagai berikut:

a. Perengkahan (cracking) : meliputi perengkahan (pemecahan rantai), alkilasi (pembentukan alkali), polimerisasi (penggabungan rantai karbon), reformasi (perubahan struktur), dan isomerisasi (perubahan isomer).

b. Ekstrasi : proses pembersihan produk dengan menggunakan pelarut dengan tujuan hasil yang lebih banyak dengan mutu yang lebih baik.

c. Kristalisasi : proses pemisahan produk melalui perbedaan titik cair.

d. Pembersihan dari kontaminasi, yaitu membersihkan pengotor dengan cara menambahkan soda kaustik (NaOH) tanah liat atau proses hidrogenasi.

 

3. Bahan Kimia Pembuat Cat

Unsur – unsur yang menyusun garam yaitu natrium dan klorin digunakan juga untuk membuat cat, sabun, pupuk, deterjen dan kertas. Garam dikumpulkan dengan menguapkan air dari larutan garam. Pada negara – negara beriklim panas, air laut dimasukkan ke dalam kolam lebar dan dangkal yang disebut panci garam. air menguap dan meninggalkan garam. Garam kemudian dikirim ke pabrik –  pabrik.

Pada pabrik kimia besar dilakukan proses elektrolisis yaitu proses dimana suatu arus listrik dilewatkan melalui air asin (air asin pekat). Proses ini akan memecah air asin menjadi unsur – unsurnya. Klorin dari garam dan hidrogen dari air. Ion – ion natrium dan hidroksida tertinggal dalam bentuk natrium hidroksida. Basa digunakan untuk membuat sabun, kertas dan beberapa zat warna. Klorin digunakan untuk membuat plastik  dan hidrogen digunakan untuk membuat pupuk.

Banyak zat warna yang dibuat menggunakan natrium hidroksida. Zat warna merupakan senyawa berwarna (campuran kimia) yang tidak larut di dalam air. Zat warna berbentuk bubuk halus yang mudah bercampur untuk memberi warna cat dan tinta mesin cetak. Zat warna modern dibuat oleh para ahli kimia dalam pabrik – pabrik besar. Zat warna biasanya dibuat dengan mencampur larutan – larutan kimia. campuran tersebut kemudian disaring dan dikeringkan dan dihancurkan menjadi bubuk halus menggunakan alat penggulung berukuran besar.

Untuk membuat cat, cat warna dicampur dengan cairan kental yang disebut bahan pengikat di sebuah tangki. Suatu zat kimia yang disebut agen pembasah dicampur ke dalamnya menggunakan mesin dengan pisau yang berputar. Agen pembasah ini membuat cat mengalir dengan mudah. Cat berbahan dasar air menggunakan air sebagai agen pembasahnya. Cat minyak menggunakan bahan kimia yang disebut white spirit. Ketika suatu objek digambar agen pembasah akan menguap dan bahan pengikat akan mengeras.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: