Fisika Materi Pelajaran SMA

Momentum dan Impuls pada Film Unstoppable

Advertisements

Sering melihat tabrakan suatu benda? Terkadang terjadi kerusakan besar ataupun kerusakan kecil setelahnya. Hal ini tergantung besar-kecil Momentum dan Impuls yang terjadi pada peristiwa tersebut. Momentum dan Impuls sendiri merupakan salah satu bagian dari materi Fisika dan berkaitan dengan aktivitas di dalam kehidupan sehari-hari yang sering kita temui.

Momentum

Jika suatu benda yang diam akan digerakkan, maka benda tersebut cenderung akan tetap diam. Jika suatu benda yang bergerak akan dihentikan, maka benda tersebut cenderung akan tetap bergerak. Kurang lebih, seperti itulah konsep Momentum. Momentum adalah sebuah besaran yang dimiliki oleh benda yang bergerak, jadi dapat dikatakan momentum adalah Kekuatan Gerak. Kekuatan Gerak yang ada pada benda terjadi karena pengaruh Massa dan Kecepatan dari benda itu sendiri. Dengan kata lain, benda yang memiliki kecepatan tinggi dan bermassa kecil akan memiliki kekuatan gerak yang sama dengan benda yang memiliki kecepatan rendah dan bermassa besar.

(Baca juga Kevlar, Bahan Pembuat Rompi Anti Peluru)

Secara matematis Momentum dapat dirumuskan seperti di bawah ini:

Momentum dan Impuls

Dengan keterangan:

p = Momentum (Kg.m/s)

m = Massa (Kg)

v = Kecepatan (m/s)

Jika dilihat dari persamaan di atas, maka Momentum termasuk ke dalam besaran vektor karena hasil nilai p didapatkan dari hasil kali Kecepatan (v) dan Massa (m) yang berarti arah Momentum p searah dengan arah Kecepatannya (kecepatan merupakan bagian dari besaran vektor).

Impuls

Jika di dalam ilmu Biologi, Impuls dikenal sebagai rangsangan. Maka di Fisika Impuls dapat diartikan sebagai Gaya Impulsif/Kontak, yaitu gaya yang bekerja dalam waktu singkat dan terjadi apabila suatu benda yang diam diberikan sebuah gaya F. Contohnya, seseorang yang mempelajari ilmu belajar ilmu bela diri biasanya melakukan latihan fisik seperti memecahkan benda-benda keras menggunakan anggota tubuhnya, dia akan menggerakan anggota tubuhnya dengan cepat menghantam benda tersebut dengan kecepatan yang jauh lebih cepat maka akan menghasilkan Gaya Impulsif yang sangat besar.

BACA JUGA  Kalium, si sahabat karib Natrium

Secara matematis Momentum dapat dirumuskan seperti di bawah ini:

Dengan keterangan:

I = Impuls (Ns)

F = Gaya Impulsif (N)

∆t  = Selang Waktu (s) Sama halnya dengan Momentum, Impuls juga termasuk ke dalam besaran vektor karena hasil nilai I didapatkan dari hasil kali Gaya Impulsif (F) dan Selang Waktu (∆t), Gaya sendiri merupakan salah satu bagian dari besaran vektor.

Hubungan Momentum dan Impuls Berdasarkan Film Unstoppable (2010)

Momentum dan Impuls
Sumber: Google

Sebuah Kereta Api tanpa masinis lebih tepatnya kereta pengangkut barang melaju tanpa disengaja dengan kecepatan penuh. Kereta pengangkut barang tersebut membawa tangki-tangki yang berisikan zat kimia didalamnya dan apabila kereta tersebut tidak dihentikan maka akan berakibat fatal, membahayakan nyawa penduduk di lokasi kejadian. Solusi dari permasalahan itu adalah dengan membuat kereta pengangkut barang tersebut dengan kereta lain. Disitulah terjadi peristiwa hubungan antara Momentum dan Impuls. Hubungan antara Momentum dan Impuls sendiri dijelaskan dalam teori bernama Teorema Impuls-Momentum. Teorema itu berbunyi seperti berikut ini:

“Impuls yang dikerjakan pada suatu benda sama dengan perubahan momentum yang dialami benda tersebut, yaitu perbedaan antara momentum akhir dan momentum awal.”

Secara matematis Momentum dapat dirumuskan seperti di bawah ini:

Dengan keterangan:

I = Impuls (Ns)

F = Gaya Impulsif (N)

∆t  = Selang Waktu (s)

p = Momentum (Kg.m/s)

m = Massa (Kg)v = Kecepatan (m/s)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.