Skip to content
Iklan

Definisi Sifat Koligatif Larutan


es_batu2Sebuah es batu yang tak mengandung garam akan mencair lebih dulu daripada es batu yang mengandung garam. Hal tersebut menandakan bahwa titik beku es batu yang mengandung garam lebih rendah daripada titik beku es batu yang tidak mengandung garam.Prinsip tersebut dimanfaatkan oleh para nelayan dan pedagang es, nelayan menggunakan es batu yang ditambahkan garam untuk mengawetkan ikan dan es batu pun tidak cepat mencair. Sebelum mengetahu alasan mengapa menambahkan garam menyebabkan titik beku es batu menjadi lebih rendah kita harus mengenal sifat koligatif terlebih dahulu.

Apakah sifat koligatif itu?

Kata koligatif berasal dari kata latin colligare yang artinya “ berkumpul bersama”. Sifat koligatif dipengaruhi pada kebersamaan partikel namun tidak bergantung pada sifat maupun keadaan partikel masing-masing. Berarti, sifat koligatif larutan merupakan sifat larutan yang tidak tergantung pada jenis zat terlarut namun hanya tergantung pada jumlah partikel zat terlarut dalam larutan. Larutan sendiri terdiri dari zat terlarut dan pelarut.

Sifat-sifat yang termasuk sifat koligatif dapat kita ketahui terlebih dahulu bahwa pembentukan larutan yang terdiri dari zat terlarut dan pelarut hanya sedikit berpengaruh terhadap sifat kimia zat terlarut. Namun, bila zat terlarut tadi dicampur dengan pelarutnya untuk membentuk larutan maka sifat fisisnya akan berubah secara drastis.

IMG_20150825_0001

Diagram fase pelarut ditunjukkan oleh garis tebal, sedangkan untuk larutan ditunjukkan dengan garis biasa. Perubahan drastis terjadi pada sifat fisis ketika zat terlarut ditambahkan. Tekanan uap pelarut (yang terletak pada titik E) turun menjadi titik F yang telah ditambahkan zat terlarut (larutan), titik didih pelarut (yang terletak pada titik C) menjadi titik D (larutan), sedangkan titik beku pelarut (yang terletak pada titik B) menjadi turun setelah ditambahkan zat terlarut menjadi titik A.

Selain itu, perbedaan konsentrasi pada suatu larutan juga akan menghasilkan fenomena sifat fisis yang lain. Perbedaan konsentrasi mengakibatkan terjadinya perpindahan molekul pada zat pelarut dari larutan konsentrasi rendah ke larutan yang memiliki konsentrasi lebih tinggi melalui selaput semipermeabel. Fenomena ini dinamakan sifat osmosis.Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa sifat koligatif larutan meliputi  tekanan osmosis, penurunan tekanan uap, penurunan titik beku, dan kenaikan titik didih.

Sifat koligatif larutan sendiri dapat dibedakan menjadi dua macam yakni sifat koligatif larutan nonelektrolit dan sifat koligatif larutan elektrolit. Hal tersebut dapat disebabkan karena zat terlarut pada larutan elektrolit bertambah jumlahnya sebab terurai menjadi ion-ion, sedangkan zat terlarut yang terdapat pada larutan nonelektrolit jumlahnya tidak berubah karena tak terurai menjadi ion-ion.

Sumber : Kimia 3 untuk SMA/MA kelas XII Yudhistira

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: