Skip to content
Iklan

Elemen Baru “Superberat” Telah Ditemukan secara Unik


w704

Elemen yang berada di luar nomor atom 104 disebut sebagai elemen yang superberat. Mereka diproduksi di laboratorium akselerator dan umumnya membusuk dalam waktu yang singkat. Laporan awal tentang penemuan unsur nomor atom 115 yang dirilis dari pusat penelitian di Rusia pada tahun 2004 kemudian disajikan bukti tidak langsung untuk unsur baru sehingga bagaimanapun tidak cukup untuk sebuah penemuan resmi.

Untuk percobaan baru, para ilmuwan yang berada di Institut Kimia Nuklir Universitas Mainz mengambil sampel dari elemen eksotis Amerisium. Mereka disimpan dalam lapisan Amerisium pada foil tipis yang kemudian “dibombardir” dengan ion kalsium di fasilitas GSI. Untuk pertama kalinya sistem eksploitasi detektor baru diperbolehkan mendaftar foton bersama dengan alpha pembusukan unsur baru dan produk “anak”nya. Energi foton diukur sesuai dengan yang diharapkan pada sinar X dan produk ini dapat dikatakan sebagai sidik jari pada elemen tersebut.

Profesor Dirk Rudolph dari Lund University di Swedia dan Profesor Christoph Dullmann selaku profesor di Universitas Mainz beserta ilmuwan terkemuka di GSI Darmstadt dan HIM mengatakan bahwa hal ini dianggap sebagai salah satu eksperimen paling penting dalam beberapa tahun terakhir karena pada akhirnya jelas bahwa sidik jari bahkan unsur terberat tersebut dapat diambil. Hasilnya memberikan kepercayaan diri yang tinggi untuk laporan sebelumnya sehingga dapat meletakkan dasar untuk pengukuran masa depan.

Unsur 115 ini memang belum diberi nama, komite yang terdiri dari anggota Serikat Internasional Fisika murni dan terapan dan kimia akan meninjau temuan baru dan memutuskan apakah penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengakui penemuan elemen tersebut. Sebab hanya penerimaan akhir seperti ini baru pemberian nama dapat diusulkan oleh penemu.

Selain acara X-ray, para peneliti juga memperoleh data yang memberikan mereka wawasan yang lebih dalam struktur dan sifat-sifat inti atom terberat saat ini sehingga ini akan membuka jalan menuju perbaikan prediksi untuk sifat-sifat inti luar perbatasan pengetahuan saat ini.

Sumber : sciencedaily.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: