Kapankah Mencampur Garam dan Sayur Ketika Memasak ?

Kapankah Mencampur Garam dan Sayur Ketika Memasak ? Ini merupakan pertanyaan sederhana yang sering muncul disat para ibu memasak. Dibalik hal sederhana ini ternyata ada penjelasan ilmiah di dalamnya.

Garam dapur atau Nacl memiliki sifat yang unik karena dapat merubah titik didih dan titik beku larutan, diantaranya ialah air. Mengapa NaCl dapat merubah titik beku dan didih suatu larutan?

Penyebabnya karena saat berada dalam larutan, NaCl akan terdisosiasi menjadi ion Na+ dan Cl- .Sedangkan molekul H2O selalu membentuk ikatan hidrogen( lebih lengkap tentang ikatan dalam hidrogen lihat disini) antara molekul air. Dasar dari ikatan antar H2O ialah adanya momen dipol. H yang memiliki sifat elektronegatif yang rendah dan O yang memiliki sifat elektronegatif yang tinggi.

Dengan adanya ion Na+ dan Cl- maka ikatan hidrogen akan terpengaruh menjadi lebih kuat. Sehingga akan di pererlukan lebih banyak energi (panas) untuk melepaskan ikatan hidrogen tersebut. yang berarti Suhu yang lebih tinggi. Oleh karena itulah garam dapur atau NaCl dapat menaikkan titik didih air.

Kembali lagi ke pertayaan Kapankah Mencampur Garam dan Sayur Ketika Memasak ? jadi sebaiknya, Garam di masukkan terlebih dahulu . Setelah itu baru sayurannya. karena jika bersamaan maka sayuran akan rusak terlebih dahulu. Air akan mendidih lebih lama dan panas akibat garam, mengakibatkan kandungan dari sayuran akan cepat rusak dan hilang.

Semoga dapat menjawab, jika belum silahkan berkomentar.

 

 

Referensi

https://www.thoughtco.com/adding-salt-increases-water-boiling-point-607447

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.