Ada yang lihat popaye?


https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTyFgLSyS-amrVwG2zZYN5kt2eb99HYIS5JZGDeijPtsgMjoMxe0Q

Popaye si pelaut..tut..tut.
Kalian pasti hapal dengan animasi ini. Lebih khas lagi setiap makan bayam, otot Popaye semakin kuat dan membesar. Kok bisa ya? Ada kandungan apa dalam bayam?
Kandungan nutrisi yang terdapat dalam 100 gram daun bayam adalah 2,3 gram protein; 3,2 gram karbohidrat; 3 gram besi dan 81 gram kalsium. Bayam juga kaya akan berbagai macam vitamin dan mineral, yakni vitamin A, vitamin C, niasin, thiamin, fosfor, riboflavin, natrium, kalium dan magnesium.
Nah kira-kira apa yang membuat otot Popeye kuat?
Yap betul, kandungan zat besi.
Bagaimana ya hubungan zat besi dengan otot?

Zat besi adalah zat penting yang diperlukan oleh tubuh untuk memastikan ketersediaan jumlah sel darah yang dibutuhkan setiap harinya. Di dalam tubuh kita zat ini pekerjaannya sangat penting untuk kelangsungan hidup kita, yaitu membantu pengangkutan oksigen kedalam jaringan dari paru-paru dan mengangkut elektron pada proses pembentukan energi didalam sel. Ketika mengangkut oksigen, zat besi perlu bantuan nutrisi lain berupa protein yang nantinya bergabung untuk mencptakan hemoglobin (di dalam sel darah merah) dan myglobin (didalam serabut otot).
Manfaat zat besi sangat penting bagi kerja otot, karena zat besi merupakan unsur penting yang ada pada otot yang berupa mioglobin. Mioglobin mengangkut oksigen dari hemoglobin dan berdifusi ke seluruh sel-sel otot. Tanpa zat besi, otot akan kehilangan kekuatan dan elastisitasnya; sehingga kelemahan otot adalah salah satu tanda yang paling jelas dari anemia akibat kekurangan zat besi.
Selain otot, ternyata otak juga perlu zat besi.
Karena pasokan oksigen dalam darah dibantu oleh besi dan tentunya ini sangat penting karena otak menggunakan sekitar 20% oksigen darah. Dengan demikian zat besi secara langsung berhubungan dengan kesehatan dan fungsi otak. Hal ini akan menunjang aktivitas kognitif dan membantu untuk menciptakan jalur saraf baru untuk mencegah gangguan kognitif seperti demensia dan penyakit Alzheimer. Oleh karena bagi mereka yang terpenuhi kebutuhan zat besinya, juaga akan lebih mudah untuk konsentrasi.

(Bersumber dari: Fungsi dan Manfaat Zat Besi yang Paling Utama Bagi Tubuh | Mediskus.com)

Kita juga harus tahu kebutuhan zat besi laki-laki dan perempuan berbeda lho.
Kebutuhan zat besi tergantung kepada jenis kelamin dan umur. Kecukupan yang dianjurkan untuk anak 2-6 tahun 4,7 mg/hari, usia 6-12 tahun 7,8 mg/hari, laki-laki 12-16 tahun 12,1 mg/hari, gadis 12-16 tahun 21,4 mg/hari, laki-laki dewasa 8,5 mg/hari, wanita dewasa usia subur 18,9 mg/hari, menopause 6,7 mg/hari, dan menyusui 8,7 mg/hari. Angka kecukupan ini dihitung berdasarkan ketersediaan hayati(bioavailability) sebesar 15%. Zat besi dalam makanan dapat berasal dari sumber nabati dengan ketersediaan hayati 2-3% dan sumber hewani dengan ketersediaan hayati 20-23%. Untuk meningkatkan ketersediaan hayati, zat besi yag berasal dari tumbuh-tumbuhan dapat ditambahkan denganvitamin C dan asam organik lainnya.

Nah bagaimana kalau kita kekurangan zat besi?
Akibat kurangnya sel darah merah secara otomatis akan mengurangi jumlah hemoglobin, yang akibatnya jaringan tubuh tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup. Supaya produksi sel darah merah dan hemoglobin tetap lancar, maka sumsum tulang juga harus sehat dengan jalan mencukupi asupan makanan yang cukup mengandung zat besi dan vitamin.

Hemoglobin sangat penting dan selalu diproduksi oleh tubuh karena manusia cenderung kehilangan darah melalui berbagai sebab seperti hancurnya sel darah merah karena memang sudah saatnya rusak, melalui luka, baik luka dalam maupun luar. Terutama, pada wanita akan banyak kehilangan darah setiap bulan selama periode menstruasi , itulah kenapa perempuan lebih berisiko menderita anemia dibandingkan laki-laki. Jika seseorang kekurangan zat besi sehingga hemoglobin menjadi rendah maka dapat menyebabkan anemia difisiensi besi.

Ayo sekarang sebutkan makanan yang mengandung zat besi selain bayam!
A. Sumber Zat Besi dari Hewan
1. Telur
2. Daging Sapi
3. Ikan

B. Sumber Zat Besi dari Sayura

1. Kentang
2. Jagung
3. Kangkung
4.  Chard

C. Sumber Zat Besi dari Buah-buahan

1. Buah Aprikot
2. Buah Bit hijau
3. Buah jeruk
4. Buah Prune

D. Sumber Zat Besi dari Kacang-kacangan

1. Kacang tanah, kacang hijau dan kacang kedelai
2. Kacang Lentil
3. Beras merah

(sumber)
Mari makan bayam!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s