Skip to content
Iklan

Mikroskop Mengungkap, Oksidasi Logam pun Dapat Dihambat


images

Karat memang selalu ada, seperti yang terdapat pada referensi tahun 1979 pada album Neil atau produk yang dirancang untuk melindungi permukaan logam. Korosi dari oksidasi pada logam atau biasa disebut sebagai karat memang adalah sesuatu yang tak dapat dihindari pada logam. Semua orang selalu memperhatikan hal itu ketika mereka memperhatikan sebuah logam baik pada perabotan, kendaraan, mesin, peralatan kerja dan sebagainya. Namun, pada studi baru yang dilakukan di CFN atau Pusat Nanomaterials Fungsional di US Department of Energy (DOE) mengungkapkan bahwa fitur tertentu yang dilakukan pada permukaan logam dapat menghentikan proses oksidasi pada jalurnya.

Temuan yang dipublikasikan dalam Proceedings of The National Academy of Science dapat berguna untuk keperluan turbin mesin jet dan korosi pada mikroelektronika. Percobaan dilakukan oleh tim yang dipimpin oleh Guangwen Zhou dari Binghamton University, bekerja sama dengan Peter Sutter dari CFN. Mereka menggunakan mikroskop elektron rendah energi atau biasa disebut LEEM untuk menangkap perubahan struktur permukaan paduan nikel dan aluminium sebagai garis dari oksida logam yang terbentuk dan tumbuh dalam temperatur tinggi.

Sutter mengatakan bahwa mikroskop seperti ini tidak begitu sering ditemukan di laboratorium penelitian biasa, hanya ada sedikit di Amerika Serikat. Zhou mempelajari bahwa perpaduan nikel dan aluminium memiliki karakterisitik umum seperti permukaan kristal yang terdiri dari susunan dan ketinggian yang berbeda satu sama lain pada permukaannya. Selain itu, beliau juga berusaha memahami bagaimana perilaku oksidasi pada logam serta ketika ia bereaksi dengan oksigen.

Akui sisi jenis pengetahuan sangat penting untuk mendapatkan kontrol atas respon dari permukaan logam untuk lingkungan. Studi baru menunjukkan bahwa atom aluminium yang terlibat dalam pembentukan aluminium oksida terbentuk secara eksklusif. Untuk terus tumbuh, mereka harus mendorong langkah lagi dalam mengambil atom aluminium. Hal ini akhirnya dapat memperlambat laju pertumbuhan oksida bahkan menghambatnya.

Untuk pertama kalinya mereka dapat menunjukkan bahwa langkah-langkah atom dapat memperlambat oksidasi permukaan di tahap awal. Para ilmuwan tersebut juga pernah mempelajari bahwa paduan nikel aluminiumĀ  juga dapat mempengaruhi pertumbuhan oksida. Selain itu, atom aluminium juga berpatisipasi dalam pembentukan aluminium oksida sehingga garis-garis oksida dapat dikuasai dalam beberapa langkah.
Setidaknya mereka juga telah mencoba untuk mengontrol oksidasi tergantung pada tujuan mereka bahkan Sutter sendiri berpendapat bahwa oksida itu tidak semuanya buruk, terkadang mereka membentuk lapisan pelindung terhadap serangan korosi. Mereka juga memainkan peran penting dalam bidang kimia misalnya dalam katalisis. Silikon oksida adalah bahwa isolasi pada sirkuit mikroelektrik dimana ia memainkan peran penting dalam mengarahkan aliran arus. Dengan mengetahui jenis permukaan benda dan dampaknya pada oksidasi mereka dapat mengatur apa yang harus dilakukan oleh para ilmuwan tersebut untuk menjadi barang yang diinginkan.

Sumber : sciencedaily.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: