Posted on 4 Comments

Alat – alat Peredaran Darah

Peredaran darah manusia

Darah yaitu diedarkan kesuluruh tubuh melalui suatu pembeluh. Dan Darah bisa sampai kepembuluh karena dipompa oleh jantung. Nah, mari kita simak apa sih yang dimaksud dengan jantung, pembuluh darah, sistem Peredaran darah manusia dan sistem limfa

Jantung

Jantung adalah organ sistem peredaran darah yang bertugas memompa darah dan mengalirkan darah dalam pembuluh darah. Jantung terletak pada rongga dada di antara kedua paru-paru, di atas diafragma dengan posisi condong ke kiri. Fungsi jantung yaitu untuk menompa darah keseluruh tubuh.

Continue reading Alat – alat Peredaran Darah
Posted on Leave a comment

Yang Dimaksud Sistem Sirkulasi

sirkulasi darah

Sistem sirkulasi adalah sistem yang bertindak sebagai transportasi berbagai zat yang masuk dan keluar dalam tubuh. Sistem sirkulasi pada manusia berupa sistem peredaran darah dan sistem limfa. Nah, fungsi pada sistem sirkulasi itu untuk mengangkut berbagai zat dalam tubuh. Perlu diketahui bahwa Sistem sirkulasi pada manusia dibagi menadi dua, yaitu sistem peredaran darah dan sistem limfa

Sistem peredaran darah

Pengertian dari Sistem peredaran darah adalah sistem transportasi yang melibatkan tiga komponen, yaitu darah sebagai medium transportasi, jantung sebagai penompa dan pembuluh darah yaitu sebagai saluran. Sistem peredaran darah manusia bersifat: tertutup karena darah selalu mengalir dalam pembuluh darah. Dan ganda karena darah beredar melewati jantung dua kali. Lalu apa sih yang dimaksud dengan darah itu ?

Continue reading Yang Dimaksud Sistem Sirkulasi
Posted on Leave a comment

Komponen Transfusi Darah

​Teknik transfusi darah ditemukan pada tanggal 3 Juni 1667, untuk pertama kalinya dalam sejarah kedokteran dan operasi, dokter asal Perancis, Jean Baptist Denis berhasil melakukan transfusi darah. Keberhasilan operasi transfusi darah pertama ini merupakan lompatan besar dalam ilmu kedokteran karena sebelumnya, banyak sekali pasien yang harus kehilangan nyawanya akibat kekurangan darah.
Pengobatan dengan transfusi diakui serta diterima dalam dunia kedokteran, setelah Dr. Karel Landsteiner menemukan golongan darah A, B, AB dan O pada tahun 1940 dan patokan inilah yang dipakai sampai sekarang di dunia.
Teknik pemisahan plasma darah ditemukan 3 Juni 1904, Charles Richard Drew, seorang dokter penemu teknik pemisahan dan pengawetan plasma darah, terlahir ke dunia di kota Washington D.C. Ia menuntut ilmu kedokteran di McGill University di Montreal, Kanada. Pada tahun 1938, Drew mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Columbia Univesity, New York dan di sana ia melakukan penelitian terhadap berbagai problem yang ditemukan dalam transfusi darah. Selama penelitian itu, dia menemukan bahwa plasma darah atau cairan darah yang tidak mengandung sel, dapat dikeringkan dan disimpan dalam waktu lama tanpa mengalami kerusakan. Penemuan besar Charles Drew ini mendapat sambutan dari dunia inetrnasional dan pada tahun 1939, Drew menerima bantuan dana dari Asosiasi Transfusi Darah dan ia membuka bank penyimpanan darah di Columbia Presbyterian Hospital. Pada tahun 1940, Charles Drew menerima gelar doktor dan menjadi warga AS kulit hitam pertama yang menerima gelar ini. Charles Drew meninggal dunia tahun 1950 akibat kecelakaan mobil.

Apa sih tranfusi darah itu?

Transfusi darah ialah pemindahan darah dari donor ke dalam peredaran darah penerima (resipien). Definisi lain adalah suatu proses pekerjaan memindahkan darah dari orang yang sehat kepada oarang yang sakit.

Komponen darah diberikan melalui transfusi dimaksudkan agar transfusi tepat guna, pasien memperoleh hanya komponen darah yang diperlukan, mengurangi reaksi transfusi, mengurangi volume transfusi, meningkatkan efisiensi penggunaan darah, serta memungkinkan penyimpanan komponen darah pada suhu simpan optimal.

Ada 3 komponen non seluler dari komponen darah transfusi, yaitu :

  1. Plasma Donor Tunggal/Liquid Plasma

Isi utama plasma donor tunggal adalah plasma, selain itu berisi pula faktor pembekuan stabil dan protein plasma. Volumenya berkisar 150-220 ml. Plasma donor tunggal berguna untuk meningkatkan volume plasma, meningkatkan faktor pembekuan stabil (Faktor pembekuan II, VII, X dan XI). Efek samping pemberian plasma donor tunggal diantaranya: urtikaria, menggigil, demam dan hipervolemia.
2. Plasma Segar Beku/Fresh Frozen Plasma(FFP)

Isi utama plasma segar beku adalah plasma dan faktor pembekuan labil dengan volume 150-220 ml. Komponen darah ini berguna untuk meningkatkan faktor pembekuan labil apabila faktor pembekuan pekat/ kriopresipitat tidak ada. Plasma Segar Beku diberikan pada pasien penderita Hemofili. Pemakaian komponen darah ini dapat menimbulkan efek samping seperti pada plasma donor tunggal.

  1. Kriopresipitat/Cryoprecipitate/Anti Hemophilic Factor (AHF)

Isi utama kriopresipitat adalah faktor pembekuan VIII, faktor pembekuan XIII, Faktor von Willebrand dan Fibrinogen. Kriopresipitat merupakan bagian plasma yang dingin dan tidak larut yang diproses dari FFP. Kriopresipitat berguna untuk meningkatkan faktor VIII, XIII, Faktor von Willebrand dan fibrinogen. Komponen darah ini dapat diberikan pada pasien penderita Hemofili dan Von Willbrand. Efek samping setelah pemberian kriopresipitat adalah demam dan alergi.

Posted on 1 Comment

Larutan elektrolit dalam darah

Apakah kamu pernah mengamati darah yang keluar dari tubuhmu sendiri?
Darah terdiri atas beberapa senyawa yang berasal dari hasil pencernaan makanan dan minuman. Seperti kamu ketahui, darah tergolong benda cair dan termasuk larutan. Darah juga mengandung larutan elektrolit. Menurut kamu, apakah jenis larutan elektrolit yang terkandung dalam darah?

Continue reading Larutan elektrolit dalam darah

Posted on Leave a comment

Nanopartikel Emas pun Jadi Detektor Penyakit Jantung

nano partikel emas

Sebuah tes koloid untuk emas telah menunjukkan potensi besar dalam deteksi dini pada serangan jantung. Para peneliti saat ini sedang mengembangkan strategi untuk menguji troponin jantung. Tingkat yang diteliti adalah beberapa ribu kali lebih tinggi pada Continue reading Nanopartikel Emas pun Jadi Detektor Penyakit Jantung

Posted on 1 Comment

Kimia Bisa Juga Digunakan Untuk Melacak Bercak-Bercak Darah di Sebuah TKP, lho!

bercak darahMari berpura-pura seperti Anda sedang berada di sebuah TKP dan Anda sedang mencari bercak-bercak darah. Anda tidak bisa langsung mengasumsikan bahwa setiap noda merah adalah darah dan Anda mungkin perlu untuk melihat apakah sebuah daerah yang telah dibersihkan pernah memiliki darah di atasnya. Ini adalah saat yang tepat bagi Anda untuk menggunakan luminol yang terpercaya dan menggunakan sedikit kimia untuk membantu mencapai sebuah kesimpulan.

Continue reading Kimia Bisa Juga Digunakan Untuk Melacak Bercak-Bercak Darah di Sebuah TKP, lho!

Posted on 1 Comment

Mengapa Harus Hindari Konsumsi Gula Sejak Dini?

Image

Sebelumnya, gula sangat populer digunakan sebagai bahan untuk membuat kue ulang tahun maupun berbagai perayaan tertentu. Namun, sekarang Anda harus berhati-hati dalam mengonsumsi gula sebab hampir semua produk makanan mengandung gula tambahan. Maka dari itulah, Anda harus memperhatikan serta mengurangi asupan gula sejak dini. Continue reading Mengapa Harus Hindari Konsumsi Gula Sejak Dini?

Posted on 24 Comments

Soal dan Pembahasan Tekanan Osmotik

Osmotic pressure is the hydrostatic pressure p...
Osmotic pressure is the hydrostatic pressure produced by a solution in a space divided by a differentially permeable membrane due to a differential in the concentrations of solute. (Photo credit: Wikipedia)

Berikut ialah beberapa soal mengenai tekanan osmotik yang ditanyakan oleh para pembaca. Disini akan dilakukan pembahasan mengenai soal tersebut karena pada tanya jawab hanya di berikan tips dan petunjuk mengerjakan soal.
1. Berapa gr urea CO(NH2)2 yg terlrut dlm 200mL larutan agar isotonik dengan 18 gr glukosa, C2H12O6 yg terlarut dlm 500mL pd keadaan yg sama? (Ar C=12, O=16, N=14, H=1).

Jawab:

isotonik menyatakan kondisi dimana terjadi kesamaan tekanan osmotik jadi π1=π2

anggap π1 untuk larutan glukosa dan π2 untuk larutan urea. diketahui rumus tekanan osmotik yaitu :

π=MRTi namun karena urea dan glukosa bukan elektrolit maka i=1

π1=π2 ——->  M1RT = M2RT   ( T dan R dianggap sama)

M1 = M2 ——> (18gr/132)/0,5 L = (xgr/60)/0,2 L ——–> x = 3,27 gr

Continue reading Soal dan Pembahasan Tekanan Osmotik