Skip to content
Iklan

Rangkuman Konfigurasi Elektron Paling lengkap


Bisakimia akan menccoba memberikan Rangkuman Konfigurasi Elektron Paling lengkap yang disusun secara sitematis dan jelas. Walaupun sebelumnya telah banyak juga di bisa kimia , yaitu pada artikel :

Pengertian

Konfigurasi Elektron adalah susunan elektron pada atom atau molekul di orbital atom atau molekulnya.  Contohnya sebagai berikut :

1.Li mempunyai 3 elektron maka konfigurasinya adalah 1s^2 2s^1
2.Konfigurasi elektron dari _{17}Cl = 1s^2 2s^2 2p^6 3s^2 3p^5

Yang harus diingat juga bahwa :
Orbital s diisi 2 elektron
Orbital p diisi 6 elektron
Orbital d diisi 10 elektron
Orbital f diisi 14 elektron

Bilangan kuantum

Bilangan kuantum utama atau dsebut juga kulit atom disimbolkan dengan simbil (n) dengan n = 1, n = 2, n=3, n = 4, n = 5, n =6, n = 7. Untuk bilangan kuantum azimut atau disebut juga subkulit atom dapat disimbolkan dengan (l)

  • l = 0, subkulit s
  • l = 1, subkulit p
  • l = 2, subkulit  d
  • l = 3, subkulit f

Bilangan kuantum magnetik atau disebut juga dengan sistem orbital atom dapat disimbolkan dengan (m).

  • l= 0, subkulit s punya 1 obital ; m = 0
  • l = 1, subkulit p punya 3 orbital ; m = -1, m = 0, m = 1
  • l = 2, subkulit d punya 5 orbital ; m = -2, m = -1, m = 0, m = 1, m = 2
  • l = 3, subkulit f punya 7 orbital ; m = -3, m = -2, m = -1, m = 0, m = 1, m = 2, m =3

Aturan

Dalam menentukan konfigurasi elektron ada aturan aturan yang harus di penuhi. Berikut ialah beberapa aturan dalam penentuan konfigurasi elektron

Aturan Afbau

konfigurasielektron

Dilihat dari Gambar diatas maka intinya seperti ini :

1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d ….

muatan atom yang dapat memenuhi:

S= 2

P= 6

D= 10

F= 14

misalkan ada pertanyaan tentukan konfigurasi elektron dari  7NE . mudah menjawabnya seperti ini:

7N : 1s2 2S2 2p3

kita lihat pangkat dari angka tersebut, dimulai dari 1s2 lalu 2S2 lalu dilanjutkan 2p

bila kita hitung, 2+2+3 = 7 *lihat pangkatnya. ingat muatan atom yang dapat memenuhi.

 

Aturan Pauli

Aturan ini di utarakan oleh Wolfgang Pauli pada 1926. Yang berisi “Tidak boleh terdapat dua elektron dalam satu atom dengan empat bilangan kuantum yang sama”. Orbital yang sama akan memiliki bilangan kuantum n, l, m, yang sama namun yang membedakan hanya bilangan kuantum spin (s). Walaupun demikian, tiap orbital hanya bisa berisi 2 elektron dengan spin (arah putar) yang berlawanan aau berbeda.

Contoh :

Orbital 1s, akan ditempati oleh 2 elektron, yaitu :

Elektron Pertama → n=1, l=0, m=0, s= +½

Elektron Kedua → n=1, l=0, m=0, s= – ½

(Hal ini membuktikan bahwa walaupun kedua elektron mempunyai n,l dan m yang sama tetapi mempunyai spin yang berbeda)

Konfigurasi 1s

1s2

Aturan Hund

Aturan Hund diajukan oleh Seorang ilmuwan yang bernama Friedrick Hund pada Tahun 1930 yang menyatakan bahwa “elektron-elektron dalam orbital-orbital suatu subkulit cenderung untuk tidak berpasangan”.

Untuk memperlihatkan distribusi susunan elektron-elektron pada orbital-orbital di dalam suatu subkulit, konfigurasi elektron ditulis dalam bentuk diagram orbital.

Orbital diberi gambar dalam bentuk kotak, sedangkan elektron yang mengisi orbital di gambarkan seperti bentuk dua anak panah berlawanan arah. Seandainya orbital hanya mengandung satu elektron saja, anak panah yang ditulis harus mengarah ke arah atas.

Tabel Konfigurasi Elektron Unsur Periode 1 – 4

Atomic Number Symbol Electron Configuration
1 H 1s1
2 He 1s2 = [He]
3 Li [He] 2s1
4 Be [He] 2s2
5 B [He] 2s2 2p1
6 C [He] 2s2 2p2
7 N [He] 2s2 2p3
8 O [He] 2s2 2p4
9 F [He] 2s2 2p5
10 Ne [He] 2s2 2p6 = [Ne]
11 Na [Ne] 3s1
12 Mg [Ne] 3s2
13 Al [Ne] 3s2 3p1
14 Si [Ne] 3s2 3p2
15 P [Ne] 3s2 3p3
16 S [Ne] 3s2 3p4
17 Cl [Ne] 3s2 3p5
18 Ar [Ne] 3s2 3p6 = [Ar]
19 K [Ar] 4s1
20 Ca [Ar] 4s2
21 Sc [Ar] 4s2 3d1
22 Ti [Ar] 4s2 3d2
23 V [Ar] 4s2 3d3
24 Cr [Ar] 4s1 3d5
25 Mn [Ar] 4s2 3d5
26 Fe [Ar] 4s2 3d6
27 Co [Ar] 4s2 3d7
28 Ni [Ar] 4s2 3d8
29 Cu [Ar] 4s1 3d10
30 Zn [Ar] 4s2 3d10
31 Ga [Ar] 4s2 3d10 4p1
32 Ge [Ar] 4s2 3d10 4p2
33 As [Ar] 4s2 3d10 4p3
34 Se [Ar] 4s2 3d10 4p4
35 Br [Ar] 4s2 3d10 4p5
36 Kr [Ar] 4s2 3d10 4p6 = [Kr]

 

Pengecualian dalam Konfigurasi Elektron

Ada beberapa pengecualian dalam pola konfigurasi elektron. Contohnya ada 2 unsur apa 40 unsur pertama, yaitu Cu dan Cr

Dalam memenuhi aturan Afbau seharusnya konfigurasi elektronnya ialah seperti berikut :

Konfigurasi Elektron: Cr (Z = 24): [Ar] 4s2 3d4
Cu (Z = 29): [Ar] 4s2 3d9

Penentuan Konfigurasi elektron sesungguhnya yang terjadi ada sedikit perbedaan di beberapa sub kulit terluar. Lihat pada tabel berikut :

Konfigurasi Elektron: Cr (Z = 24): [Ar] 4s1 3d5
Cu (Z = 29): [Ar] 4s1 3d10

Dapat kita lihat bahwa ada perpindahan 1 elektron dari orbital 4s ke orbital 3d, meskipun sebenarnya orbtal 3d ini memiliki energi yang lebih tinggi daripada orbital 4s.

Hal ini terjadi karena dengan berpindahnya elektron dari orbtital 4s ke orbital 3d akan menyebabkan meningkatkan kestabilan unsur. Akan lebih jelas kalau kita beri contoh gambarnya  sebagai beikut:

Rangkuman Konfigurasi Elektron Paling lengkap

=========================================

Rangkuman Konfigurasi Elektron Paling lengkap

Dapat kita lihat bahwa semua orbital 3d akan menjadi lebih seimbang karena terisi secara merata,

 

Demikian Rangkuman Konfigurasi Elektron Paling lengkap , semoga saja terbantu dan bermanfaat. Jika bingung silahkan bertanya melalui komentar

Iklan

3 Comments »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: