Skip to content
Iklan

Tata Nama Senyawa


Berbagai macam unsur di muka bumi ini memang akan lebih sulit untuk dikenal jika tidak ada nama dari masing-masing unsur tersebut, dan hal itu akhirnya dibuat sebuah tata nama untuk dapat mengklasifikasikan unsur tersebut sehingga lebih mudah dikenali dari masing-masing unsur tersebut.

  1. Tata nama senyawa biner dari logam dan nonlogam

Penamaan pada senyawa biner (yang mengandung dua jenis unsur) yang terbentuk dari unsur logam dan nonlogam, nama logam ditulis terlebih dulu kemudian diikuti dengan nama nonlogam lalu diberi dengan akhiran ida.

Nama logam

Misalnya, NaCl yang tersusu dari logam natrium dengan nonlogam klorin, maka unsur tersebut dinamai menjadi natrium klorida (natrium + klor + ida).

Beberapa contoh senyawa yang dapat terbentuk dari unsur logam dan nonlogam bisa Anda lihat berikut ini.

tata nama biner logam dan nonlogam

  1. Tata nama senyawa biner dan sesama nonlogam

Pada senyawa biner yang terbentuk dari sesama unsur nonlogam diberi nama seperti pada cara berikut ini.

  1. Menyebutkan jumlah atom unsur pertama dalam bahasa Yunani
  2. Menyebutkan nama unsur pertama
  3. Menyebutkan jumlah atom unsur kedua dalam bahasa Yunani
  4. Lalu diberi dengan akhiran ida.

Jumlah atom unsur yang dinyatakan dalam bahasa Yunani adalah sebagai berikut.

1 = mono

2 = di

3 = tri

4 = tetra

5 = penta

6 = heksa

7 = hepta

8 = okta

9 = nona

10 = deka

Catatan : awalan mono tidak ditulis pada atom unsur pertama.

Pada senyawa CO yang tersusun dari satu atom unsur nonlogam yaitu karbon © dan satu atom unsur nonlogam yaitu oksigen (O), maka namanya menjadi karbon monoksida (bukan monokarbon monoksida). Berikut ini bisa Anda lihat dan pelajari contoh senyawa yang terbentuk pada sesama nonlogam di bawah ini.

tata nama biner dan nonlogam

  1. Tata nama asam

Asam merupakan senyawa yang dapat menghasilkan ion hidrogen bila dilarutkan ke dalam air. Semua senyawa yang memiliki rumus kimia dengan awalan atom unsur H harus diberi nama dengan awalan asam, kecuali pada air (H2O) dan hidrogen peroksida (H2O2).

tata nama asam

  1. Tata nama basa

Basa sendiri merupakan senyawa yang dapat menghasilkan ion hidroksida apabila dilarutkan dengan di dalam air. Basa sendiri dinamai dengan menyebut nama logamnya terlebih dulu lalu diikuti dengan kata hidroksida.

tata nama basa

Sumber : Sains Kimia SMP kelas VIII

Iklan

1 Komentar »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: