Skip to content
Iklan

Sistem Koloid : Macam Macam Koloid


1. Aerosol

aerosol koloid

Aerosol yang dapat kita saksikan di alam adalah kabut awan debu di udara. Sistim koloid dimana partikel padat atau cair terdispersi dalam gas disebut Aerosol

Di jaman modern ini banyak sckali kosmetika dan insektisida diproduksi dalam bentuk aerosol yang mudah kita dapatkan ditoko-toko atau reklame yang ada pada tayangan-tayangan televisi yang disebut obat semprot. Contoh : deodoran, obat nyamuk semprot. hair spray, dan lain-lain.

2. Sol

sol koloid

Sistim koloid dimana partikel padat terdispersi dalam cairan yang disebut Sol

Sol dapat dikenal dua macam berdasarkan sifat adsorpsi dari partikel padat terhadap cairan peadispersi sebagai berikut.

a. Sol liofob mempunyai arti “takut cairan” adalah partikel padat tidak mengadopsi molekul cairan.

b. Sol liofil terdiri dari dua kata yang berasal dari bahasa Yunani lio artinya cairan sedangkan philia artinya cinta jadi liofil artinya “cinta cairan”. Sol liofil merupakan partike!-partikel padat yang akan mengadopsi molekul cairan sehingga membentuk suatu selubung disekeliling partikel-partikel padat tersebut

Koloid liofil mempunyai sifat berlawanan dengan koloid liofob Jika liofob dijadikan pelarut yang diuapkan akan sukar untuk mengembalikan zat padat itu kembali menjadi sol dengan cara menambahkan pendisfirasian.

Contoh :

Sol As2S3 dalam air sebagai koloid liofob

3. Emulsi

emulsi koloid

Emulsi adalah suatu sistem koloid dimana zat terdispersi dan medium pendispersi sama-sama merupakan cairan. Agar terjadi suatu campuran koloid. harus ditambahkan zat emulgator (zat pengemulsi)

jika air dan minyak kita campur lalu kita kocok akan diperoleh campuran yang cepat akan memisah menjadi dua bagian atau dua lapisan yaitu lapisan minyak dan air

Perhatikan pada pencampuran air dengan minyak yang sebelum dikocok kita beri deterjen atau sabun maka akan terjadi suatu emulsi. Jadi zat seperti sabun dapat menstabilkan emulsi disebut emulgator (zat pengemulsi). Contoh lain yang merupakan zat pengemulsi adalah susu yang merupakan emulsi lemak dalam air dengan kesain atau suatu protain

4. Gel

gel koloid

Gel tejadi jika medium pendispersidari suatu koloid diabsorpsi dalam partikel koloid yang padat. Akan tejadi koloid Contoh larutan sabun dalam air yang pekat dan panas akan menjadi cairan, sebaliknya jika kita dinginkan akan membentuk gel yang kaku (gel tak kenyal)

Untuk gel yang kenyal dapat diperoleh dengan cara melarutkan koloid liofil dalam air panas. Jika didinginkan terbentuk suatu partikel – partikel padat akan membentuk gumpalan-gumpalan atau jaringan-jaringan dalam suatu larutan.  Gumpalan gumpalan tersebut akan bertambah besar mengakibatkan cairan tidak dapat bergerak, selai dan gelatin merupakan gel kenyal

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s