Skip to content
Iklan

Mendaur ulang baterai dengan sampah buah-buahan


batteries-long-lrgSebelum nya saya juga pernah sharing tentang daur ulang minyak goreng bekas, agar dapat digunakan sebagai bahan yang sangat berguna sekali.

Pertama-tama apa itu baterai ?

Baterai adalah alat listrik-kimiawi yang menyimpan energi dan mengeluarkan tenaganya dalam bentuk listrik. Sebuah baterai biasanya terdiri dari tiga komponen penting, yaitu:

  1. batang karbon sebagai anode (kutub positif baterai)
  2. seng (Zn) sebagai katode (kutub negatif baterai)
  3. pasta sebagai elektrolit (penghantar)

Baterai yang biasa dijual (disposable/sekali pakai) mempunyai tegangan listrik 1,5 volt. Baterai ada yang berbentuk tabung atau kotak. Ada juga yang dinamakan rechargeable battery, yaitu baterai yang dapat diisi ulang, seperti yang biasa terdapat pada telepon genggam. Baterai sekali pakai disebut juga dengan baterai primer, sedangkan baterai isi ulang disebut dengan baterai sekunder.

Baik baterai primer maupun baterai sekunder, kedua-duanya bersifat mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Baterai primer hanya bisa dipakai sekali, karena menggunakan reaksi kimia yang bersifat tidak bisa dibalik (irreversible reaction). Sedangkan baterai sekunder dapat diisi ulang karena reaksi kimianya bersifat bisa dibalik (reversible reaction).

Di jaman pemanasan global ini, sangat bermanfaat sekali jika kita bisa mendaur ulang semua barang yang tidak dapat digunakan lagi. Terutama baterai. dari pada baterai nya dibuang trus mencemari lingkungan, mending kita daur ulang dengan memanfaatkan sampah-sampah organik disekitar kita.

Saya disini akan membagikan cara bagaimana baterai bekas, bisa digunakan kembali.

mari disimak gan.

Alat-alat yang diperlukan adalah :

Baterai bekas (belum berkarat untuk hasil optimal), dan perkakas lain nya untuk membongkar baterai.

Bahan-bahan yang digunakan adalah :

Kulit durian, dan kulit pisang.

Lalu cara membuat nya bagaimana ??

begini, Baterai bekas tadi kita buka bagian katoda nya. lalu keluarkan semua pasta yang ada didalam nya, sampai bersih. setelah itu kulit diurian kan ada daging nya gan, dagingnya itu dihaluskan sampai sehalus mungkin, begitu juga dengan kulit pisang. setelah dihaluskan dimasukkan kedalam baterai yang sudah kita bongkar tadi. setelah itu tes di jam dinding, dengan mengucapkan basmalah jam dinding bisa berfungsi dengan arti baterai sudah berhasil di daur ulang.

Dari percobaan yang saya lakukan, baterai yang saya daur ulang memiliki ketegangan sebesar 1,75 volt. jika dibandingkan dengan baterai biasa lebih unggul 0,15 volt.

Percobaan ini mudah kok. tidak ada resiko sama sekali.

dan selamat mencoba 🙂

sekian dan terima kasih..

wassalam.

Sumber : Hasil percobaan sendiri dan sudah diuji dengan voltmeter 😀

Iklan

3 Comments »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s