Skip to content
Iklan

Membuat bahan bakar alternatif dari minyak bekas/minyak jelantah


minyak jelantahBiodiesel merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran mono-alkyl ester dari rantai panjang asam lemak, yang dipakai sebagai alternatif bagi bahan bakar dari mesin diesel dan terbuat dari sumber terbaharui seperti minyak sayur atau lemak hewan.

Sebuah proses dari transesterifikasi lipid digunakan untuk mengubah minyak dasar menjadi ester yang diinginkan dan membuang asam lemak bebas. Setelah melewati proses ini, tidak seperti minyak sayur langsung, biodiesel memiliki sifat pembakaran yang mirip dengan diesel (solar) dari minyak bumi, dan dapat menggantikannya dalam banyak kasus. Namun, dia lebih sering digunakan sebagai penambah untuk diesel petroleum, meningkatkan bahan bakar diesel petrol murni ultra rendah belerang yang rendah pelumas. (sheehan, et al., 1998).

Bahan – bahan yang digunakan :

Metanol 96%, Natrium Hidroksida (NaOH), Minyak Goreng bekas, Air Suling (Aquades), Asam Asetat.

Alat-alat yang digunakan :

Hot Plate (pemanas listrik), Termometer untuk mengontrol suhu, Mixer atau stirrer.

Cara pembuatan :

panaskan minyak goreng sampai suhu 55 derajat celcius kontrol suhu nya agar tetap terjaga. lalu campurkan metanol dengan natrium hidroksida agar menjadi larutan metoksid, natrium disini sebagai katalis untuk mempercepat reaksi substitusi dari minyak goreng menjadi ester, lalu campurkan larutan metoksid tadi dengan minyak goreng aduk dengan kecepatan tidak terlalu tinggi selama 1 jam. setelah proses pengadukkan selesai, akan terbentuk 2 larutan terpisah, yaitu gliserin dan ester(biodiesel) lalu dipisahkan, biodiesel yang telah dipisahkan dipanaskan pada suhu 70 derajat celcius untuk menghilangkan metanol yang tersisa. lalu masuk ke proses pencucian dengan cara mencuci biodiesel dengan air yang dicampur 1 tetes asam asetat untuk menetralkan pH biodiesel. setelah itu pencucian berikutnya hanya cukup dengan air suling saja, diulang selama 4 kali. setiap proses pencucian dipisahkan selalu dipisahkan dengan air pencuci.

percobaan ini sudah saya lakukan sendiri dengan komposisi, 100 mL minyak goreng , 100 mL metanol, dan 2 gram NaOH.

Silahkan cobakan ini sendiri dirumah, dengan memanfaatkan ini kita bisa menjaga bumi kita tetap hijau 🙂

Resiko ditanggung sendiri 😀

peringatan, metanol mudah terbakar . usahakan dijauh kan dari api 🙂

Iklan

11 Comments »

  1. ukuran perbandinganya berapa (Metanol 96%, Natrium Hidroksida (NaOH), Minyak Goreng bekas, Air Suling /Aquades, Asam Asetat.) seandainya kita mau bikin dr 5 ltr minyak goreng bekas

    Suka

  2. Apapun itu namanya bahan bakar mau produk daur ulang kalo knalpotnya masih ngebul , dunia. Ini belum hijau, kendaraan listrik adalah satu satunya solusi

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: