Biokorosi


https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTWqMe3G0I-0M2TiCOxP1KGK9br_GovkYKK_Dfnscy69HiTaoQhHw

Pernah melihat besi berkarat? Itu adalah salah satu bentuk korosi.
Apa itu korosi?
Korosi adalah kerusakan atau degradasi logam akibat reaksi redoksantara suatu logam dengan berbagai zat di lingkungannya yang menghasilkan senyawa-senyawa yang tidak dikehendaki.
Apa penyebab korosi?


Korosi terjadi karena adanya reaksi antara logam dan zat-zat disekitarnya. Pada karatan, karatan bisa terjadi karena udara yang lembab (oksigen dan air) mengorosi (bereaksi) terhadap besi sehingga muncul zat baru yaitu zat padat berwarna coklat kemerahan.
Itu salah satunya. Nah, ada juga loh korosi yang disebabkan oleh mikroba yang dikenal dengan BIC. Biologically influenced corrosion (BIC) atau bio-korosi merupakan korosi yang disebabkan oleh mikro organisme dapat berupa bakteri, jamur atau alga.  Dalam bio-korosi,  mikroorganisme dapat berperan secara aktif maupun secara pasif dalam menyebabkan korosi.
Bagaimana terbentuknya biokorosi ini?
Mikroba yang paling berperan dalam proses korosi adalah bakteri pengubah sulfat. Produk korosinya adalah sulfida yang berwarna hitam. Bakteri penyebabnya adalah Desulfovibrio desulforicans yang mempunyai enzim hidrogenase yang dapat melakukan depolarisasi pada daerah yang ada mikrobanya. Jenis lain yang dapat membentuk enzim hidrogenase adalah bakteri-bakteri pembentuk metan, asam cuka, pereduksi asam nitrat dan perhidrol. Selain bakteri-bakteri tersebut ada bakteri yang penting pada terjadinya korosi yaitu bakteri-bakteri pembentuk oksida-oksida logam seperti bakteri pengoksidasi belerang, besi dan mangan. Selain dua kelompok bakteri diatas masih ada mikrobia yang menghasilkan produk-produk metabolisme yang dapat menyebabkan terjadinya korosi, misal Fungi yang sebagian besar menghasilkan asam yang menyebabkan korosi pada tembaga dalam lingkungan ada air. Ada bakteri yang tidak menyebabkan korosi tetapi menghasilkan O2 yang pada akhirnya juga dapat menjadi penyebab terjadinya korosi karena akan terbentuk sel konsentrasi oksigen. Konstruksi baja yang ditempatkan di laut sebagai tiang pancang terjadi korosi yang disebabkan adanya mikrobia yang dapat membentuk sel konsentrasi oksigen. Kombinasi adanya mikrobia yang mempunyai enzim hidogenase dengan mikrobia penghasil oksigen akan lebih berbahaya, karena keduanya akan saling mempengaruhi (sinergis) dan lebih tahan terhadap desinfektan dan juga lebih tahan terhadap lingkungannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s