Skip to content
Iklan

Siklus Kalsium Karbonat


Siklus kalsium karbonat terjadi diawali dari kalsium karbonat yang terdapat pada kerak bumi. Tahap pertama pada siklus ini ialah ketika siklus kalsium karbonat mengalami dekomposisi termal menjadi kapur (CaO) dengan hasil sampingan berupa gas karbondioksida (CO2). Hal ini dapat terlihat pada reaksi dibawah ini :

CaCO3 → CaO + CO2

Siklus Kalsium Karbonat

Lalu ketika hasil reaksi dekomposisi CaCO3 yaitu CaO masuk ke dalam air, terjadi reaksi kimia terlihat dari kapur yang melarut pada air melalui reaksi formation in water.

CaO + H2O → Ca(OH)2

Dalam reaksi diatas dapat terlihat calcium oksida bereaksi dengan air membentuk larutan basa calcium hidroksida. Kalsium hidroksida mudah larut dalam air. Jika terjadi pembuatan kalsium hidroksida terus menerus yang membuat konsentrasi dari larutan tersebut naik dan akan terbentuk suspensi kalsium hidroksida. Dapat terlihat dari kondisi yang mirip cairan susu (air kapur).

Lalu larutan kalsium hidroksida mampu bereaksi dengan udara tepatnya dengan karbondioksida yang kembali menghasilkan kalsium karbonat dengan hasil sampingan air yang mudah dipisahkan.

Reaksi :

Ca(OH)2 + CO2 → CaCO3 + H2O

Hal ini dapat ditandai larutan kapur yang mongering kembali.

Adapun reaksi yang memungkinkan untuk terjadi

CaCO3 + 2HCl → CaCl2 + H2O + CO2

Reaksi ini berlangsung cukup cepat di permukaan tetapi lebih lambat di pedalaman. Seperti kita ketahui kalsium karbonat sukar larut dalam air tetapi dapat larut dalam asam klorida (HCl). Hasil dari reaksi tersebut terdapat kalsium klorida, air dan gas karbondioksida. Adapun reaksi yang terjadi dari hasil sampingan yaitu karbondioksida dengan air membentuk asam karbonat.

CO2 + H2O → H2CO3

Reaksi ini bersifat reversible sehingga dapat memungkinkan kembalinya produk menjadi reaktan. Lalu asam karbonat dapat bereaksi dengan kalsium karbonat membentuk kalsium bikarbonat. Larutan tersebut bersifat berbeda hal dengan hasil sebelumnya yang merupakan basa kalsium hidroksida.

CaCO3 + H2CO3 → Ca(HCO3)2

Reaksi ini bersifat reversible sehingga dapat memungkinkan kembalinya produk menjadi reaktan. Lalu asam karbonat dapat bereaksi dengan kalsium karbonat membentuk kalsium bikarbonat. Larutan tersebut bersifat berbeda hal dengan hasil sebelumnya yang merupakan basa kalsium hidroksida.

Ca(HCO3)2 (aq) → CaCO3 (s) + CO2 (g) + H2O(g)

Iklan

1 Komentar »

  1. Mas mau tanya
    1) bagaimana kah proses terjadi dekomposisi termal sehingga menjadi kapur
    2)bagaimana siklus terlarut nya kapur dan logam pada bebatuan silika sehingga menjadi silika murni tanpa kapur dan logam
    3)bagaimana mengaplikasi kan proses alam ke proses manual(buatan manusia)tentang proses melarutkan kapur dan logam pada batuan silika sehingga bisa menjadi bening
    4)ada kah cairan kimia khusus untuk melarutkan nya,dan ada kah metode khusus untuk melarutkan nya dlm mendukung proses pelarutan kapur dan logam

    Terima kasih saya ucapkan atas jawaban nya nanti

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: