Skip to content
Iklan

Pencemaran Limbah Industri Tahu


Sudah pernah dibahas pada artikel sebelumnya tentang limbah, limbah merupakan sisa atau kotoran yang berasal dari masyarakat dan rumah tangga dan juga berasal dari industri-industri, air tanah, air permukaan serta buangan lainnya. Limbah yang dihasilkan oleh industri ada dua jenis, yaitu: limbah cair dan limbah padat.
Limbah cair indusrti pangan mengandung beberapa bahan organik yang sangat tinggi, apabila dibuang ke lingkungan masyarakat tanpa diolah terlebih dahulu maka berakibat menurunkan kualitas tanah dan pencemaran terhadap lingkungan. Kandungan bahan-bahan organik dalam limbah industri tersebut memiliki bahan organik yang lebih tinggi dan dapat bertindak sebagai sumber makanan bagi mikroba.
Mengenai industri pembuatan tahu (makanan berbahan kedelai), proses pembuatanya menandung limbah tahu cair yang merupakan sumber pencemaran bagi manusia dan lingkungan. Limbah tersebut ternyata bila dibuang ke perairan atau lingkungan tanpa pengolahan terlebih dahulu akan mematikan mahluk hidup dalam air, termasuk jasad renik yang berperan penting dalam mengelola dan mengatur keseimbangan biologis air.Pencemaran Limbah Industri Tahu
Air yang dikeluarkan oleh industri tersebut kadang-kadang tidak pernah dalam bentuk murni, tetapi bukan semua air semuanya sudah terpolusi.

Limbah yang dihasilkan, dapat menimbulkan masalah dalam penangannya karena mengandung beberapa zat-zat seperti karbohidrat, protein, lemak, garam-garam mineral dan sisa-sisa bahan kimia yang digunakan dalam pengolahan dan pembersihan, seperti industri pengolahan daging, pengolahan unggas, pengolahan hasil laut, pengolahan industri tahu, susu,pembekuan dan pengeringan makanan, hasil-hasi pengolahan tersebut dapat menimbulkan bau yang tidak diinginkan dan polusi berat pada perairan dan pembuanganya.
Pada proses industri pengolahan tahu akan menghasilkan limbah yang biasanya mengandung BOD, COD, TSS dan minyak-minyak sebesar 4583, 7050, 4743 dan 26 mg/l. Untuk diketahui bersama bahwa karakteristik limbah cair industri tahu, yang penting antara lain:

  • Padatan tersuspensi, adalah bahan-bahan yang melayatn dan tidak larut dalam air, tingginya kandungan bahan tersuspensi maka air akan semakin keruh.
  • Biochemical Oxygen Demand (BOD), adalah ukuran parameter untuk menilai jumlah zat organik yang terlarut, serta menunjukan jumlah oksigen yang diperlukan oleh aktivitas mikroba. Limbah cair industri tahu mengandung beberapa bahan organik terlarut yang tinggi.
  • Chemical Oxygen Demand (COD) merupakan jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh oksidator. Apabila kandungan senyawa organik dan anorganik cukup besar, maka oksigen yang terlarut dalam air, maka kehidupan di air akan mengalami kematian.
  • Nitrogen-Total (N-Total) merupakan kumpulan bahan-bahan organik campuran senyawa yang kompleks, seperti asam amino dan protein.
  • Derajat keasaman (pH), air limbah industri tahu cenderung asam, pada kondisi asam seperti ini terdapat zat-zat yang mudah menguap, sehingga mengakibatkan limbah cairan ini mempunyai bau busuk yang menyengat.
  • Ukuran kualitas lain bisa lihat juga artikel kualitas air
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: