Skip to content
Iklan

Mempelajari menentukan konfigurasi elektron dengan mudah yuk


Hallo guys kembali lagi bersama saya 😀

Ok disini saya akan mencoba menjelaskan cara mudah mempelajari konfigurasi elektron. Sebelum mempelajarinya kita harus tahu terlebih dahulu apa sih itu konfigurasi elektron? menurut wikipedia.com, konfigurasi elektron adalah susunan elektron-elektron pada sebuah atom, molekul, atau struktur fisik lainnya (http://id.wikipedia.org/wiki/Konfigurasi_elektron)

Dalam menentukan konfigurasi elektron dalam atom ada 3 aturan yang harus dipakai, yaitu Aturan Aufbau, Aturan Pauli, dan Aturan Hund.

1. Aturan Aufbau

ok bisa dilihat gambar di atas, gambar diatas adalah aturan yang dibuat oleh aufbau sendiri.

intinya seperti ini : 1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d ….

muatan atom yang dapat memenuhi:

S= 2

P= 6

D: 10

F= 14

misalkan ada pertanyaan tentukan konfigurasi elektron dari  7NE . mudah menjawabnya seperti ini:

7N : 1s2 2S2 2p3

kita lihat pangkat dari angka tersebut, dimulai dari 1s2 lalu 2S2 lalu dilanjutkan 2p

bila kita hitung, 2+2+3 = 7 *lihat pangkatnya. ingat muatan atom yang dapat memenuhi.

2. Aturan Pauli

Aturan ini di sampaikan oleh Wolfgang Pauli pada 1926. Yang menyatakan “Tidak boleh terdapat dua elektron dalam satu atom dengan empat bilangan kuantum yang sama”. Orbital yang sama akan mempunyai bilangan kuantum n, l, m, yang sama tetapi yang membedakan hanya bilangan kuantum spin (s). Dengan demikian, setiap orbital hanya dapat berisi 2 elektron dengan spin (arah putar) yang berlawanan.

Contoh :

Pada orbital 1s, akan ditempati oleh 2 elektron, yaitu :

Elektron Pertama à n=1, l=0, m=0, s= +½

Elektron Kedua à n=1, l=0, m=0, s= – ½

(Hal ini membuktikan bahwa walaupun kedua elektron mempunyai n,l dan m yang sama tetapi mempunyai spin yang berbeda)

3. Aturan Hund

Aturan ini diajukan oleh Friedrick Hund Tahun 1930 dan menyatakan “elektron-elektron dalam orbital-orbital suatu subkulit cenderung untuk tidak berpasangan”.

Untuk menyatakan distribusi elektron-elektron pada orbital-orbital dalam suatu subkulit, konfigurasi elektron dituliskan dalam bentuk diagram orbital.

Orbital di gambarkan dalam bentuk kotak, sedangkan elektron yg menghuni orbital di gambarkan dengan bentuk dua anak panah yang berlawanan arah. Jika orbital hanya mengandung satu elektron, maka anak panah yang ditulis mengarah ke atas.

langsung masuk penerapan cotohnya bisa dilihat gambar dibawa ini :

*Dalam menerapkan aturan hund, maka kita harus menuliskan arah panah ke atas terlebih dahulu pada semua kotak, baru kemudian diikuti dengan arah panah ke bawah jika masih terdapat elektron sisanya.

Sumber : http://esdikimia.wordpress.com/2010/08/13/konfigurasi-elektron-berdasarkan-konsep-bilangan-kuantum/

Sekian dari saya semoga bermanfaat :D

mohon kritik dan saran untuk membangun lebih baik lagi, jika ada pertanyaan ajukan saja.

*tunggu posting dari saya yang lainnya, ikuti ya thankyou 🙂

follow me @yuannyu

Iklan

2 Comments »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: