Posted on Leave a comment

Waspadai Makanan Yang Dibakar Dapat Memicu Kanker

Burnt
Burnt (Photo credit: artant)

Apakah anda sering mengkonsumsi makanan yang dibakar? Mulai dari sekarang, kurangi konsumsi makanan yang diolah dengan cara dibakar. Karena konsumsi makanan yang dibakar akan memicu terjadinya penyakit kanker. Seperti yang dijelaskan oleh Dr. Ronald A. Hukom, MHSc, SpPD-KHOM, dari Divisi Hematologi dan Onkologi Medik Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Continue reading Waspadai Makanan Yang Dibakar Dapat Memicu Kanker

Posted on 2 Comments

Ternyata Bekerja Pada Shift Malam Tingkatkan Resiko Diabetes

Working The Night Shift
Working The Night Shift (Photo credit: JSmith Photo)

Pembagian shift pekerjaan pada karyawan memang sudah merupakan suatu kewajiban bagi karwayan itu sendiri. Namun, sebenarnya perlu anda ketahui bahwa sering bekerja pada shift malam atau bekerja pada waktu jam tidur biologis ternyata dapat menimbulkan resiko penyakit diabetes. Pernyataan ini juga Continue reading Ternyata Bekerja Pada Shift Malam Tingkatkan Resiko Diabetes

Posted on 1 Comment

Detoks Otak dengan Tidur yang Cukup!

Image

Apakah Anda pernah mengalami kurang tidur? Lalu bagaimana dan apa yang Anda rasakan? Mungkin Anda bisa merasakan sakit kepala, susah untuk berkonsentrasi, daya ingat menjadi lemah, atau yang lainnya. Namun, apa yang menjadi penyebab dari beberapa hal tersebut?

Sampai saat ini, para ahli juga mengalami kesulitan untuk menentukan apa manfaat dari tidur, yang mereka tahu adalah akibat bila seseorang mengalami kurang tidur. Sebab, semua penelitian yang tersebut tidak bisa langsung diteliti tentang manfaat dari tidur.

Apabila seseorang mengalami kurang tidur, fungsi-fungsi otaknya akan menurun dan terjadi berbagai perubahan hormonal yang berujung pada gangguan fungsi tubuh dan mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit.

Seperti halnya terjadi penurunan antibodi, tekanan darah meningkat, fungsi jantung menurun, metabolisme jadi terganggu. Sejauh ini, beberapa gejala-gejala tersebut merupakan yang paling mudah dilihat apalagi juga terjadi penurunan pada kualitas kulit.

Selain itu, akibat dari kekurangan tidur bisa memperburuk fungsi saraf yang berujung pada penyakit parkinson, demensia, maupun alzheimer. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh jurnal Science memberikan pernyataan tentang manfaat tidur secara langsung. Ternyata, manfaat tidur itu bisa berguna sebagai detoks dari komponen-komponen sisa yang tidak dipakai lagi oleh otak.

Mengapa demikian? Sebab tubuh kita mempunyai sebuah sistem yang dapat membuat sisa-sisa dari pembakaran tubuh jika sudah tak dipakai lagi. Namun, berbeda lagi dengan otak yang tidak memiliki sistem limfatik. Misalnya saja seperti blood brain barrier, dia memiliki fungsi seperti penyaring bahan-bahan yang bisa masuk maupun keluar otak.

Mereka menyebutkan bahwa sebuah sistem pada otak yang bernama glymphatic memiliki peran untuk proses pembuangan zat yang tidak terpakai lagi. Sistem glymphatic tersebut dikenal sebagai sistem yang berfungsi untuk membuang amiloid beta dimana ia adalah metabolit yang dipercaya dapat berkembang sebagai penyakit Alzheimer.

Secara teori, ketika seseorang terjaga otak akan bekerja keras seolah memerlukan pembakaran. Residu pembakaran tersebut menjadi sampah yang tidak terpakai. Sampah-sampah tersebut perlu dibuang supaya tidak menimbun dan malah meracuni otak. Maka dari itu, peran dari tidur itulah dapat mendetoks otak dari berbagai zat yang beracun itu.

Untuk mengetahui bagaimana cara kerjanya, mereka melakukan percobaan dengan tikus dimana tikus-tikus tersebut disuntikkan zat perwarna di cairan otak tikus. Awalnya, tikus tersebut diberi pewarna hijau lalu dibuat tertidur, setelah itu tikus tersebut disuntikkan kembali dengan pewarna merah. Mereka membandingkan aliran cairan otak berwarna pada tikus itu sehingga dapat ditentukan bagaimana cairan dapat bergerak di dalam otak. Hasilnya, aliran cairan otak mengalir lebih deras ketika tertidur.

Perlu diketahui bahwa penyakit Alzheimer serta sejumlah penyakit lainnya yang disebabkan oleh penurunan fungsi saraf tersebut disebabkan oleh kurangnya tidur sehingga zat-zat sisa itu menumpuk. Hal itu juga berakibat pada demensia atau kepikunan pada seseorang jika kekurangan tidur.

Sumber : kompas.com

 

Posted on Leave a comment

Waspadai Obat Anti Depresan Memicu Penyakit Diabetes Tipe 2

Semakin beratnya pikiran seseorang akibat tekanan kerja, masalah keluarga, dan sebagainya, memicu seseorang untuk

Logo for the World Diabetes Day
Logo for the World Diabetes Day (Photo credit: Wikipedia)

mengkonsumsi obat anti depresan atau obat anti stress. Tapi tahukah anda, efek samping setelah mengkonsumsi obat anti depresan tersebut? Selain dijual dipasaran, dengan dosis yang tinggi, jika dikonsumsi berlebih obat anti depresan malah akan menjadi bumerang bagi kesehatan anda. Efek samping yang ringan bisa mengakibatkan sakit kepala, mual – mual, diare, bahkan depresi atau rasa cemas yang berlebih. Continue reading Waspadai Obat Anti Depresan Memicu Penyakit Diabetes Tipe 2

Posted on 1 Comment

Nanopartikel Karbon (wsCNPs) Sebagai Penghambat Perkembangbiakkan Nyamuk

Nyamuk dikenal dengan predator kecil yang mampu mengurangi populasi manusia. Hewan yang satu ini merupakan hewan

Anopheles gambiae mosquito Deutsch: Anopheles ...
Anopheles gambiae mosquito Deutsch: Anopheles gambiae beim Stich Bahasa Indonesia: Nyamuk Anopheles 日本語: ガンビアハマダラカAnopheles gambiae Português: mosquito Anopheles gambiae Giles, 1926 (Photo credit: Wikipedia)

pembawa virus melalui gigitannya sehingga menularkan berbagai macam penyakit, seperti malaria, demam berdarah, dan penyakit kuning. Berdasarkan riset, hampir 2 juta jiwa meninggal setiap tahunnya dikarenakan gigitan nyamuk.

Seorang ilmuwan dari India telah membuktikan melalui percobaan sederhana yang ramah lingkungan mengenai nanopartikel karbon (wsCNPs) yang dapat mengurangi populasi nyamuk.

Pemberantasan nyamuk secara signifikan dapat membatasi penyebaran berbagai penyakit, seperti penggunaan insektisida pembasmi hama, dan membuat jaring – jaring untuk mencegah masuknya nyamuk. Bahkan pemberantasan secara permanen seperti mengalirkan air yang tergenang, atau mengumpankan kepada musuh alaminya seperti capung. Continue reading Nanopartikel Karbon (wsCNPs) Sebagai Penghambat Perkembangbiakkan Nyamuk

Posted on Leave a comment

Cegah Diabetes dengan Konsumsi Buah

Begitu banyak buah segar yang dapat dikonsumsi secara utuh seperti anggur, pir, apel, blueberry, dan masih banyak lagi. Ternyata buah-buahan tersebut dapat menekan resiko penyakit diabetes melitus. Namun, jangan dikonsumsi dalam bentuk jus sebab hal itu malah berdampak sebaliknya, bukannya mengurangi resiko diabetes melitus justru malah menambah kemungkinan seseorang terkena penyakit diabetes melitus. Continue reading Cegah Diabetes dengan Konsumsi Buah

Posted on Leave a comment

Keringat Berlebihan, Bagaimana cara mengatasinya?

peluh
peluh (Photo credit: dump9x)

Ada sejumlah orang yang terus berkeringat, padahal suhu udara tidak terlalu panas atau dia tidak habis berlari-lari. Kamu pasti pernah melihatnya. Intinya, keringatnya jauh di atas keringat normal orang rata-rata. Kok bisa ya?

Yuk kita simak penjelasan ilmiahnya.Artikel ilmiah populer ini akan membahas tentang:
1. Sinonim
2. Penyebab (Etiologi)
3. Patofisiologi (Proses Perjalanan Penyakit)
4. Manifestasi Klinis
5. Pemeriksaan Penunjang
6. Penatalaksanaan
7. Diagnosis Banding
8. Komplikasi
9. Pencegahan
10. Prognosis
Continue reading Keringat Berlebihan, Bagaimana cara mengatasinya?