Skip to content
Iklan

Ikan Simbol IQ


Kalian sering mendengar bila makan ikan, kita akan menjadi pintar? Benarkah?

Ada apakah yang terkandung pada ikan?

Masa yang tepat untuk menaikkan IQ seseorang adalah saat masa pertumbuhan dari bayi hingga remaja. Saat itulah asupan makanan berpengaruh merangsang perkembangan otak seseorang.

Selain itu ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kecerdasan seseorang yaitu karena faktor keturunan, lingkungan dan asupan makanan.

Ikan merupakan makanan untuk kecerdasan otak anak terutama ikan salmon. Ikan ini memang sudah sangat dipercaya baik untuk perkembangan dan kecerdasan otak. Menurut sebuah penelitian mengatakan bahwa siapapun khususnya anak yang mengonsumsi ikan akan memiliki daya ingat yang sangat tinggi dibandingkan mereka yang tidak suka mengonsumsi ikan. Hal ini dikarenakan ikan terutama ikan salmon banyak mengandung protein dan omega 3, DHA dan EPA yang sangat penting untuk kecerdasan otak.
Dalam Omega 3 sendiri terdapat komponen-komponen zat penting yang penting bagi tubuh seperti DHA (Docosahexaenoic acid), EPA (Eicosapentaenoic acid), dan LNA (Linolenic acid). DHA dan EPA banyak ditemukan pada ikan-ikanan sedangkan LNA pada tumbuh-tumbuhan termasuk sayuran yang berwarna hijau.

Apa itu omega 3, DHA, dan EPA?

Masing-masing komponen memiliki fungsi yang berbeda dalam tubuh.

DHA berfungsi sebagai jaringan pembungkus saraf yang berperan dalam melancarkan perintah saraf dan mengantarkan rangsangan saraf ke otak.

DHA adalah asam lemak terpanjang dengan 22 karbon dan enam ikatan ganda, dan milik Omega-3. Karena asam lemak rantai panjang, DHA adalah asam lemak yang paling rentan mengalami kehancuran dan kerusakan akibat oksidasi dari radikal bebas.

EPA berfungsi dalam membantu pembentukan sel-sel darah dan jantung, menyehatkan sistem peredaran darah dengan melancarkan sirkulasi darah dan LNA berperan dalam menghasilkan energi dari makanan yang dikonsumsi dan kemudian membawanya ke sel-sel tubuh yang membutuhkannya.

Asam eikosapentanoat atau eicosapentanoic acid (EPA) merupakan salah satu asam lemak omega-3 esensial.[1] Asam eikosapentanoat disebut juga asam timnodonat. Berdasarkan struktur kimianya, asam eikosapentanoat merupakan asam karboksilat yang memiliki 20 rantai karbon dan lima ikatan gandacis.

Asam eikosapentanoat (20;5 ; n-3) adalah asam lemak omega-3 tidak jenuh yang penting dalam metabolisme. Asam lemak ini memiliki peran yang sangat penting dalam regulasi kardiovaskuler, pencernaan, dan kekebalan tubuh mamalia. Asam lemak omega-3 bermanfaat untuk mencegah penyakit kardiovaskular, kanker,alzheimer, dan schizofrenia.

Di alam, EPA dan DHA umumnya ditemukan bersama-sama. Sumber utama DHA dan EPA adalah minyak ikan, seafood termasuk kepiting, kerang, lobster, tiram, udang, dan krustasea lainnya.
Rantai asam lemak tak jenuh ganda dari EPA mengandung 20 karbon dan lima ikatan ganda, dan rantai lebih pendek dari DHA. Seperti DHA, EPA juga diperoleh terutama dari minyak ikan dan sumber makanan laut lainnya.

Omega 3 bahkan tetap dibutuhkan sampai usia dewasa. Kurangnya kadar Omega 3 akan membuat sel saraf di otak kekurangan energi untuk proses perkembangan otak sehingga dapat mengganggu kerja dan fungsi otak seperti hilangnya daya ingat dan penurunan fungsi otak lainnya secara drastis.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: