Skip to content
Iklan

Ruang Asam?


Dalam suatu laboratorium, tak jarang seorang analis melakukan suatu percobaan / eksperimen ataupun pengujian dimana bahan yang digunakan tergolong bahan kimia berbahaya yang tak jarang hasil reaksi dari bahan tersebut menghasilkan suatu uap atau gas yang berbahaya.


Menghirup sejumlah kecil uap bahan kimia setiap hari dapat menimbulkan gangguan efek kesehatan pada jangka panjang bagi pengguna laboratorium yang bekerja di sebuah lingkungan di mana berbagai zat kimia digunakan.
Bahkan beberapa bahan kimia yang biasanya dianggap tidak terlalu berbahaya, efek kumulatif dari beberapa bahan kimia yang berada di udara laboratorium dan efek sinergi antara molekul kimia dapat merusak kesehatan anda.
Tentu saja selain menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap seperti masker juga memperhatikan salah satunya penggunaan fasilitas seperti ruang asam (fume hood).

Apa ya gunanya ruang asam?
Ruang asam berfungsi untuk memastikan keamanan bagi analis dari paparan asam yang berbahaya dari suatu bahan atau reagent kimia. Pintu yang dapat digerakkan keatas merupakan ciri khas dari peralatan ini.
Bahan-bahan berbahaya digunakan di ruang ini misalnya asam sulfat, asam klorida, eter, asam perklorat. Kita bisa bayangkan apa jadinya jika suatu laboratorium kimia tanpa memiliki lemari asam, tentunya uap / gas hasil reaksi kimia ada dimana mana dan ini bisa mengganggu kesehatan penggunanya.
Sirkulasi udara merupakan hal yang sangat penting dalam suatu lemari asam sehingga peralatan ini bekerja sebagai mana mestinya. Oleh karena itu, kecepatan penghisap dalam ruang asam harus diukur dengan anemometer.

Seperti apa anemometer ya?
Pada dasarnya anemometer adalah alat untuk mengukur kecepatan udara atau kecepatan gas dalam femonema terjadinya hembusan angin, contohnya untuk mengkur aliran udara di dalam saluran, atau juga pengukuran arus terbatasi, seperti angin atmosfer. Untuk menentukan kecepatan, anemometer mendeteksi perubahan di beberapa sifat fisik dari fluida atau efek fluida pada alat mekanis dimasukkan ke dalam aliran.
Alat ini mampu mengukur hisapan dari lemari asam dalam satuan feet per minute (fpm) atau meter per second (m/s). Untuk sebuah lemari asam dapat lulus terhadap inspeksi tahunan maka diperlukan kecepatan hisap diantara 60-120 fpm, secara ideal kecepatan hisap udara adalah 100 fpm. (0.5 m/s).

Tetap aware dengan keselamatan ya!

Iklan

2 Comments »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: