Skip to content
Iklan

Apakah Tawas Aman?


Pernahkah kamu bertanya-tanya apakah tawas aman untuk dimakan atau aman untuk digunakan sebagai deodoran ketiak?

Berikut pembahasannya.

Bongkahan Tawas/Alum

Bognkahan Tawas/Alum. Sumber Gambar : wikipedia.com

Tawas atau disebut alum merupakan sebuah senyawa kimia yang spesifik. Senyawa spesifiknya adalah potassium aluminium sulfat yang terhidrasi (kalium alum) dengan rumus KAl(SO4)2·12H2O. Lebih luas lagi, tawas adalah garam sulfat ganda, dengan rumus AM(SO4)2·12H2O, di mana A adalah kation monovalen seperti kalium atau amonium dan M adalah ion logam trivalen seperti aluminium atau kromium(III).

Jenis tawas yang biasa kita temukan digunakan untuk pengawetan dan dalam deodoran adalah kalium alum, KAl (SO4) 2·12 H2O. Sodium aluminium sulfat adalah jenis tawas yang digunakan dalam baking powder yang dijual di pasaran.

Kalium alum telah digunakan dalam buah manisan cheri dan acar. Aluminium membantu membuat dinding sel buah-buahan dan sayuran lebih kuat, menghasilkan acar segar atau ceri yang kuat. Meskipun tawas disetujui sebagai bahan aditif makanan oleh Food and Drug Administration Amerika Serikat, tetapi tawas beracun jika dalam dosis besar. Kecenderungan saat ini adalah untuk mengurangi ketergantungan pada bahan kimia untuk memperbaiki tekstur makanan. Tawas dapat digunakan untuk merendam beberapa acar, tetapi tidak lagi digunakan dalam larutan pengawetan akhir.

Tawas dalam deodoran dapat diserap di kulit ke dalam aliran darah. Meskipun dianggap cukup aman untuk tujuan ini oleh Food and Drug Administration, mungkin ada konsekuensi negatif bagi kesehatan dari paparan terus ion aluminium dalam tawas tersebut. Karena beberapa produk yang diserap ke dalam kulit, salah satu cara untuk mengurangi eksposur kita untuk produk ini adalah untuk menerapkannya jarang-jarang, bukan setiap hari.

 

Tawas Dan Kesehatan

Semua bentuk tawas dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan selaput lendir. Menghirup tawas dapat menyebabkan kerusakan paru-paru. Aluminium juga dapat menyerang jaringan paru-paru. Karena tawas adalah garam, memakan sejumlah besar tawas bisa membuat kita sakit. Biasanya menelan tawas akan membuat kita muntah, tapi jika kita menahannya, tawas bisa mengganggu keseimbangan ion dalam aliran darah, seperti overdosis pada setiap elektrolit lain. Namun, perhatian utama pada tawas adalah paparan jangka panjangnya untuk bahan kimia tingkat rendah. Aluminium, dari diet atau produk kesehatan, dapat menyebabkan degenerasi jaringan sistem saraf. Hal ini terjadi karena paparan aluminium dapat menyebabkan peningkatan risiko kanker, plak otak atau Penyakit Alzheimer.

Sumber :
– chemistry.about.com
– wikipedia.com

Iklan

3 Comments »

    • menurut berbagai sumber, tawas bisa untuk mengobati sariawan. Tapi yang perlu diperhatikan seperti artikel di atas adalah resiko jika tawas tersebut tertelan. Kalau bisa menghindari hal-hal yang bisa mengakibatkan efek buruk ke tubuh kan lebih baik 🙂

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s