Latihan Soal OSN Astronomi SMA 2026

Materi Kelas 10 – 12 | 50 Soal | Pilihan Ganda, Isian Singkat, dan Uraian


Bagian A – Pilihan Ganda

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat.

1. Satuan jarak yang digunakan dalam astronomi untuk menyatakan jarak antarbintang adalah …

  • A. kilometer (km)
  • B. satuan astronomi (AU)
  • C. tahun cahaya (ly) dan parsek (pc)
  • D. meter (m)

2. Satu parsek (pc) setara dengan …

  • A. 3,086 x 10^13 km
  • B. 3,086 x 10^16 m
  • C. 206.265 AU
  • D. A, B, dan C semuanya benar

3. Paralaks bintang adalah sudut yang dibentuk oleh …

  • A. jarak bumi ke matahari terhadap bintang yang diamati
  • B. pergeseran posisi bintang ketika diamati dari dua titik berlawanan pada orbit bumi mengelilingi matahari
  • C. sudut elevasi bintang terhadap cakrawala
  • D. sudut antara bintang dan kutub langit utara

4. Sebuah bintang memiliki paralaks 0,25 detik busur. Jarak bintang tersebut dalam parsek adalah …

  • A. 0,25 pc
  • B. 2,5 pc
  • C. 4 pc
  • D. 40 pc

5. Magnitudo mutlak (absolut) sebuah bintang didefinisikan sebagai magnitudo semu bintang tersebut jika ditempatkan pada jarak …

  • A. 1 parsek dari pengamat
  • B. 10 parsek dari pengamat
  • C. 100 parsek dari pengamat
  • D. 1 AU dari pengamat

6. Hubungan antara magnitudo semu (m), magnitudo mutlak (M), dan jarak (d dalam parsek) dinyatakan oleh persamaan modulus jarak …

  • A. m – M = 5 log d – 5
  • B. m – M = 5 log d + 5
  • C. M – m = 5 log d – 5
  • D. m + M = 5 log d – 5

7. Sebuah bintang memiliki magnitudo semu +6 dan magnitudo mutlak +1. Jarak bintang tersebut adalah …

  • A. 10 pc
  • B. 100 pc
  • C. 1.000 pc
  • D. 10.000 pc

8. Hukum Stefan-Boltzmann menyatakan bahwa luminositas bintang berbanding lurus dengan …

  • A. kuadrat jari-jari dan suhu permukaan
  • B. kuadrat jari-jari dan pangkat empat suhu permukaan
  • C. jari-jari dan pangkat dua suhu permukaan
  • D. pangkat empat jari-jari dan kuadrat suhu permukaan

9. Dua bintang A dan B memiliki suhu permukaan yang sama, tetapi jari-jari bintang A dua kali jari-jari bintang B. Perbandingan luminositas bintang A terhadap bintang B adalah …

  • A. 2 : 1
  • B. 4 : 1
  • C. 8 : 1
  • D. 16 : 1

10. Hukum pergeseran Wien menyatakan bahwa panjang gelombang maksimum radiasi bintang berbanding terbalik dengan …

  • A. luminositas bintang
  • B. jari-jari bintang
  • C. suhu permukaan bintang
  • D. massa bintang

11. Bintang berwarna biru memiliki suhu permukaan yang … dibandingkan bintang berwarna merah.

  • A. lebih rendah
  • B. sama
  • C. lebih tinggi
  • D. tidak dapat dibandingkan

12. Diagram Hertzsprung-Russell (HR) menggambarkan hubungan antara …

  • A. massa bintang dan jaraknya dari bumi
  • B. luminositas (atau magnitudo mutlak) dan suhu permukaan (atau tipe spektral) bintang
  • C. usia bintang dan komposisi kimianya
  • D. kecepatan rotasi bintang dan medan magnetnya

13. Sebagian besar bintang di alam semesta, termasuk Matahari, berada pada …

  • A. cabang raksasa merah (red giant branch)
  • B. deret utama (main sequence)
  • C. katai putih (white dwarf)
  • D. superraksasa (supergiant)

14. Matahari termasuk dalam tipe spektral …

  • A. O
  • B. A
  • C. G
  • D. M

15. Sumber energi utama bintang deret utama seperti Matahari adalah …

  • A. reaksi fisi inti berat
  • B. reaksi fusi hidrogen menjadi helium di inti bintang
  • C. kontraksi gravitasi (proses Kelvin-Helmholtz)
  • D. reaksi kimia pembakaran hidrogen

16. Lapisan terluar atmosfer Matahari yang dapat terlihat saat gerhana matahari total sebagai cahaya keperakan adalah …

  • A. fotosfer
  • B. kromosfer
  • C. korona
  • D. zona konveksi

17. Bintik Matahari (sunspot) terjadi karena …

  • A. tabrakan meteoroid dengan permukaan Matahari
  • B. gangguan medan magnet yang kuat menghambat konveksi sehingga area tersebut lebih dingin
  • C. ledakan di permukaan Matahari yang mengeluarkan plasma
  • D. rotasi diferensial inti Matahari

18. Evolusi bintang yang bermassa besar (jauh lebih besar dari Matahari) setelah meninggalkan deret utama akan berakhir sebagai …

  • A. katai putih
  • B. nebula planet
  • C. bintang neutron atau lubang hitam
  • D. bintang karbon

19. Hukum Kepler I menyatakan bahwa orbit planet mengelilingi Matahari berbentuk …

  • A. lingkaran sempurna dengan Matahari di pusatnya
  • B. elips dengan Matahari berada di salah satu titik fokusnya
  • C. parabola dengan Matahari di titik fokusnya
  • D. spiral yang semakin mengecil

20. Hukum Kepler III menyatakan bahwa kuadrat periode revolusi planet berbanding lurus dengan …

  • A. kuadrat jarak rata-rata planet dari Matahari
  • B. pangkat tiga jarak rata-rata planet dari Matahari
  • C. massa planet
  • D. kecepatan rata-rata planet
Baca Juga  Soal UTS/PTS PAI Kelas 2 SD Semester 1 Lengkap Kunci Jawaban

21. Planet Mars memiliki jarak rata-rata ke Matahari 1,52 AU. Periode revolusi Mars mengelilingi Matahari adalah sekitar …

  • A. 1,52 tahun
  • B. 1,88 tahun
  • C. 2,31 tahun
  • D. 3,54 tahun

22. Asteroid sebagian besar terkonsentrasi di antara orbit planet …

  • A. Bumi dan Mars
  • B. Mars dan Jupiter
  • C. Jupiter dan Saturnus
  • D. Saturnus dan Uranus

23. Komet memiliki ekor yang selalu menjauhi Matahari karena …

  • A. gravitasi Matahari mendorong material komet ke arah luar
  • B. angin surya dan tekanan radiasi Matahari mendorong material ekor menjauhi Matahari
  • C. rotasi komet melemparkan material ke arah berlawanan dari Matahari
  • D. medan magnet Matahari mengarahkan partikel ekor komet

24. Gerhana Matahari total hanya dapat terjadi di daerah tertentu di bumi karena …

  • A. bayangan umbra Bulan hanya menutupi area sempit di permukaan bumi
  • B. Matahari lebih besar dari Bulan sehingga bayangan tidak mencapai bumi
  • C. atmosfer bumi membelokkan cahaya Matahari
  • D. Bulan tidak selalu berada pada bidang ekliptika

25. Efek Doppler pada cahaya bintang digunakan untuk mengukur …

  • A. suhu permukaan bintang
  • B. kecepatan radial bintang (mendekati atau menjauhi pengamat)
  • C. jarak bintang dari bumi
  • D. luminositas bintang

26. Galaksi Bima Sakti (Milky Way) termasuk dalam tipe galaksi …

  • A. eliptis
  • B. tak beraturan
  • C. spiral berpalang (barred spiral)
  • D. lentikular

27. Jarak dari Matahari ke pusat Galaksi Bima Sakti adalah sekitar …

  • A. 1.000 tahun cahaya
  • B. 8.000 tahun cahaya
  • C. 26.000 tahun cahaya
  • D. 100.000 tahun cahaya

28. Hukum Hubble menyatakan bahwa galaksi-galaksi jauh bergerak menjauhi kita dengan kecepatan yang …

  • A. berbanding terbalik dengan jaraknya
  • B. berbanding lurus dengan jaraknya
  • C. tidak bergantung pada jaraknya
  • D. berbanding lurus dengan massanya

29. Radiasi latar kosmik gelombang mikro (Cosmic Microwave Background/CMB) merupakan bukti penting dari teori …

  • A. Steady State
  • B. Big Crunch
  • C. Big Bang
  • D. Oscillating Universe

30. Materi gelap (dark matter) dalam kosmologi modern disimpulkan keberadaannya berdasarkan …

  • A. emisi cahaya yang tidak terlihat oleh teleskop optik
  • B. kurva rotasi galaksi yang tidak sesuai dengan distribusi massa bintang yang terlihat
  • C. hasil pengamatan teleskop sinar-X
  • D. deteksi langsung oleh detektor partikel di bawah tanah

Bagian B – Isian Singkat

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat.

31. Jarak 1 AU (satuan astronomi) setara dengan sekitar … km.

32. Bintang yang memiliki paralaks 1 detik busur berada pada jarak 1 parsek. Dalam tahun cahaya, 1 parsek setara dengan sekitar … tahun cahaya.

33. Perbandingan fluks (kecemerlangan) dua bintang yang berbeda magnitudo semu sebesar 5 adalah …

34. Bintang Betelgeuse termasuk dalam kelas luminositas superraksasa merah dengan tipe spektral M. Berdasarkan hukum Wien, bintang ini memancarkan radiasi paling kuat pada panjang gelombang yang … dibandingkan Matahari (tipe G).

35. Fase Bulan di mana seluruh permukaan Bulan yang menghadap Bumi diterangi Matahari disebut …

36. Periode rotasi Bulan terhadap sumbunya sama dengan periode revolusinya mengelilingi Bumi. Akibatnya, kita selalu melihat sisi Bulan yang … dari Bumi.

37. Titik pada orbit planet yang paling dekat dengan Matahari disebut … dan titik yang paling jauh disebut …

38. Kecepatan lepas (escape velocity) dari permukaan Bumi adalah sekitar … km/s.

39. Bintang ganda (binary star) yang dideteksi melalui pergeseran Doppler pada spektrumnya, tanpa dapat dipisahkan secara visual, disebut bintang ganda …

40. Usia Alam Semesta berdasarkan pengamatan kosmologis terkini diperkirakan sekitar … miliar tahun.

41. Fenomena di mana cahaya dari benda langit yang jauh dibelokkan oleh massa benda langit besar di depannya, sehingga tampak lebih terang atau menghasilkan busur cahaya, disebut …

42. Planet yang memiliki jumlah satelit alami terbanyak dalam tata surya kita adalah …

43. Zona layak huni (habitable zone) di sekitar sebuah bintang didefinisikan sebagai wilayah di mana …

44. Denyutan kecemerlangan bintang variabel Cepheid digunakan untuk mengukur jarak galaksi jauh karena terdapat hubungan antara … dan …

45. Lubang hitam supermasif yang berada di pusat Galaksi Bima Sakti dikenal dengan nama …

Baca Juga  Latihan Soal OSN Fisika SMA 2026 dan kunci jawaban

Bagian C – Uraian

Kerjakan soal berikut dengan langkah penyelesaian yang lengkap.

46. Bintang Sirius memiliki magnitudo semu -1,46 dan magnitudo mutlak +1,43. (a) Hitunglah jarak bintang Sirius dari Bumi dalam parsek menggunakan persamaan modulus jarak. (b) Konversikan jarak tersebut ke dalam tahun cahaya. (1 pc = 3,26 ly) (c) Jika luminositas Matahari adalah L_matahari, dan suhu permukaan Sirius adalah 9.940 K sedangkan Matahari 5.778 K, serta jari-jari Sirius 1,711 kali jari-jari Matahari, hitunglah perbandingan luminositas Sirius terhadap Matahari menggunakan hukum Stefan-Boltzmann.

47. Planet X mengorbit sebuah bintang dengan periode revolusi 8 tahun. Planet Y mengorbit bintang yang sama dengan jarak rata-rata 4 AU dari bintang tersebut dan periode revolusi 4 tahun. (a) Tentukan jarak rata-rata planet X dari bintang menggunakan hukum Kepler III. (b) Jika planet Z memiliki eksentrisitas orbit 0,4 dan jarak rata-rata (sumbu semi-mayor) 5 AU, tentukan jarak terdekat (perihelion) dan jarak terjauh (aphelion) planet Z dari bintang. (c) Pada titik manakah (perihelion atau aphelion) planet Z bergerak paling cepat? Jelaskan berdasarkan hukum Kepler II.

48. Sebuah galaksi diamati memiliki garis spektral hidrogen (H-alpha) pada panjang gelombang 6.600 angstrom. Panjang gelombang H-alpha di laboratorium adalah 6.563 angstrom. (a) Hitunglah pergeseran merah (redshift) z galaksi tersebut. (b) Hitunglah kecepatan resesi galaksi tersebut menggunakan pendekatan non-relativistik (v = z x c, c = 3 x 10^5 km/s). (c) Hitunglah jarak galaksi tersebut menggunakan hukum Hubble. (H0 = 70 km/s/Mpc) (d) Apa implikasi dari pengamatan ini terhadap teori ekspansi alam semesta?

49. Jelaskan evolusi bintang bermassa sedang seperti Matahari secara lengkap, mulai dari nebula hingga tahap akhir kehidupannya! (a) Bagaimana bintang terbentuk dari nebula? (b) Apa yang terjadi ketika cadangan hidrogen di inti habis? (c) Jelaskan tahap raksasa merah, nebula planet, dan katai putih. (d) Mengapa katai putih tidak meledak sebagai supernova?

50. Teleskop luar angkasa James Webb (JWST) mampu mengamati galaksi-galaksi yang sangat jauh dalam inframerah. (a) Mengapa teleskop inframerah lebih efektif untuk mengamati galaksi yang sangat jauh dibandingkan teleskop cahaya tampak? (b) Jelaskan konsep horizon kosmologis dan mengapa ada batas alam semesta yang dapat kita amati. (c) Jelaskan tiga bukti observasional utama yang mendukung teori Big Bang.


Kunci Jawaban

Bagian A – Pilihan Ganda

NoJawabanNoJawabanNoJawaban
1C11C21B
2D12B22B
3B13B23B
4C14C24A
5B15B25B
6A16C26C
7B17B27C
8B18C28B
9B19B29C
10C20B30B

Bagian B – Isian Singkat

NoJawabanPenjelasan Singkat
311,496 x 10^8 kmJarak rata-rata Bumi ke Matahari
323,26 tahun cahaya1 pc = 3,26 ly
33100 kaliSkala Pogson: selisih 5 magnitudo = faktor 100 fluks
34Lebih panjang (lebih ke merah)Suhu Betelgeuse lebih rendah dari Matahari
35Bulan purnama (full moon)
36Sisi yang samaRotasi sinkron menyebabkan satu sisi selalu menghadap Bumi
37Perihelion; aphelion
3811,2 km/sv_lepas = akar(2GM/R)
39Bintang ganda spektroskopik
4013,8 miliar tahunBerdasarkan pengukuran CMB dan konstanta Hubble
41Lensa gravitasi (gravitational lensing)
42SaturnusSaturnus memiliki 146 satelit yang dikonfirmasi (2023)
43Air cair dapat ada di permukaan planet berbatuZona yang menerima fluks energi yang tepat dari bintangnya
44Periode pulsasi dan luminositas intrinsikHubungan periode-luminositas Cepheid (Leavitt)
45Sagittarius A* (Sgr A*)Lubang hitam supermasif bermassa ~4 juta massa Matahari

Bagian C – Uraian (Pembahasan)

46. Jawaban:

(a) Modulus jarak: m – M = 5 log d – 5 -1,46 – 1,43 = 5 log d – 5 -2,89 = 5 log d – 5 5 log d = 2,11 log d = 0,422 d = 10^0,422 = 2,64 pc

(b) Jarak dalam tahun cahaya: d = 2,64 x 3,26 = 8,61 tahun cahaya

(c) Hukum Stefan-Boltzmann: L = 4 pi R^2 sigma T^4 L_Sirius / L_Matahari = (R_Sirius / R_Matahari)^2 x (T_Sirius / T_Matahari)^4 = (1,711)^2 x (9.940/5.778)^4 = 2,928 x (1,720)^4 = 2,928 x 8,748 = 25,6

Luminositas Sirius sekitar 25,6 kali luminositas Matahari.


47. Jawaban:

(a) Hukum Kepler III: T^2 / a^3 = konstan Gunakan planet Y sebagai referensi: T_Y^2 / a_Y^3 = 4^2 / 4^3 = 16/64 = 0,25

Untuk planet X: T_X^2 / a_X^3 = 0,25 8^2 / a_X^3 = 0,25 64 / a_X^3 = 0,25 a_X^3 = 256 a_X = 256^(1/3) = 6,35 AU

(b) Perihelion = a(1 – e) = 5(1 – 0,4) = 5 x 0,6 = 3 AU Aphelion = a(1 + e) = 5(1 + 0,4) = 5 x 1,4 = 7 AU

(c) Planet Z bergerak paling cepat di perihelion. Berdasarkan hukum Kepler II (hukum luas), garis yang menghubungkan planet dengan bintang menyapu luas yang sama dalam waktu yang sama. Di perihelion, planet berada paling dekat dengan bintang sehingga harus bergerak dengan kecepatan sudut paling tinggi agar luas yang disapu tetap sama per satuan waktu.

Baca Juga  100 Soal dan Kunci Jawaban Matematika SD Kelas 3 Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026

48. Jawaban:

(a) Pergeseran merah: z = (lambda_obs – lambda_rest) / lambda_rest = (6.600 – 6.563) / 6.563 = 37 / 6.563 = 0,00564

(b) Kecepatan resesi: v = z x c = 0,00564 x 3 x 10^5 = 1.692 km/s

(c) Jarak galaksi (Hukum Hubble: v = H0 x d): d = v / H0 = 1.692 / 70 = 24,17 Mpc

(d) Pengamatan ini menunjukkan bahwa galaksi tersebut bergerak menjauhi kita, konsisten dengan ekspansi alam semesta yang diprediksi oleh teori Big Bang. Semakin jauh galaksi, semakin besar kecepatan resesinya. Ini bukan berarti bumi berada di pusat alam semesta, melainkan seluruh ruang angkasa mengembang secara seragam, sehingga setiap galaksi tampak menjauhi galaksi lainnya.


49. Jawaban:

(a) Pembentukan bintang dari nebula: Awan gas dan debu antarbintang (nebula) mengalami kontraksi gravitasi akibat gangguan seperti gelombang kejut dari supernova terdekat. Saat awan berkontraksi, pusat awan memanas membentuk protobintang. Ketika suhu inti mencapai sekitar 10 juta Kelvin, reaksi fusi hidrogen menjadi helium mulai berlangsung dan bintang memasuki deret utama.

(b) Habisnya cadangan hidrogen di inti: Ketika hidrogen di inti habis, tidak ada lagi tekanan radiasi yang menyeimbangkan gravitasi. Inti helium mulai berkontraksi dan memanas, sementara lapisan hidrogen di sekitar inti mulai berfusi (hydrogen shell burning). Energi ekstra ini membuat lapisan luar bintang mengembang secara dramatis.

(c) Raksasa merah, nebula planet, dan katai putih:

  • Raksasa merah: bintang mengembang hingga ratusan kali ukuran semula, suhu permukaan turun (berwarna merah-oranye). Pada bintang bermassa sedang, inti helium akhirnya cukup panas untuk memulai fusi helium menjadi karbon dan oksigen.
  • Nebula planet: setelah cadangan helium habis, lapisan luar bintang terlepas membentuk cangkang gas bercahaya (nebula planet) yang disinari inti panas bintang. Nebula planet tidak ada hubungannya dengan planet; nama ini hanya karena penampakannya seperti cakram planet saat dilihat melalui teleskop kecil.
  • Katai putih: inti bintang yang tertinggal setelah lapisan luar terlepas menjadi katai putih — bola karbon dan oksigen berukuran sebesar Bumi namun bermassa setara Matahari. Katai putih perlahan mendingin selama miliaran tahun.

(d) Mengapa katai putih tidak meledak sebagai supernova: Katai putih distabilkan oleh tekanan degenerasi elektron, bukan oleh reaksi fusi. Selama massanya di bawah batas Chandrasekhar (~1,4 massa Matahari), tekanan degenerasi elektron mampu menahan gravitasi tanpa memerlukan sumber energi baru. Karena tidak ada tekanan termal, tidak terjadi kolaps lebih lanjut dan tidak terjadi ledakan supernova. Supernova tipe Ia hanya terjadi jika katai putih dalam sistem bintang ganda memperoleh massa dari pasangannya hingga melampaui batas Chandrasekhar.


50. Jawaban:

(a) Keunggulan teleskop inframerah untuk galaksi jauh: Galaksi yang sangat jauh memiliki pergeseran merah (redshift) yang besar, sehingga cahaya tampak yang dipancarkannya telah bergeser ke panjang gelombang inframerah saat tiba di Bumi. Teleskop inframerah seperti JWST dapat mendeteksi cahaya yang telah digeser ke inframerah ini, memungkinkan pengamatan galaksi pada era sangat awal alam semesta (ratusan juta tahun setelah Big Bang). Selain itu, debu antarbintang menyerap cahaya tampak tetapi transparan terhadap inframerah.

(b) Horizon kosmologis: Horizon kosmologis adalah batas alam semesta yang dapat diamati, yaitu jarak maksimum di mana cahaya memiliki cukup waktu untuk mencapai kita sejak Big Bang (~13,8 miliar tahun yang lalu). Karena alam semesta mengembang dan kecepatan cahaya terbatas, ada wilayah alam semesta yang cahayanya belum sampai ke Bumi. Alam semesta di luar horizon ini mungkin ada, tetapi secara prinsip tidak dapat diamati dari posisi kita.

(c) Tiga bukti observasional teori Big Bang:

  1. Ekspansi alam semesta (Hukum Hubble): pengamatan pergeseran merah galaksi-galaksi menunjukkan seluruh galaksi bergerak saling menjauh, mengimplikasikan bahwa alam semesta berawal dari satu titik yang sangat padat dan panas.
  2. Radiasi latar kosmik (CMB): ditemukan oleh Penzias dan Wilson (1965), CMB adalah sisa radiasi panas dari fase awal alam semesta (~380.000 tahun setelah Big Bang) yang kini terdeteksi sebagai radiasi gelombang mikro dengan suhu seragam ~2,725 K di seluruh langit.
  3. Kelimpahan unsur ringan (nukleosintesis Big Bang): komposisi alam semesta didominasi oleh hidrogen (~75%) dan helium (~25%), dengan sedikit deuterium dan litium. Rasio ini sesuai tepat dengan prediksi teori nukleosintesis Big Bang yang terjadi pada menit-menit pertama alam semesta.
91e2f5ba6ff690a5c09efd405727d45211e581446f3db8cf03754113d2f00174?s=250&d=mm&r=g Latihan Soal OSN Astronomi SMA 2026