Latihan Soal OSN Kebumian SMA 2026

black textile

Materi Kelas 10 – 12 | 50 Soal | Pilihan Ganda, Isian Singkat, dan Uraian


Bagian A – Pilihan Ganda

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat.

1. Ilmu kebumian (Earth Science) mencakup berbagai cabang ilmu. Cabang yang khusus mempelajari komposisi, struktur, dan sejarah bumi disebut …

  • A. meteorologi
  • B. oseanografi
  • C. geologi
  • D. astronomi

2. Usia bumi diperkirakan sekitar 4,6 miliar tahun. Metode yang paling akurat untuk menentukan usia batuan dan fosil adalah …

  • A. stratigrafi berdasarkan urutan lapisan batuan
  • B. penanggalan radiometrik menggunakan peluruhan isotop radioaktif
  • C. analisis kandungan mineral batuan
  • D. pengukuran ketebalan lapisan sedimen

3. Struktur bumi dari permukaan ke pusat secara berurutan adalah …

  • A. kerak – mantel – inti luar – inti dalam
  • B. kerak – inti luar – mantel – inti dalam
  • C. mantel – kerak – inti luar – inti dalam
  • D. kerak – inti dalam – inti luar – mantel

4. Kerak samudra berbeda dari kerak benua dalam hal …

  • A. kerak samudra lebih tebal dan lebih tua
  • B. kerak samudra lebih tipis, lebih muda, dan tersusun dari batuan basaltik yang lebih padat
  • C. kerak samudra mengandung lebih banyak mineral silika
  • D. kerak samudra tidak dapat mengalami subduksi

5. Teori apungan benua (continental drift) yang dikemukakan oleh Alfred Wegener didukung oleh bukti berikut, kecuali …

  • A. kecocokan bentuk garis pantai benua-benua
  • B. kesamaan fosil di benua yang kini terpisah jauh
  • C. kesamaan jenis batuan dan struktur geologi di tepi benua yang berhadapan
  • D. pengamatan langsung pergerakan lempeng menggunakan GPS pada zaman Wegener

6. Pusat gempa yang terletak di dalam bumi disebut …

  • A. episentrum
  • B. hiposenter (fokus)
  • C. seismograf
  • D. zona Benioff

7. Gelombang seismik yang hanya merambat melalui material padat dan bergerak dengan gerakan partikel tegak lurus arah perambatan disebut gelombang …

  • A. P (primer/longitudinal)
  • B. S (sekunder/transversal)
  • C. Love
  • D. Rayleigh

8. Skala yang digunakan untuk mengukur kekuatan gempa bumi berdasarkan energi yang dilepaskan adalah skala …

  • A. Mercalli
  • B. Beaufort
  • C. Richter (atau Mw/moment magnitude)
  • D. Fujita

9. Batuan sedimen klastik yang tersusun dari fragmen batuan berukuran pasir (0,0625 – 2 mm) disebut …

  • A. konglomerat
  • B. breksi
  • C. batu pasir (sandstone)
  • D. batu lanau (siltstone)

10. Proses metamorfisme yang terjadi akibat tekanan dan suhu tinggi di zona subduksi atau akar pegunungan yang mempengaruhi area luas disebut metamorfisme …

  • A. kontak (termal)
  • B. regional (dinamotermal)
  • C. hidrotermal
  • D. kataklastik

11. Siklus batuan menggambarkan perubahan antar jenis batuan. Batuan beku yang mengalami pelapukan dan pengangkutan kemudian diendapkan akan membentuk …

  • A. batuan metamorf
  • B. magma baru
  • C. batuan sedimen
  • D. batuan beku dalam

12. Mineral silikat yang paling umum ditemukan di kerak bumi dan memiliki sistem kristal trigonal/heksagonal adalah …

  • A. feldspar
  • B. mika
  • C. olivin
  • D. kuarsa

13. Skala kekerasan mineral Mohs menyatakan bahwa mineral dengan nilai kekerasan lebih tinggi dapat menggores mineral dengan nilai lebih rendah. Mineral dengan kekerasan 10 (paling keras) adalah …

  • A. korundum
  • B. topas
  • C. intan (diamond)
  • D. kuarsa

14. Proses pembentukan minyak bumi memerlukan waktu jutaan tahun melalui …

  • A. pembakaran batubara di dalam bumi secara alami
  • B. dekomposisi dan transformasi material organik (plankton, alga) di bawah tekanan dan suhu tinggi
  • C. reaksi kimia antara air dan batuan karbonat
  • D. kristalisasi mineral organik dari larutan hidrotermal

15. Lapisan atmosfer yang paling dekat dengan permukaan bumi dan menjadi tempat berlangsungnya semua fenomena cuaca adalah …

  • A. stratosfer
  • B. troposfer
  • C. mesosfer
  • D. termosfer

16. Proses pembentukan hujan yang terjadi ketika uap air naik, mendingin, mengembun menjadi titik-titik air, dan kemudian jatuh ke bumi disebut …

  • A. evaporasi
  • B. transpirasi
  • C. kondensasi dan presipitasi
  • D. sublimasi

17. Tekanan udara di permukaan laut rata-rata adalah …

  • A. 760 mmHg atau 1.013 mbar
  • B. 700 mmHg atau 950 mbar
  • C. 800 mmHg atau 1.067 mbar
  • D. 760 mmHg atau 760 mbar

18. Angin bertiup dari daerah bertekanan …

  • A. rendah ke daerah bertekanan tinggi
  • B. tinggi ke daerah bertekanan rendah
  • C. tinggi ke daerah bertekanan tinggi
  • D. rendah ke daerah bertekanan rendah

19. Efek Coriolis menyebabkan angin di belahan bumi utara berbelok ke arah …

  • A. kiri dari arah geraknya
  • B. kanan dari arah geraknya
  • C. tidak berbelok karena bumi berotasi simetris
  • D. ke bawah akibat gravitasi bumi

20. Awan yang terbentuk pada ketinggian sangat tinggi (> 6.000 m) dan tersusun dari kristal es sehingga tampak tipis seperti serat adalah awan …

  • A. stratus
  • B. cumulus
  • C. nimbostratus
  • D. cirrus

21. Perbedaan antara cuaca dan iklim adalah …

  • A. cuaca terjadi di troposfer sedangkan iklim terjadi di stratosfer
  • B. cuaca merupakan kondisi atmosfer jangka pendek di suatu tempat, sedangkan iklim adalah rata-rata kondisi atmosfer jangka panjang (30 tahun) di suatu wilayah
  • C. cuaca dipengaruhi oleh matahari sedangkan iklim tidak
  • D. cuaca berlaku global sedangkan iklim berlaku lokal

22. Zona konvergensi intertropis (ITCZ) merupakan daerah bertekanan rendah yang terbentuk di sekitar khatulistiwa akibat …

  • A. pertemuan angin muson dari utara dan selatan
  • B. pemanasan intensif oleh matahari yang menyebabkan udara naik dan tekanan rendah
  • C. pengaruh arus laut khatulistiwa yang hangat
  • D. perputaran bumi yang paling cepat di khatulistiwa

23. Samudra terluas dan terdalam di dunia adalah …

  • A. Samudra Atlantik
  • B. Samudra Hindia
  • C. Samudra Pasifik
  • D. Samudra Arktik

24. Lapisan termoklin di laut adalah lapisan di mana …

  • A. salinitas meningkat tajam dengan kedalaman
  • B. suhu menurun drastis dengan bertambahnya kedalaman
  • C. cahaya matahari masih dapat menembus
  • D. tekanan air laut mencapai maksimum

25. Gerakan pasang surut air laut dipengaruhi terutama oleh …

  • A. angin dan arus laut permukaan
  • B. gaya gravitasi Bulan dan Matahari
  • C. perbedaan suhu antara kutub dan khatulistiwa
  • D. rotasi bumi pada porosnya
Baca Juga  Contoh Soal Rasio Kelas 6 yang Sering Muncul, Lengkap dengan Jawaban!

26. Terumbu karang hanya dapat tumbuh di perairan tropis yang dangkal karena memerlukan …

  • A. air yang dingin dan kaya nutrisi
  • B. cahaya matahari cukup, suhu 23-29 derajat C, dan air jernih
  • C. kedalaman lebih dari 100 m untuk terhindar dari gelombang
  • D. salinitas yang sangat rendah mendekati air tawar

27. El Nino Selatan Osilasi (ENSO) adalah fenomena iklim yang berpusat di Samudra Pasifik. Fase La Nina menyebabkan Indonesia mengalami …

  • A. kekeringan dan kebakaran hutan
  • B. curah hujan lebih tinggi dari normal dan potensi banjir meningkat
  • C. suhu udara yang lebih panas dari biasanya
  • D. angin kencang dan badai tropis

28. Lapisan ozon di stratosfer berfungsi menyerap radiasi ultraviolet berbahaya. Senyawa yang paling bertanggung jawab atas kerusakan lapisan ozon adalah …

  • A. karbon dioksida (CO2)
  • B. metana (CH4)
  • C. klorofluorokarbon (CFC)
  • D. nitrogen oksida (NOx)

29. Eon terpanjang dalam sejarah bumi yang berlangsung dari pembentukan bumi hingga sekitar 541 juta tahun lalu dan mencakup munculnya kehidupan sederhana pertama adalah …

  • A. Eon Fanerozoik
  • B. Eon Proterozoik
  • C. Eon Arkean
  • D. Eon Prakambrium (Kriptozoikum)

30. Kepunahan massal yang terjadi sekitar 66 juta tahun lalu dan memusnahkan dinosaurus non-unggas serta sekitar 75% spesies di bumi dikaitkan dengan …

  • A. letusan supervolcano yang berlangsung jutaan tahun
  • B. perubahan iklim akibat pergeseran benua
  • C. tumbukan asteroid besar dan aktivitas vulkanik masif
  • D. glasiasi global (snowball earth)

Bagian B – Isian Singkat

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat.

31. Batas lempeng tektonik di mana dua lempeng saling menjauh dan magma naik mengisi celah yang terbentuk disebut batas …

32. Jenis batuan beku yang terbentuk dari lava yang mendingin sangat cepat di permukaan bumi sehingga tidak sempat membentuk kristal besar dan bertekstur halus adalah …

33. Proses pengangkutan material hasil pelapukan oleh air, angin, es, atau gravitasi ke tempat lain disebut …

34. Alat yang digunakan untuk merekam getaran gempa bumi disebut …

35. Zona di kerak samudra yang memanjang ribuan kilometer di dasar laut dan merupakan tempat terbentuknya kerak samudra baru akibat pemekaran disebut …

36. Kandungan garam rata-rata air laut di seluruh dunia adalah sekitar … per mil (permil).

37. Periode glasial (zaman es) terakhir di bumi berakhir sekitar … tahun yang lalu.

38. Indeks yang digunakan untuk mengklasifikasikan intensitas badai tropis (siklon, topan, atau hurikan) berdasarkan kecepatan angin di Atlantik dan Pasifik timur laut disebut skala …

39. Batuan sedimen organik yang terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan yang terhumifikasi dan terpadatkan selama jutaan tahun dan digunakan sebagai bahan bakar fosil adalah …

40. Lapisan mantel yang bersifat plastis dan semi-cair di mana lempeng tektonik bergerak di atasnya disebut …

41. Mineral yang memiliki sifat kemagnetan alami dan merupakan bijih besi utama berwarna hitam metalik adalah …

42. Proses penguapan air dari permukaan tumbuhan melalui stomata yang berkontribusi pada siklus hidrologi disebut …

43. Garis pada peta cuaca yang menghubungkan tempat-tempat dengan suhu udara yang sama disebut …

44. Lapisan es yang menutupi daratan luas seperti di Greenland dan Antartika disebut …

45. Batas geologi yang memisahkan era Mesozoikum dan Kenozoikum, ditandai kepunahan massal 66 juta tahun lalu, disebut batas …


Bagian C – Uraian

Kerjakan soal berikut dengan langkah penyelesaian yang lengkap.

46. Tektonik lempeng merupakan teori fundamental dalam kebumian. (a) Jelaskan tiga jenis batas lempeng tektonik beserta contoh kenampakan geologi yang dihasilkan masing-masing! (b) Jelaskan mekanisme pergerakan lempeng tektonik berdasarkan teori arus konveksi di mantel! (c) Jelaskan mengapa Pegunungan Himalaya terus mengalami pengangkatan hingga saat ini!

47. Siklus batuan menggambarkan transformasi antar jenis batuan. (a) Gambarkan dan jelaskan siklus batuan secara lengkap dengan menyebutkan proses yang menghubungkan satu jenis batuan ke jenis batuan lainnya! (b) Jelaskan perbedaan antara batuan beku intrusif dan ekstrusif beserta contoh mineralnya! (c) Sebuah batuan mengandung isotop radioaktif Kalium-40 (K-40) yang meluruh menjadi Argon-40 (Ar-40) dengan waktu paruh 1,25 miliar tahun. Jika rasio K-40 : Ar-40 dalam batuan tersebut adalah 1 : 3, tentukan usia batuan tersebut!

48. Atmosfer bumi memiliki peran vital bagi kehidupan. (a) Jelaskan lapisan-lapisan atmosfer bumi dari yang terdekat hingga terjauh dari permukaan, beserta ciri khas dan fenomena yang terjadi di setiap lapisan! (b) Jelaskan mekanisme efek rumah kaca alami dan bagaimana peningkatan gas rumah kaca akibat aktivitas manusia menyebabkan pemanasan global! (c) Sebutkan dan jelaskan tiga dampak pemanasan global terhadap sistem kebumian!

49. Oseanografi mempelajari sifat fisik, kimia, biologi, dan geologi lautan. (a) Jelaskan struktur vertikal kolom air laut berdasarkan suhu (zona epipelagik, mesopelagik, batipelagik) beserta karakteristik fisik masing-masing zona! (b) Jelaskan mekanisme terbentuknya arus termohalin (sirkulasi termohalin global) dan perannya dalam mengatur iklim bumi! (c) Jelaskan dampak pengasaman laut (ocean acidification) akibat peningkatan CO2 atmosfer terhadap ekosistem laut, khususnya terumbu karang!

50. Sejarah geologi bumi terekam dalam batuan dan fosil. (a) Jelaskan prinsip-prinsip dasar stratigrafi yang digunakan untuk menentukan urutan waktu relatif kejadian geologi (sebutkan minimal 3 prinsip)! (b) Jelaskan skala waktu geologi secara garis besar dari yang tertua hingga terkini (eon, era, periode utama) dan sebutkan kejadian geobiologi penting di setiap era! (c) Jelaskan bagaimana fosil terbentuk dan mengapa fosil penting dalam rekonstruksi sejarah kehidupan di bumi!


Kunci Jawaban

Bagian A – Pilihan Ganda

NoJawabanNoJawabanNoJawaban
1C11C21B
2B12D22B
3A13C23C
4B14B24B
5D15B25B
6B16C26B
7B17A27B
8C18B28C
9C19B29D
10B20D30C

Bagian B – Isian Singkat

NoJawabanPenjelasan Singkat
31Batas divergenContoh: Mid-Atlantic Ridge
32Batuan beku ekstrusif (vulkanik)Contoh: basalt, obsidian, riolit
33Erosi (dan transportasi)
34SeismografHasil rekamannya disebut seismogram
35Punggung tengah samudra (mid-ocean ridge)
3635 permil (35 ppt)
3711.700 tahun laluAkhir Pleistosen, awal Holosen
38Skala Saffir-SimpsonUntuk hurikan/topan kategori 1-5
39Batubara
40Astenosfer
41Magnetit (Fe3O4)
42Transpirasi
43Isoterm
44Lapisan es (ice sheet) atau inlandsis
45Batas K-Pg (Kapur-Paleogen)Dahulu disebut batas K-T (Kapur-Tersier)

Bagian C – Uraian (Pembahasan)

46. Jawaban:

Baca Juga  100 Soal Cerita Matematika untuk Anak Kelas 6 SD Semester 1 Kurikulum Merdeka 2025

(a) Tiga jenis batas lempeng tektonik:

  1. Batas divergen: dua lempeng bergerak saling menjauh. Magma naik mengisi celah membentuk kerak baru. Kenampakan: punggung tengah samudra (mid-ocean ridge) seperti Mid-Atlantic Ridge di dasar laut, dan lembah retakan (rift valley) seperti East African Rift di daratan.
  2. Batas konvergen: dua lempeng saling mendekati. Jika lempeng samudra bertemu lempeng benua, lempeng samudra yang lebih padat menunjam (subduksi) ke bawah. Kenampakan: palung samudra (seperti Palung Jawa), busur gunung berapi (seperti deretan gunung berapi Sumatera-Jawa), dan gempa bumi dalam. Jika dua lempeng benua bertabrakan, terbentuk pegunungan lipatan tinggi seperti Pegunungan Himalaya.
  3. Batas transform: dua lempeng bergerak horizontal berlawanan arah. Tidak ada pembentukan atau penghancuran kerak. Kenampakan: sesar geser (strike-slip fault) seperti Sesar San Andreas di California. Sering terjadi gempa bumi dangkal namun tidak ada aktivitas vulkanik.

(b) Mekanisme arus konveksi di mantel: Panas dari inti bumi memanaskan material mantel bagian bawah sehingga menjadi lebih ringan dan naik ke atas. Saat mendekati dasar kerak bumi, material yang sudah lebih dingin bergerak horizontal lalu tenggelam kembali ke bawah karena lebih padat dan dingin. Arus konveksi ini membentuk sel-sel konveksi yang menarik dan mendorong lempeng tektonik di atasnya. Lempeng bergerak di atas lapisan astenosfer yang bersifat plastis, mengikuti arah aliran arus konveksi mantel.

(c) Pengangkatan Himalaya: Pegunungan Himalaya terbentuk akibat tabrakan antara Lempeng India (bagian dari Lempeng Indo-Australia) dan Lempeng Eurasia yang dimulai sekitar 50 juta tahun lalu. Karena kedua lempeng adalah lempeng benua yang sama-sama ringan, tidak ada yang menunjam sehingga kerak menumpuk dan melipat ke atas membentuk pegunungan. Hingga kini Lempeng India masih terus bergerak ke utara dengan kecepatan sekitar 5 cm per tahun, sehingga tumbukan masih berlangsung dan Himalaya masih terus terangkat beberapa milimeter setiap tahun, meskipun erosi juga berlangsung bersamaan.


47. Jawaban:

(a) Siklus batuan:

  • Magma mendingin di permukaan (lava) atau di dalam kerak → batuan beku
  • Batuan beku atau metamorf mengalami pelapukan → material tererosi dan terangkut → diendapkan → terlitifikasi → batuan sedimen
  • Batuan sedimen atau beku mengalami tekanan dan suhu tinggi tanpa meleleh → batuan metamorf
  • Batuan jenis apapun yang tersubduksi ke mantel atau terkena panas ekstrem akan meleleh → kembali menjadi magma
  • Siklus ini berlangsung terus-menerus tanpa awal atau akhir yang pasti.

(b) Batuan beku intrusif vs ekstrusif:

  • Intrusif (plutonik): magma membeku di dalam kerak bumi secara lambat → kristal besar dan kasar (faneritik). Contoh: granit (kuarsa, feldspar, mika), gabro (piroksen, feldspar kalsik, olivin).
  • Ekstrusif (vulkanik): lava membeku di permukaan bumi sangat cepat → kristal sangat kecil atau tidak ada (afanitik hingga amorf). Contoh: basalt (piroksen, feldspar), obsidian (kaca vulkanik), riolit.

(c) Penanggalan radiometrik: Rasio K-40 : Ar-40 = 1 : 3, berarti dari 4 bagian K-40 awal, 1 bagian tersisa dan 3 bagian telah meluruh menjadi Ar-40.

Sisa K-40 = 1/4 dari jumlah awal = (1/2)^n di mana n = jumlah waktu paruh (1/2)^n = 1/4 = (1/2)^2 → n = 2 waktu paruh

Usia batuan = 2 x 1,25 miliar tahun = 2,5 miliar tahun


48. Jawaban:

(a) Lapisan-lapisan atmosfer:

  1. Troposfer (0 – 12 km): tempat berlangsungnya semua fenomena cuaca (awan, hujan, angin, badai). Suhu menurun seiring ketinggian (~6,5 derajat C per km). Mengandung 75% massa atmosfer dan hampir seluruh uap air.
  2. Stratosfer (12 – 50 km): mengandung lapisan ozon yang menyerap radiasi UV. Suhu meningkat seiring ketinggian karena penyerapan radiasi UV oleh ozon. Sangat stabil, tidak ada konveksi vertikal. Jalur penerbangan pesawat komersial.
  3. Mesosfer (50 – 85 km): suhu kembali menurun hingga sekitar -90 derajat C di puncaknya. Lapisan di mana meteor terbakar habis sebelum mencapai permukaan bumi.
  4. Termosfer (85 – 600 km): suhu meningkat drastis karena penyerapan radiasi sinar X dan UV pendek oleh atom-atom gas. Tempat terjadinya aurora borealis dan australis. Stasiun luar angkasa (ISS) mengorbit di lapisan ini.
  5. Eksosfer (> 600 km): lapisan terluar yang sangat tipis, bertahap menyatu dengan ruang angkasa. Satelit buatan manusia mengorbit di lapisan ini.

(b) Efek rumah kaca dan pemanasan global: Efek rumah kaca alami terjadi ketika radiasi matahari masuk menembus atmosfer dan memanaskan permukaan bumi. Bumi memancarkan kembali energi tersebut dalam bentuk radiasi inframerah. Gas rumah kaca alami (H2O, CO2, CH4, N2O) menyerap sebagian radiasi inframerah ini dan memantulkannya kembali ke permukaan, menjaga suhu bumi agar cukup hangat untuk kehidupan (~15 derajat C rata-rata).

Pemanasan global terjadi ketika aktivitas manusia (pembakaran bahan bakar fosil, deforestasi, pertanian, industri) meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer secara signifikan. Gas rumah kaca tambahan ini menyerap lebih banyak radiasi inframerah, menahan lebih banyak panas di atmosfer, dan menyebabkan suhu rata-rata bumi meningkat melebihi kondisi alaminya.

(c) Tiga dampak pemanasan global terhadap sistem kebumian:

  1. Pencairan es dan kenaikan permukaan laut: mencairnya lapisan es di Greenland, Antartika, dan gletser pegunungan menambah volume air laut. Pemuaian termal air laut akibat suhu yang lebih tinggi juga berkontribusi. Permukaan laut diperkirakan naik 0,3 – 1 meter pada akhir abad ke-21, mengancam wilayah pesisir rendah dan pulau-pulau kecil.
  2. Perubahan pola cuaca ekstrem: pemanasan global mengintensifkan siklus hidrologi. Badai tropis menjadi lebih kuat, kekeringan di beberapa wilayah semakin parah, sementara wilayah lain mengalami hujan ekstrem dan banjir lebih sering. Pola musim bergeser dan tidak dapat diprediksi.
  3. Perubahan ekosistem dan kepunahan spesies: pergeseran zona iklim memaksa spesies bermigrasi ke daerah lebih tinggi atau lintang lebih tinggi. Spesies yang tidak dapat beradaptasi atau bermigrasi cukup cepat menghadapi kepunahan. Pemutihan terumbu karang massal akibat suhu laut yang lebih tinggi mengancam ekosistem laut tropis.
Baca Juga  100 Soal Fisika SMA Kelas 11 Semester 1 Kurikulum Merdeka 2025 Beserta Kunci Jawaban

49. Jawaban:

(a) Struktur vertikal kolom air laut berdasarkan suhu:

  1. Zona epipelagik (0 – 200 m): disebut juga zona cahaya (photic zone). Mendapat cukup cahaya matahari untuk fotosintesis. Suhu relatif hangat (20-30 derajat C di tropis), berfluktuasi dengan musim. Tempat hidup sebagian besar fitoplankton, zooplankton, dan ikan komersial. Produktivitas biologis tertinggi.
  2. Zona mesopelagik (200 – 1.000 m): zona termoklin, suhu menurun tajam dari sekitar 20 derajat C ke 4 derajat C. Cahaya sangat minim (zona senja/twilight zone). Banyak organisme di sini bermigrasi vertikal harian (naik malam, turun siang). Tekanan sudah cukup tinggi.
  3. Zona batipelagik (1.000 – 4.000 m) dan abisopelagik (4.000 m ke bawah): zona gelap total, tidak ada cahaya matahari. Suhu sangat dingin (1-4 derajat C), tekanan sangat tinggi. Organisme beradaptasi khusus: bioluminesen, tubuh lunak, mata besar atau buta sama sekali. Produktivitas sangat rendah, bergantung pada material organik yang jatuh dari zona di atasnya (marine snow).

(b) Sirkulasi termohalin dan perannya bagi iklim: Sirkulasi termohalin (global ocean conveyor belt) digerakkan oleh perbedaan densitas air laut yang dipengaruhi suhu (thermo) dan salinitas (haline). Di Atlantik Utara, air laut permukaan yang hangat melepaskan panas ke atmosfer, menjadi lebih dingin dan lebih asin (karena pembentukan es laut meninggalkan garam), sehingga densitasnya meningkat dan tenggelam ke dasar laut. Air dingin padat ini mengalir sebagai arus dasar laut ke seluruh samudra dunia. Di tempat lain seperti Pasifik dan Hindia, arus dingin ini naik kembali (upwelling), menghangat, dan kembali ke Atlantik sebagai arus permukaan yang hangat, menutup siklus.

Peran bagi iklim: sirkulasi termohalin mendistribusikan panas dari daerah tropis ke daerah kutub, menjaga iklim Eropa Barat jauh lebih hangat dari yang seharusnya untuk lintangnya. Ganggguan sirkulasi ini (misalnya akibat masuknya air tawar dari pencairan es) dapat menyebabkan perubahan iklim drastis di wilayah yang terpengaruh.

(c) Dampak pengasaman laut terhadap terumbu karang: Peningkatan CO2 di atmosfer menyebabkan lebih banyak CO2 terlarut dalam air laut, membentuk asam karbonat (H2CO3) yang kemudian terdisosiasi menjadi ion hidrogen (H+) dan bikarbonat. Peningkatan ion H+ menurunkan pH air laut (pengasaman) dan mengurangi konsentrasi ion karbonat (CO3^2-) yang dibutuhkan organisme untuk membangun cangkang dan rangka dari kalsium karbonat (CaCO3).

Dampak terhadap terumbu karang: karang menjadi kesulitan membentuk dan mempertahankan rangka kalsiumnya karena lingkungan semakin korosif terhadap CaCO3. Pertumbuhan karang melambat dan rangka yang sudah ada dapat mulai melarut. Dikombinasikan dengan pemutihan karang akibat suhu laut yang lebih tinggi, pengasaman laut mengancam kelangsungan hidup ekosistem terumbu karang yang menopang sekitar 25% keanekaragaman hayati laut dan jutaan manusia yang bergantung padanya.


50. Jawaban:

(a) Prinsip-prinsip dasar stratigrafi:

  1. Prinsip superposisi (Steno): dalam urutan lapisan batuan sedimen yang tidak terganggu, lapisan yang lebih tua berada di bawah dan lapisan yang lebih muda berada di atas.
  2. Prinsip horizontalitas asal (original horizontality): lapisan sedimen pada awalnya diendapkan dalam posisi mendatar (horizontal). Jika ditemukan lapisan yang miring atau terlipat, berarti telah terjadi gangguan tektonik setelah pengendapan.
  3. Prinsip kesinambungan lateral (lateral continuity): lapisan sedimen pada awalnya membentang secara lateral ke segala arah sampai bertemu pinggiran cekungan atau menipis secara bertahap. Lapisan yang terputus oleh lembah atau tebing dapat dihubungkan secara lateral.
  4. Prinsip hubungan potong-memotong (cross-cutting relationships): badan geologi yang memotong lapisan lain pasti lebih muda dari lapisan yang dipotongnya (misalnya intrusi magma, sesar).
  5. Prinsip suksesi fauna (William Smith): lapisan batuan sedimen mengandung fosil yang khas untuk periodenya dan selalu muncul dalam urutan yang sama; fosil dapat digunakan untuk mengkorelasikan lapisan batuan dari lokasi berbeda.

(b) Skala waktu geologi:

  • Eon Prakambrium (~4,6 miliar – 541 juta tahun lalu): mencakup Eon Hadean (pembentukan bumi, lautan pertama), Arkean (bakteri pertama, stromatolit), dan Proterozoik (eukariota pertama, oksigenasi atmosfer, organisme multiseluler pertama).
  • Era Paleozoikum (541 – 252 juta tahun lalu): ledakan Kambrium (diversifikasi besar hewan multiseluler), munculnya vertebrata, tanaman darat, serangga, amfibi, dan reptil. Berakhir dengan kepunahan massal Perm-Trias terbesar dalam sejarah bumi (~96% spesies punah).
  • Era Mesozoikum (252 – 66 juta tahun lalu): era dinosaurus; munculnya mamalia pertama, burung, dan tumbuhan berbunga (angiospermae). Benua Pangaea mulai terpecah. Berakhir dengan kepunahan massal K-Pg (asteroid).
  • Era Kenozoikum (66 juta tahun lalu – sekarang): radiasi besar mamalia mengisi relung yang ditinggalkan dinosaurus; munculnya primata, kuda, paus; Zaman Es berulang di Pleistosen; kemunculan dan penyebaran Homo sapiens.

(c) Pembentukan fosil dan pentingnya bagi rekonstruksi kehidupan: Fosil terbentuk ketika organisme yang mati terawetkan dalam kondisi yang mencegah pembusukan sempurna. Proses paling umum adalah pemineralisasi: material organik digantikan secara bertahap oleh mineral dari air tanah sehingga bentuk asli organisme terjaga dalam batuan. Proses lain meliputi pengawetan dalam amber (getah pohon membeku), es, tar, atau sebagai jejak (trace fossil) berupa bekas kaki, sarang, atau kotoran yang terawetkan.

Fosil penting karena menjadi bukti langsung kehidupan masa lalu yang tidak dapat diperoleh dari sumber lain. Fosil memungkinkan ilmuwan merekonstruksi morfologi, perilaku, ekologi, dan evolusi organisme punah; menetapkan umur lapisan batuan (biostratigrafi); merekonstruksi lingkungan purba (paleoekologi dan paleoklimatologi); serta memetakan persebaran daratan dan lautan di masa lalu melalui persebaran fosil organisme yang hanya hidup di lingkungan tertentu.

91e2f5ba6ff690a5c09efd405727d45211e581446f3db8cf03754113d2f00174?s=250&d=mm&r=g Latihan Soal OSN Kebumian SMA 2026
Latest posts by Krisna Dwi Wardhana (see all)