Pentingnya Yodium Untuk Kesehatan

yodium

Pengobatan tradisional mengutamakan tiga hal yaitu ketahanan tubuh, perbaikan dan kesembuhan. Pertama orang bertanya pada diri sendiri apakah daya tahan tubuhnya terhadap penyakit berada dalam tahap normal atau belum. Selanjutnya, mampukah dia memperbaiki jaringan tubuh yang rusak pada saat penyakit menyerang atau tidak. Akhirnya, jika suatu penyakit benar-benar menyerang, mampu tidak tubuhnya kembali sehat?

Bagaimanapun juga selama tahun-tahun terakhir ini, banyak orang telah belajar bahwa ada hubungan antara yodium dengan daya tahan terhadap penyakit.

Yodium begitu penting bagi kelenjar gondok agar tetap bisa berfungsi secara normal. Kelenjar gondok manusia terletak di bagian depan bagian leher terbawah. Seluruh darah dalam tubuh melewati kelenjar gondok setiap tujuh belas menit. Karena sel-sel pembentuk kelenjar ini memiliki daya tarik terhadap yodium, selama selang waktu tujuh belas menit ini, sekresi kelenjar yodium membunuh hasil-hasil lemah yang mungkin dan bisa menembus peredaran darah melalui luka di permukaan kulit hidung atau tenggorokan atau melalui penyerapan makanan lewat saluran pencernaan. Baksil atau kuman yang kuat dan berbahaya dilemahkan ketika melalui kelenjar gondok. Dengan tujuh belas menit sekali perputaran, baksil atau kuman yang kuat tersebut menjadi semakin lemah sampai mati jika kelenjar yang bersangkutan memiliki persediaan yodium normal.Jika persediaan tidak mencukupi, maka proses kerja kelenjar ini tidak mampu membunuh basil – basil yang berbahaya dalam darah sesuai kehendak alam

Perlu diingat bahwa gondok kadar yodium dalam kelenjar gondok tergantung pada yodium yang tergantung pada makanan dan air yang kita gunakan sehari-hari. Jika konsumsi yodium rendah, kelenjar gondok kekurangan elemen ini untuk melaksanakan fungsinya secara normal.

Dari pengobatan tradisional kita belajar bahwa bagaimana juga, kelenjar ini membentuk fungsi-fungsi lain selain membunuh basil basil yang berbahaya dalam darah. Yang pertama adalah membangkitkan tenaga yang kita perlukan untuk melakukan pekerjaan sehari-hari. Ada sebuah hubungan tertentu antara jumlah tenaga yang Anda miliki dengan konsumsi yodium. Pertanyaan pertama timbul pada keadaan kuasa berkurangan, jika stamina berada pada tingkat rendah dalam hubungan melaksanakan pekerjaan harian, maka konsumsi yodium perlu diperhatikan dengan lebih baik lagi

Fungsi kedua dari yodium adalah menstabilkan tubuh dan meringankan ketegangan mental. Jika ketegangan mental mendekati puncaknya, istirahat malam hari jadi amat terganggu sehingga tidur juga terganggu dan secara bertahap tubuh terus berusaha melawan gangguan gangguan tersebut. Semua penyertaan tersebut menekankan keperluan tubuh akan yodium untuk mengurangi ketegangan mental, menyantaikan tubuh dan menimbulkan kesempatan untuk mengorganisasikan kedamaian dan ketenangan tubuh, melalui pembentukan dan persediaan tubuh bagi saat-saat diperlukan.

Melalui pengobatan tradisional, kita tahu bahwa ada kemungkinan terulangnya perubahan pada anak-anak yang kurang sabar, tidak mau beristirahat dan selalu gelisah, terutama bagi mereka yang di bawah sepuluh tahun – jika satu tetes cairan yodium melalui mulut setelah dicampur dengan jus buah buahan atau segelas air apel – menjadi anak anaik yang sabar dan tenang dalam waktu dua jam. berulang kali saya menuliskan ramuan ini bagi ibu ibu yang memiliki anak anak lincah, baik laki-laki maupun perempuan, agar anak anak tersebut  hidup dalam situasi yang sehat dan menyenangkan. Saya belum pernah menjumpai kegagalan dalam menenagkan anak anak yang terlalu lincah ataupun gelisah menenangkan seperti ini.

Fungsi ketiga dari yodium dalam tubuh berhubungan dengan kejernihan pikiran. otak bekerja lebih baik jika tubuh menyediakan yodium dalam kadar yang diperlukannya.

Kasus berikut yang perlu diperhatikan adalah kasus penimbunan lemak yang tidak diperlukan. Yodium adalah salah satu katalisator oksida (bahan yang mempercepatkan reaksi-reaksi kimiawi) terbaik dan mampu membakar makanan yang kita gunakan sehari-hari. Jika pembakaran makanan ini kurang sempurna, maka hasil pembakarannya akan tersimpan dalam bentuk lemak yang tidak diperlukan

Sementara kelanjar gondok (tiroid) membantu menyimpan yodium dalam peredaran darah setiap tujuh belas menit, kelenjar ini juga bisa paskan simpanan yodiumnya. Misalnya, jika kita minum cairan yang cukup tinggi kadar kloridanya atau terlalu banyak mengkonsumsi sodium klorida (lebih dikenal dengan nama garam dapur).

Ada hukum kimiawi pergantian halogen. zat zat yang termasuk dalam kategori kelompok halogen adalah:

Halogen               Berat Atom Relatif

Fluor                              19.00

Klorida                           35.50

Bromida                        80.00

Yodium1                        27.00

kegiatan klinis tidak bisa melepaskan salah satu dari keempat halogen ini yang terdapat dalam kandungan yang memiliki kebalikanberat atom. Maksudnya bahwa zat apapun dari keempat zat tersebut bisa menggantikan elemen yang berat atom lebih tinggi

Contohnya, tepung bisa menyingkirkan klorida, bromida dan sodium karena berat tepung terhitung yang terendah dari keempat elemen tersebut. Demikian pula, klorida bisa menyingkirkan dan yodium karena berat atom klorida lebih rendah dari kedua elemen tersebut. Bromida bisa menyingkirkan yodium dari tubuh karena yodium mempunyai berat atom lebih tinggi. Tetapi peristiwa yang berlawanan tidak mungkin terjadi. Pengetahuan tentang hukum kimia ini membuat kita perlu memikirkan dan mempertimbangkan penambahan klorida terhadap air minum kita sebagai zat penjernih. yang perlu kita pertimbangkan dalam menyediakan air minum bukan karena kuman-kuman yang berbahaya, tetapi karena kadar klorida yang bisa menyingkirkan persediaan yodium dari tubuh kita padahal kita memerlukannya

Kita mungkin bertempat tinggal di daerah dengan kadar yodium rendah atau bahkan jarang sama sekali. Ini bisa dilacak pada beberapa faktor antara lain karena air minum kita sudah tercemar oleh klorida, Tiga konsekuensinya adalah kita rentan terhadap serangan penyakit atau kita selalu kekurangan stamina atau kita menghadapi ketegangan atau sulit mendayagunakan kemampuan berpikir positif kita sehingga menyebabkan terjadinya p