Skip to content
Iklan

Anda Peminum? Hati-Hati Cepat Pikun!


Image

Pernah mendengar Alzheimer? Mungkin Anda lebih familiar dengan mengatakan kepikunan. Ya, pikun atau berkurangnya daya ingat seseorang akan hal-hal tertentu di mana sebagian besar terjadi pada orang tua. Namun, apa penyebabnya? Memang penyebab dari Alzheimer atau kepikunan ini masih belum diketahui secara pasti, sebab masih ada banyak faktor penyebab dari Alzheimer terebut.

Studi baru menjelaskan bahwa ada salah satu faktor yang menjadi penyebab kepikunan, yaitu minuman beralkohol. Memang minuman alkohol jika dikonsumsi dengan takaran yang tepat dapat melancarkan peredaran darah, menghangatkan tubuh dan banyak fungsi lainnya. Tapi, jika dikonsumsi secara berlebihan, minuman beralkohol dapat meningkatkan resiko penurunan kognitif di usia tua.

Penelitian yang dilakukan di Inggris ini telah menganalisis data kurang lebih lima ribu karyawan selama 1 dekade. Para ilmuwan telah menemukan bahwa mereka yang peminum berat ternyata telah berpotensi 2 tahun lebih cepat mengalami penurunan kemampuan berpikir seperti berhitung serta 6 tahun lebih cepat mengalami penurunan daya ingat daripada mereka yang hanya peminum sedang atau ringan.

Mereka juga telah menjelaskan bahwa penelitian ini bukanlah penelitian yang pertama kalinya yang menjelaskan hubungan antara kemampuan otak dengan konsumsi alkohol. Namun, penelitian itu telah memberikan jangka usia penurunan mulai terjadi pada para peminum alkohol tingkat berat.

Penelitian yang dipublikasikan itu telah mengungkapkan dampak penurunan fungsi kognitif hanya terjadi pada laki-laki. Severine Sabia yang merupakan penelitian studi dan berasal dari University College London mengatakan bahwa peserta kebanyakan terdiri dari laki-laki sedangkan untuk wanita masih belum cukup memungkinkan untuk dibuat kesimpulan.

Sabia mengatakan bahwa masih belum ada cara untuk menentukan kadar minimal yang sesuai dari konsumsi alkohol yang dapat beresiko bagi laki-laki. Tapi, dengan adana resikonya yang cukup tinggi, ada baiknya kita juga ikut membatasi konsumsi dari minuman alkohol sejak dini.

Penelitian tersebut telah menggunakan data yang dilakukan lebih dari 20 tahunan mereka menentukan ketika para peminum tersebut telah menginjak usia 56 tahun. Kemudian, ilmuwan tersebut akhirnya menganalisis penurunan kemampuan otak tiap lima tahun sekali.

Percepatan penurunan fungsi kognitif tersebut terjadi di kelompok para peminum berat dengan jumlah 469 orang. Jumlah minimal yang mereka minum sekitar 385 ml wine atau bisa juga 887 ml bir. Jika ditanya jumlah maksimalnya, bisa 3 kali lipat lebih banyak dari jumlah minimum tersebut.

Sumber : kompas.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s