Posted on Leave a comment

Asam Bongkrek, Asam Beracun Dari Tempe

Tempe (bahasa inggrisnya tempeh), adalah produk kedelai tradisional yang berasal dari Indonesia. Hal ini dibuat oleh kultur alam dan proses fermentasi terkontrol yang mengikat kedelai menjadi bentuk cake, mirip burger untuk kaum vegetarian. Tempe termasuk unik di antara makanan tradisional dari kedelai satu-satunya yang tidak berasal dari masakan Sinosphere (makanan dengan pengaruh kebudayaan China).

Tempe
Tempe.
Sumber Gambar : Wikipedia

Tempe sangat populer di pulau Jawa, di mana tempe adalah sumber pokok dari protein. Seperti tahu, tempe dibuat dari kedelai, tapi beda karakteristik gizi dan kualitas teksturnya. Proses fermentasi tempe dan retensi seluruh kacang memberikan konten yang lebih tinggi protein, serat, dan vitamin. Tempe memiliki tekstur kuat dan rasa sederhana yang menjadi lebih jelas tergantung umurnya. Karena nilai gizi, tempe digunakan di seluruh dunia dalam masakan vegetarian, di mana ia digunakan sebagai pengganti daging. Continue reading Asam Bongkrek, Asam Beracun Dari Tempe

Posted on Leave a comment

Mari Mengenal Istilah Fortifikasi

Fortifikasi, mungkin ini cukup terdengan asing bagi anda. Apa itu fortifikasi? apakah ada hubungannya dengan benteng(Fortress). Ya tapi untuk istilah ambigu ini, yang saya maksud disini ialah fortifikasi pangan. Bukan

English: Simpang Raya food Bahasa Indonesia: M...
English: Simpang Raya food Bahasa Indonesia: Makanan di Simpang Raya (Photo credit: Wikipedia)

pembentengan makanan ya.

Fortifikasi ialah penambahan gizi pada makanan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas pangan suatu kelompok masyarakat.

dalam fortifikasi banyak hal yang dipertimbangkan dahulu, mulai dari target fortifikasi hingga fortifikannya(zat yang akan diberikan). Pertama dapat di pelajari terlebih dahulu tentang keadaan suatu masyarakat, apakah mereka kekurangan zat gizi tertentu. Misalnya saja ada kelompok masyarakat yang banyak mengalami anemia. Lalu setelah dipelajari ternyata penyebab anemia yang terjadi disana ialah kekurangan zat besi. Maka yang harus di fortifikasi pada makanan ialah zat besi.

Kedua, kita harus memenuhi beberapa kriteria untuk makanan yang akan di fortifikasi. Syarat – syarat makanan yang akan di fortifikasi yaitu:

  1. Distribusi makanan luas
  2. Harga makanan terjangkau
  3. Makanan biasa dimakan dalam masyarakat target fortifikasi

Ketiga, ada syarat untuk fortifikannya diantaranya:

  1. Tidak terlalu merubah rasa, warna dan aroma
  2. Harga tidak terlalu mahal
  3. Tidak merubah komposisi gizi lain yang tidak ditargetkan Continue reading Mari Mengenal Istilah Fortifikasi
Posted on Leave a comment

Cara membuat Susu Kedelai

Susu kedelai merupakan salah satu minuman bergizi tinggi, bahkan bagi yang alergi susu sapi maka susu kedelai ialah pilihannya, Susu kedelai yang dijual dipasaran sudah dicampur berbagai macam zat aditif dan tambahan

English: Glass of soy milk and soy beans.
English: Glass of soy milk and soy beans. (Photo credit: Wikipedia)

vitamin atau zat gizi lainya, serta pengawet.

untuk yang suka alami mari kita membuatnya, saya akan memberitahhu resepnya, sangat mudah.

Cara membuat susu kedelai.

ini resep untuk segelas

  1. cuci 30gram kedelai 
  2. rendam selama 10-12 jam
  3. blender dan tambahkan 200mL air hingga halus
  4. saring kedelai menggunakan saringan yang berpori kecil
  5. Rebus hingga matang
  6. Susu kedelai siap diminum,

*bisa ditambahkan gula sesuai keinginan

yah, sekarang susu telah siap untuk diminum dan dikreasikan dengan berbagai campuran. selamat mencoba membuat susu kedelai sendiri ya.

Posted on Leave a comment

Cara Membuat Tempe

English: Rhizopus oligosporus spores?
English: Rhizopus oligosporus spores? (Photo credit: Wikipedia)

Tempe merupakan makan tradisional indonesia yang berbahan dasar kedelai. Tempe ini merupakan salah satu makanan olahan berbasis kedelai, bersama temannya tahu. Tempe ini sudah menjadi makanan favorit rakyat indonesia yang merakyat karena harganya murah dah gizinya tinggi. Dibanding tahu, tempe memiliki beberapa kelebihan diantaranya. Adanya mikroorganisme pengurai yang memutus beberapa ikatan protein  sehingga menjadi lebih mudah dicerna. Protein kompleks di fermentasi oleh jamur Rhizopus oligosporus dan hasilnya akan menjadi protein yang lebih pendek dan lebih kecil molekulnya.

Begini cara pembuatannya

  1. Cuci kedelai, Rebus 20menit
  2. Rendam selama 10-12 jam
  3. Kupas kulit kedelai semuanya
  4. kukus selama 30 menit dengan api kecil
  5. tambahkan Ragi(kultur jamur Rhizopus oligosporus) Continue reading Cara Membuat Tempe
Posted on Leave a comment

Cara membuat tahu

English: Tofu, Jakarta, Indonesia Bahasa Indon...
English: Tofu, Jakarta, Indonesia Bahasa Indonesia: Tahu 日本語: 豆腐 (Photo credit: Wikipedia)

Tahu merupakan salah satu makanan olahan kedelai yang telah menjadi makanan tradisional indonesia. Namun tahu juga dikenal di berbagai negara dengan nama tofu.Tahu ini memiliki kandungan gizi yang cukup baik karena terbuat hanya dari kacang kedelai.Untuk yang ingin tau cara membuat tahu. Saya akan berbagi metodenya . Semua orang pasti bisa membuatnya

1. Cuci kacang kedelai yang ingin dipakai
2. Rendam selama 10 – 12 jam
3. Blender kedelai dengan penambahan air hingga halus.
4. Saring jus kedelai dengan kain kassa
5. Buang ampasnya. Rebus air kedelai. Aduk , jangan sampai pecah.
6. Tambahkan cuka 1% hingga cairan menggumpal dan akhirnya memisah.
7. Setelah cairan dan padatan terpisah semua. Dinginkan. Saring lagi dengan kain kassa. Buang airnya.
8. Hilangkan air dengan cara menekan. Lalu diamkan beberapa jam

Nb: pada pembuatan tahu yang saya coba. Saya menggunakan 30gr kedelai dengan air 200ml. Selebihnya bisa di kalikan sendiri. Lalu jangan gunakan kain kassa yang di apotek. Belilah kain kassa yang dipasar, karena lebih kokoh.

Cukup mudahkan? Iya inti dari pembuatan tahu ialah penggumpalan protein dari larutan kedelai. Asam dan panas dapat mengkoagulasikan protein sehingga menjadi padat dan dipindahkan dari airnya.

Kandungannya sebagai berikut

Unsur Gizi Kadar/100 mg bahan tahu
Energi (kal)  79
Protein (g)  7,8
Mineral (g)  2,2
Kalsium (g)  124
Fosfor (mg)  63
Zat besi (mg)  0,8
Vitamin B (mg)  0,06
Air (mg)  12,5