Posted on 1 Comment

Oksigen Bisa Berwarna?

Oksigen atau zat asam adalah unsur kimia dalam sistem tabel periodik yang mempunyai lambang O dan nomor atom 8. Ia merupakan unsur golongan kalkogen dan dapat dengan mudah bereaksi dengan hampir semua unsur lainnya (utamanya menjadi oksida). Pada Temperatur dan tekanan standar, dua atom unsur ini berikatan menjadi dioksigen, yaitu senyawa gas diatomik dengan rumus O2 yang tidak berwarna, tidak berasa, dan tidak berbau. Oksigen merupakan unsur paling melimpah ketiga di alam semesta berdasarkan massa dan unsur paling melimpah di kerak Bumi. Gas oksigen diatomik mengisi 20,9% volume atmosfer bumi. Continue reading Oksigen Bisa Berwarna?

Posted on 7 Comments

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Laju Reaksi

faktor yang mempengaaruhi laju reaksi

Laju reaksi menyatakan besarnya perubahan konsentrasi pereaksi (reaktan) atau hasil reaksi (produk) dalam satuan waktu.

Untuk lebih lengkapnya mengenai definisi laju reaksi bisa dilihat di sini

laju reaksi

Sementara itu faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi antara lain Continue reading Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Laju Reaksi

Posted on 2 Comments

Mengenal Kromatografi

Paper chromatography
Paper chromatography (Photo credit: Wikipedia)

Kromatografi merupakan suatu teknik pemisahan campuran yang didasarkan atas pembagian beberapa bagian dari senyawa di suatu fase gerak dan fase diam. Penemu dari kromatografi adalah Michael Tswett pada tahun 1903, di mana ia mencoba memisahkan pigmen-pigmen dari daun dengan menggunakan suatu kolom yang berisi kapur. Istilah kromatografi ini diciptakan untuk melukiskan daerah-daerah yang berwarna dan bergerak ke bawah kolom.

Fase diam akan menahan komponen campuran, sedangkan fase gerak akan melarutkan komponen tertentu dari suatu campuran. Komponen yang sifatnya lebih sama dengan fase diam akan tertahan di fase diam, sedangkan komponen yang sifatnya lebih sama dengan fase gerak akan lebih larut ke fase gerak. Akibatnya komponen yang sama sifatnya dengan fase diam akan tertinggal lebih lama di dalam kolom kromatografi, sedangkan komponen yang sama sifatnya dengan fase gerak akan lebih cepat keluar dari kolom kromatografi. Pengembangan teknik kromatografi saat ini adalah dengan digunakannya variasi fase gerak yang digunakan. Continue reading Mengenal Kromatografi

Posted on 3 Comments

Mengenal Jenis-Jenis Campuran

Jika sebelumnya kita telah mengenal unsur, senyawa dan campuran sampai mengenal campuran yang homogen dan heterogen pula, maka kali ini kita akan mulai mengenal berbagai jenis campuran yang ada. Beberapa jenis campuran adalah sebagai berikut :

1. Larutan

Larutan merupakan campuran yang homogen, setiap larutan terdiri atas suatu zat pelarut yang disbut dengan solvent dan zat terlarut yang disebut dengan

spiritussolute. Biasanya komponen yang jumlahnya banyak dianggap sebagai pelarut. Namun, jika zat padat atau zat gas dilarutkan dalam zat cair maka yang menjadi pelarutnya adalah zat cair.

Contoh dari larutan :Dalam larutan, zat terlarut tersebar dalam bentuk partikel-partikel yang sangat kecil dengan diameter kurang dari 1 nm. Partikel larutan tidak dapat dilihat lagi walaupun menggunakan mikroskop ultra. Oleh karena itulah larutan tampak homogen dan merupakan satu fase. Larutan tidak dapat disaring.

  • Larutan gas seperti udara, gas alam
  • Larutan cair seperti air garam, spiritus, air soda, campuran logam natrium dengan logam kalium
  • Larutan padat seperti campuran antara emas dan perak, logam penambal gigi denga campuran raksa dan perak, gas hidrogen yang larut pada platina Continue reading Mengenal Jenis-Jenis Campuran