Skip to content
Iklan

Kategori: Praktikum Kimia

Melakukan Pengukuran pH Secara Langsung

​Sebelumnya kita review dulu yuk tentang derajat keasaman atau lebih dikenal dengan pH. pH atau derajat keasaman digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman (atau ke basaan yang dimiliki oleh suatu larutan. […]

Pemisahan Limbah Laboratorium Kimia

​Limbah laboratorium adalah buangan yang berasal dari laboratorium. Dalam hal ini khususnya adalah laboratorium kimia. Limbah ini dapat berasal dari bahan kimia, peralatan untuk pekerjaan laboratorium dan lain-lain. Mengapa harus […]

Alat Ukur Volume di Laboratorium dan Cara Membacanya

​Pengukuran volume larutan di laboratorium dapat menggunakan beberapa alat ukur volume. Beberapa alat ukur tersebut dibedakan sesuai dengan tingkat ketelitiannya. Apa saja ya alat-alat itu? Mari kita urutkan mulai dari […]

Bagaimana Menentukan Pelarut yang Tepat?

​Reaksi kimia tidak terlepas dari penggunaan larutan. Larutan terdiri dari pelarut (solvent) dan zat terlarut (solute). Pelarut (solvent) pada umumnya adalah zat yang berada pada larutan dalam jumlah yang besar, […]

Hati-hati Berkutat dengan Asam Sulfat

​Sifat-sifat asam sulfat yang korosif diperburuk oleh reaksi eksotermiknya dengan air. Luka bakar akibat asam sulfat berpotensi lebih buruk daripada luka bakar akibat asam kuat lainnya, hal ini dikarenakan adanya […]

Pengaruh Tekanan pada Asas Le Chatelier

​Setelah memahami, pengaruh konsentrasi pada asas Le Chatelier di artikel sebelumnya, sekarang kita lanjutkan ke pengaruh tekanan. Penambahan tekanan dengan cara memperkecil volume akan memperbesar konsentrasi semua komponen. Sesuai dengan asan Le […]

Kopresipitasi dalam Analisis Gravimetri

​Sebelum adanya instrument-instrument analisis seperti AAS, HPLC, GC, ICP dll, gravimetri merupakan metode yang banyak digunakan terutama untuk penentuan kadar dalam jumlah besar pada suatu sample. Walaupun tingkat ketelitiannya jauh […]