Memahami Reaksi polimerisasi

Yaooo… semua nya  😀 kembali lagi dengan, siapa lagi kalo bukan si (Penulis) tentunya , gimana kabar kalian adakah sebagian dari kalian yang masih UAS ? Hehe  :-D. Berikut ini saya akan membuat artikel mengenai Memahami Reaksi polimerisasi dan sebenarnya apasih polimer itu, Yuk langsung saja dibaca. Monggo… hehe 😀

Baca juga artikel : Pendahuluan tentang polimer

Gambar terkait

Reaksi polimerisasi adalah reaksi senyawa molekul besar berbentuk rantai atau jaringan yang tersusun dari gabungan ribuan hingga jutaan unit pembangun yang berulang. Plastik pembungkus, botol plastik, styrofoam, nilon, dan pipa paralon termasuk material yang disebut polimer. Pembentukan polimer, berlangsung menurut cara:

1) Polimerisasi adisi, polimerisasi dengan
pemutusan ikatan rangkap untuk berikatan
dengan monomer lain.

2) Polimerisasi kondensasi, polimerisasi dengan
pelepasan molekul kecil dari gugus reaktif.

Contoh reaksi polimerisasi adisi:

Homopolimer adisi

1) Polietena/polietilena (PE)
Monomer: etena/etilena.

            nCH2 = CH2 d (– CH2 – CH2 –)n

2) Polivinilklorida (PVC)
Monomer: vinilklorida (1-kloroetena).

nCH2 = CHCl d (– CH2 – CHCl –)n

3) Poliisoprena (karet alam)
Monomer: isoprena (2-metil-1,3-butadiena).

             CH3

                    l

n CH2= C – CH=  CH2 ->        CH3

                                                                   l

                                                  (-CH2-C=CH-CH2-)N

jangan lupa baca junga artikel :

POLIMER DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Jenis polimer berdasarkan sumbernya

  • Polimer alam,

yaitu polimer yang terdapat di alam. Contoh:

Memahami Reaksi polimerisasi

  • Polimer sintetis,

yaitu polimer yang tidak terdapat di alam. Contoh:

polimer sintetis

Jenis polimer berdasarkan monomer penyusunnya

  • Homopolimer,

yaitu polimer yang tersusun dari satu jenis monomer. Contoh: polietilena (etena), polipropilena (propena), polistirena (stirena), PVC (vinil klorida), PVA (vinil asetat), poliisoprena (isoprena), dan PAN (akrilonitril).

  • Kopolimer,

yaitu polimer yang tersusun dari dua jenis atau lebih monomer. Contoh: nilon 6,6 (heksametilendiamina + asam adipat), dakron (asam tereftalat + etilena glikol), SBR (stirena + butadiena), dan ABS (akrilonitril + butadiena + stirena).

Manfaat Polimer

Kita hidup dalam era polimer, plastik, serat, elastomer, karet, protein,
selulosa semuanya ini merupakan istilah umum yang merupakan bagian
dari polimer.

Dari contoh-contoh di atas dapat kita bayangkan bahwa polimer
mempunyai manfaat yang besar dalam semua bidang kehidupan. Adapun
manfaat dari polimer ini antara lain sebagai berikut:

1. Dalam bidang kedokteran: banyak diciptakan alat-alat kesehatan
seperti: termometer, botol infus, selang infus, jantung buatan dan
alat transfusi darah.

2. Dalam bidang pertanian: dengan adanya mekanisasi pertanian.

3. Dalam bidang teknik: diciptakan alat-alat ringan seperti peralatan
pesawat.

4. Dalam bidang otomotif: dibuat alat-alat pelengkap mobil. digunakan.

Semoga artikel Memahami Reaksi polimerisasi ini dapat bermanfaat, kami tunggu komentarnya ya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.