Lapisan Atmosfer


https://d14fikpiqfsi71.cloudfront.net/media/W1siZiIsIjIwMTUvMDMvMjQvMDQvMTIvNDcvOTg2L0F0bW9zZmVyX2Rlc2t0b3BuZXh1cy5jb20uanBnIl0sWyJwIiwidGh1bWIiLCI2MDB4XHUwMDNlIix7fV0sWyJwIiwiY29udmVydCIsIi1jb2xvcnNwYWNlIHNSR0IgLXN0cmlwIix7ImZvcm1hdCI6ImpwZyJ9XV0.jpg?sha=cf614f960429f4cf

Masih ingat artikel tentang atmosfer? Sudah tahukah kalian atmosfer terdiri dari beberapa lapisan yang memiliki kekhasan sendiri?
Wah, apa saja ya?


1. Troposfer
Lapisan yang berada pada jarak 0 sampai dengan 12 kilo meter dari muka bumi ini merupakan lapisan yang paling dasar dan dekat dengan bumi. Maka lapisan inilah yang paling menjaga dan menstabilkan keadaan bumi.
Pada lapisan ini tinggi rendahnya suatu tempat di permukaan bumi berpengaruh terhadap suhu udaranya. Hal ini mengikuti hukum gradien geothermis, yaitu semakin tinggi (tiap kenaikan 1.000 meter) suatu tempat di permukaan Bumi, temperatur udaranya akan turun rata-rata sekitar 6°C di daerah sekitar khatulistiwa.
Lapisan Troposfer tersusun atas unsur-unsur kimia, yaitu:

a. Nitrogen
Nitrogen yang masuk di atmosfer berasal dari aktifitas guning berapi dan pertanian. Nitrogen memiliki jumlah terbesar di atmosfer yaitu sekitar 78% dari jumlah zat-zat yang terkandung di dalam atmosfer. Pengeluaran nitrogen yang terbesar berasal dari aktifitas tumbuh-tumbuhan dan hewan-hewan laut.
b. Oksigen
Oksigen yang terkandung di dalam atmosfer sekitar 30%. Oksigen ini dipakai makluk hidup untuk bernapas dan beraktifitas. Oksigen ini berasal dari aktifitas-aktifitas makluk hidup.
c. Ozon
Ozon merupakan gas yang terdiri dari 3 buah molekul oksigen. Ozon di atmosfer sekitar 0,00006% dari jumlah gas di atmosfer.
d. Gas-gas Lainnya
Gas-gas lainnya kurang dari 0,00015% dari seluruh jumlah atmosfer.

Komposisi kimia dari troposfer pada dasarnya seragam, dengan pengecualian uap air. Sumber dari uap air adalah dari prermukaan bumi melalui penguapan dan transpirasi. Selanjutnya, suhu di troposfer menurun sesuai dengan ketinggian, dan tekanan uap jenuh menurun drastis bersamaan dengan peurunan suhu, jadi jumlah uap air yang terdapat di atmosfer menurun tajam sesuai dengan ketinggian. Proporsi uap air secara normal yang paling besar terletak di dekat permukaan dan menurun sesuai dengan ketinggian.
(sumber)

2. Statosfer
Lapisan ke 2 atmosfer adalah lapisan stratosfer. Stratosfer terletak pada ketinggian antara 10 – 40 km dari permukaan bumi. Suhu di lapisan stratosfer yang paling bawah (lapisan isotermis) relatif stabil dan sangat dingin yaitu – 70oF atau sekitar – 57oC. Di lapisan ini tidak berlaku hukum gradien geothermis karena semakin tinggi posisi di tempat ini, suhu akan semakin naik. Hal ini disebabkan kandungan uap air hampir tidak ada dan adanya lapisan ozon. Pada lapisan ini angin yang sangat kencang terjadi dengan pola aliran yang tertentu.Disini juga tempat terbangnya pesawat yang menggunakan mesin jet. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari gangguan cuaca. Pada ketinggian sekitar 40 km Suhu pada lapisan ini bisa mencapai sekitar 18oC.
(zumber)
Stratosfer mempunyai dua lapisan molekul-molekul gas tipis yang tidak
terdapat troposfer. Lapisan bawah mengandung bahan sulfat yang mempengaruhi
terjadinya hujan.

Baersambung ke tiga lapisan berikutnya ya di artikel selanjutnya!

Iklan

One response to “Lapisan Atmosfer

  1. Ping-balik: Lapisan atmosfer (2) | Bisa Kimia·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s