Skip to content
Iklan

Atmosfer


https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRJFLHRfa4-Ny00149NK4wplZp6xm8XhavzJzPCk3GUKRkgz_SkAQ

Atmosfer merupakan selimut yang memelihara kehidupan di atas bumi. Atmosfer juga merupakan  sumber karbon dioksida bagi fotosintesis tanaman dan sumber oksigen bagi pernapasan. Atmosfer memberikan nitrogen untuk kebutuhan bakteri fiksasi nitrogenbdan industri pembuat ammonia. Sebagai komponen dasar dari siklus  hidrologi, atmosfer mentransport air dari lautan ke daratan, jadi berlaku sebagai pereduksi tenaga matahari yang sangat besar.

Bagaimanakah sifat-sifat atmosfer?
Atmosfer bumi merupakan benda yang komposisinya relatif seragam dilihat dari susunan zat-zatnya, tetapi sangat bervariasi terhadap beberapa komponen kecil seperti uap air dan ozon yang memainkan peranan terhadap aliran kalor dan radiasi. Atmosfer mempunyai struktur kompleks yang didasarkan pada perbedaan suhu. Struktur ini membentuk sifat-sifat atmosfer yang kompleks dan tersusun oleh bermacam kontaminan yang biasanya tidak tampak kecuali pertikel-partikel yang bisa membaurkan sinar.

Bagaimana susunan kimia atmosfer?
Susunan utama udara kering pada perbatasan dengan bumi adalah nitrogen 78.1% berdasar volume, oksigen 21%, dan argon 0.9%. Karbon dioksida sekitar 330 ppm(0.033%), neon 18 ppm, helium sekitar 5 ppm dan metan sekitar 1.5 ppm. Gas-gas lain kandungannya kurang dari 1 ppm.

Ada beberapa reaksi kimia pada atmosfer, diantaranya:
1. Reaksi Fotokimia
Reaksi fotokimia adalah reaksi-reaksi kimia yang terjadi di atmosfer sebagai akibat dari penyerapan foton cahaya oleh molekul-molekul. Reaksi-reaksi fotokimia meskipun pada keadaan tanpa katalis dapat berlangsung pada suhu yang lebih rendah dibandingkan dengan reaksi lainnya. Beberapa reaksi fotokimia yang dipengaruhi radiasi matahari, memegang peranan penting dalam menentukan sifat dan batas perjalanan zat-zat kimia dalam atmosfer.

2. Ion-Ion dan Radikal dalam Atmosfer
Suatu karakteristik dari atas atmosfer yang tidak dapat terjadi di laboratorium adalah kehadiran elektron-elektron dan ion positif secara signifikan. Oleh karena kondisi dengan media yang sangat jarang di bagian atmosfer yang lebih tinggi, maka ion-ion ini akan terdapat dalam jangka waktu yang cukup lama sebelum bergabung kembali menjadi spesi yang netral.

3. Reaksi-Reaksi Oksigen Atmosfer
Siklus oksigen merupakan hal yang sangat penting dalam kimia atmosfer, perubahan/transformasi geokimia dan proses-proses kehidupan.

Oksigen dalam troposfer memegang peranan yang sangat penting pada proses-proses yang terjadi di permukaan bumi. Oksigen atmosfer mengambil bagian dalam reaksi yang menghasilkan energi seperti pada pembakaran bahan bakar fosil

4. Reaksi-reaksi dari Nitrogen Atmosfer

Nitrogen merupakan salah satu pengukur atmosfer dengan kandungan yang paling tinggi. Tidak seperti oksigen yang mengalami disosiasi hampir sempurna menjadi mono atom di daerah atmosfer dengan altitude yang lebih tinggi, molekul Nitrogen terdisosiasi secara langsung oleh radiasi ultraviolet. Tetapi, pada altitude melebihi 100 km, atom Nitrogen  dihasilkan dari reaksi fotokimia.(sumber)

Iklan

1 Komentar »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: