EDTA


https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/3c/EDTA.svg/200px-EDTA.svg.png

Dalam dunia kimia, EDTA sudah tidak asing lagi bukan?
Ya, Asam etilen diamin tetra asetat atau yang lebih dikenal dengan EDTA, merupakan salah satu jenis asam amina polikarboksilat yang seringkali digunakan sebagai titran dalam titrasi kompleksometri. EDTA sebenarnya adalah ligan seksidentat yang dapat berkoordinasi dengan suatu ion logam lewat kedua nitrogen dan keempat gugus karboksil-nya atau disebut ligan multidentat yang mengandung lebih dari dua atom koordinasi per molekul, misalnya asam 1,2-diaminoetanatetraasetat (asametilenadiamina tetraasetat, EDTA) yang mempunyai dua atom nitrogen – penyumbang dan empat atom oksigen penyumbang dalam molekul.

Ternyata EDTA sekarang ini digunakan juga untuk terapi yang disebut Terapi Khelasi EDTA.
Apa sih Terapi Khelasi EDTA?
Terapi khelasi adalah pengobatan secara intravena dengan menggunakan cairan yang terdiri dari mineral-mineral, vitamin-vitamin dan asam amino khusus buatan. Melalui reaksi biokimia, cairan ini dapat pula melarutkan ion kalsium (Ca+ +) yang salah tempat dan mengeluarkan ion tersebut melalui air seni / urine.

Apakah yang digunakan untuk terapi tersebut adalah EDTA?
Bahan yang sering digunakan dalam penerapan terapi kelasi ini adalah Athylenediaminetetraacetic Acid (EDTA). Bahan ini sering digunakan, karena EDTA terbukti berhasil mengurangi penumpukan kalsium pada penderita penyakit jantung dan aterosklerosis (Gervasio A. Lamas et al, 2013).    Selain EDTA, terapi Kelasi juga mengandung mineral-mineral dan vitamin-vitamin yang  berguna bagi tubuh karena berfungsi sebagai antioksidan dan memperbaiki sirkulasi pembuluh darah. Beberapa laporan ilmiah menyatakan terapi Kelasi juga bermanfaat bagi penderita diabetes melitus, artthritis dll. Selain itu, kelasi juga dipakai untuk membantu menegakkan diagnosis keracunan timah.
Walaupun sebelumnya yang kita tahu EDTA digunakan dalam produk perindustrian seperti  detergen, kertas,  industri bubur kayu dan nuklir. Bahan ini digunakan  untuk mengontrol bahan kimia pada logam dalam perindustrian tersebut. Namun, karena fungsinya yang dapat mengikat kation –kation logam atau dalam tubuh ia sebagai antikoagulan maka saat ini EDTA banyak digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit khususnya jantung.   Praktek terapi kelasi dilakukan dengan  memasukkan vitamin-vitamin dan disodium EDTA ke dalam saluran infus dan dialirkan ke pembuluh darah, lalu ia akan mengikat  beberapa kation seperti  kalsium, magnesium, timah, cadmium, zink, besi,  alumunium, dan tembaga lalu d.i ekskresikan melalui urin.

Kemudian apa manfaat terapi khelasi EDTA ini?
Terapi ini telah diklaim terbukti mengobati penyakit aterosklerosis dan beberapa penyakit degeneratif lainnya yang berkaitan dengan sistem sirkulasi darah.
Terapi khelasi telah teruji untuk mengobati penyempitan pembuluh darah. Terapi ini dengan menggunakan sejumlah bahan kimia ke pembuluh darah. Kemudian tubuh bisa mengambil, membuka penyempitan pembuluh dan membuangnya dari pembuluh darah. Terapi ini telah diklaim juga dapat menyembuhkan kanker. Beberapa ahli percaya bahwa terapi ini bertindak melawan kanker dengan menangkap radikal bebas, yang merupakan bahan kimia berbahaya.

Bagaimana? Berniat mencoba?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s