Skip to content
Iklan

Ternyata, Garis-Garis Zebra bukan untuk Kamuflase!


Z-Billy_Dodson_3

Binatang zebra memang bukan hewan yang asing lagi di telinga kita, mulai dari anak-anak sampai dewasa zebra memang sudah didengar dengan kulit yang khas yaitu garis-garis hitam dan putih pada kulitnya. Lalu, apa fungsi garis-garis tersebut? Sebagian besar berpikir bahwa garis-garis pada zebra tersebut adalah untuk berkamuflase dari predator, namun ternyata tidaklah demikian bagi para ilmuwan di University of Calgary dan UC Davis.

Amanda Melin, asisten profesor antropologi biologi di University of Calgary, Kanada mengatakan bahwa awalnya manusia membuat hipotesis tentang garis pada zebra yang berfungsi untuk melakukan penyamaran. Namun, ternyata salah sebab berdasarkan riset yang dilakukan singa maupun hyena dapat dengan mudah melihat zebra baik siang maupun petang. Maka, garis pada zebra memang bukan bertujuan untuk menyamar.

Melin melakukan penelitian dengan Tim Caro, seorang profesor UC Davis tentang biologi satwa liar. Dalam studi sebelumnya, Caro dan rekan lainnya telah memberikan bukti yang menunjukkan bahwa garis-garis zebra memberikan keuntungan evolusi dengan mengurangi resiko dari lalat penggigit yang merupakan hama dari zebra tersebut.

Dalam studi baru, Melin, Caro dan rekan Dional Kline serta Chihiro Hiramatsu menemukan bahwa garis-garis tersebut tidak memiliki peran untuk zebra berbaur dengan lingkungannya sebab garis putih-hitam pada zebra justru malah memudahkan predator untuk melihatnya.

Caro mengatakan bahwa hasil dari studi bari ini tidak memberikan dukungan sama sekali untuk gagasan bahwa zebra menyediakan beberapa jenis efek menyamarkan anti-predator. Sebaliknya, beliau menolah hipotesis yang diperdebatkan oleh Charles Darwin dan Alfred Russel Wallace.

Untuk mengusi hipotesis bahwa garis-garis ditujukan untuk penyamaran terhadap lingkungan, para peneliti melewati gambar digital yang diambil di lapangan Tanzania melalui filter spasial dan warna yang disimulasikan sebagaimana zebra akan muncul terhadap predator utama mereka seperti singa dan hyena.

Mereka juga mengukur lebar dan kontras cahaya atau luminance untuk memperkirakan jarak maksimum dari mana singa, hyena dan zebra bisa mendeteksi garis menggunakan informasi tentang hewan-hewan ini dalam kemampuan visual mereka.

Mereka menemukan bahwa lebih dari 50 meter pada siang hari atau 30 meter pada senja garis-garis tersebut dapat terlihat. Ketika sebagian besar predator berburu, garis-garis dapat dilihat oleh manusia tetap sulit bagi predator untuk membedakan. Namun pada malam hari dan tanpa adanya cahaya bulan, garis-garis tersebut sangat sulit bagi semua spesies untuk membedakan pada jarak 9 meter. Hal ini menunjukan bahwa garis-garis tidak memberikan kamuflae di daerah hutan, di mana sebelumnya telah ada teori bahwa garis-garis hitam menirukan batang pohon dan garis-garis putih dicampur dengan poros cahaya melalui pohon-pohon.

Justru malah zebra cenderung menghabiskan waktu sebagian besar  di alam terbuka tanpa adanya pohon di sekeliling mereka. Para peneliti menemukan bahwa singa bisa melihat garis zebra dengan mudah, yang mana berlawanan dengan teori sebelumnya tentang penyamaran pada zebra.

Selain membicarakan tentang penyamaran, studi ini tidak menghasilkan bukti yang menunjukkan bahwa garis-garis tersebut menyediakan beberapa jenis keuntungan sosial yang memungkinkan zebra lain untuk mengenali satu sama lain dari kejauhan. Sebab tanpa garis-garis pun zebra memang hewan yang memiliki sosialitas tinggi dan mampu mengenali individu lain dari spesies mereka.

Sumber : sciencedaily.com

 

Iklan

4 Comments »

  1. Bagus sekali artikelnya, jadi menambah wawasan baru terutama tentang fauna. untuk mengetahui berita hari ini manjanik.net dan info lainnya yuk kunjungi manjanik.net, ada banyak berita dari beragam topik termasuk fakta-fakta unik. Terima kasih 🙂 jangan buka sindonews ya, itu website sampah gak ada gunanya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: