Posted on 1 Comment

PEMISAHAN CAMPURAN (Distilasi, Filtrasi, Kromatografi)

PEMISAHAN CAMPURAN (Distilasi, Filtrasi, Kromatografi)

Zat di dalam campuran dapat dipisahkan dengan membedakan sifat fisiknya seperti perbedaan ukuran partikel zat, titik leleh zat dan titik didih zat tersebut. Semakin berbeda sifatnya, semakin mudah zat di dalam campuran dapat dipisahkan. Contoh sederhana yaitu daun teh yang tidak larut di dalam air sehingga kita dapat memisahkannya dengan mudah yaitu dengan cara menyaringnya. Namun, partikel – partikel lainnya di dalam campuran dapat berukuran lebih kecil sehingga dibutuhkan teknik pemisahan yang lebih rumit seperti kromatografi, dimana zat – zat mikroskopik dapat dipisahkan bergantung pada seberapa mudah tiap zat menempel pada zat lain.

Adapun teknik pemisahan campuran yaitu sebagai berikut: Continue reading PEMISAHAN CAMPURAN (Distilasi, Filtrasi, Kromatografi)

Posted on 6 Comments

Pemisahan Campuran : Dekantasi

Salah satu cara pemisahan yang paling mudah dan sederhana ialah Dekantasi. Sebelumnya telah di bahas secara singkat dekantasidalam artikel pemisahan campuran, disini kita akan membahasnya lebih lanjut. Continue reading Pemisahan Campuran : Dekantasi

Posted on 4 Comments

Pemisahan Dengan Corong Pisah

Corong pisah, alat yang sering kita lihat atau gunakan di laboratorium ini, merupakan peralatan laboratorium yang fungsinya untuk memisahkan dua cairan yang tidak bercampur karena kepolarannya yang berbeda(yang belum paham tentang kepolaran, bisa lihat disini). Corong pisah ini biasa juga di gunakan untuk melakukan pemisahan ekstraksi. Pemisahan dengan corong pisah hanya bisa digunakan untuk pemisahan cair dengan cair. Continue reading Pemisahan Dengan Corong Pisah

Posted on Leave a comment

Permainan Kimia Kromatografi permen

Thin layer chromatography is used to separate ...
Thin layer chromatography is used to separate components of chlorophyll (Photo credit: Wikipedia)

Pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang kromatografi yang merupakan salah satu cara pemisahan kimia. Pada kesempatan ini bisakimia.com akan berbagi tentang sebuah permainan kimia yang menggunakan prinsip kromatografi dalam permainannya.

Yaitu Kromatografi permen. Disini kita akan melihat permainan kimia kromatografi permen, permen yang berwarna warni akan dilihat komposisi warna penyusunnya

mari kita mulai

Bahan Bahan :

  • Kertas saring kopi
  • Tusuk Gigi
  • permen M&M atau chacha
  • larutan garam
  • gelas tinggi
  • Pensil

Cara Kerja :

  1. teteskan beberapa tetes air pada permen hingga warnanya pudar
  2. gunting kertas saring kopi hingga berbentuk persegi panjang dan beri garing lurus dengan pensil di sisi bawah.
  3. buatlah larutan garam dengan mencampurkan 1/8 sendok teh garam dengan 750 mL air.
  4. celupkan ujung tusuk gigi ke warna warna permen yang telah pudar, lalu titikkan di kertas saring kopi di bagian yang telah di beri garis. Buat semua titik sejajar
  5. Celupkan kertas saring kopi di larutan garam tadi( Bagian tercelup hanya sampai garis lewat sedikit.
  6. lihat bahwa titik warna akan bergerak menjadi garis sesuai dengan sifat kapilaritas air
  7. Lihat apa yang terjadi. Warna akan berpencar menjadi beberapa bagian. Disini kita bisa melihat berbagai warna penyusun dari permen permen yang kita makan
Posted on 4 Comments

Pemisahan Campuran : Sentrifugasi

Cara pemisahan ini berdasarkan adanya gaya sentrifugal yang diberikan pada partikel – partikel yang melayang sehingga partikel tersebut dapat dipaksa untuk bergerak ke dasar bejana dan mengendap, sehingga terjadi

English: Tabletop centrifuge.
English: Tabletop centrifuge. (Photo credit: Wikipedia)

pemisahan antara partikel padat dan pelarutnya. Selanjutnya pada campuran yang telah memisah tersebut dapat dipisahkan lebih lanjut dengan cara dekantasi atau memipet cairan yang berada diatas padatannya lalu ipindahkan ke tempat lain. Cara ini sangat cocok untuk untuk  memisahkan campuran yang ukuran partikeln ya sangat kecil dan masa jenisn partikelnya juga sangat kecil sehingga partikelnya melayang dalam cairannya, misalnya koloid. Gaya sentrifugal diperoleh dengan cara memutar campuran yang akan dipisahkan dengan suatu alat khusus yang disebut centrifuge. Seperti pada Gambar disamping.

Persamaan untuk centrifuge ialah yang terlihat seperti dibawah. RCF( Celative Centrifugal Force) ialah ukuran kekuatan dari gaya sentrifugalnya setelah mempertimbangkan faktor lain seperti kecepatan angular, Radius rotasi dan gravitasinya. Continue reading Pemisahan Campuran : Sentrifugasi

Posted on 6 Comments

Pemisahan Campuran : Rekristalisasi

Cara ini sering dilakukan untuk memisahkan atau memurnikan suatu zat padat yang dapat mengkristal. Kristal dibentuk oleh ion ion, atom atom, molekul molekul yang tersusun secara sistematik dan bertahap, sehingga rekristalisasimembentuk geometri tertentu. Bentuk kristal bergantung kepada sifat sifat, ukuran dan gaya elektrostatik antara  ion ion, atom atom, molekul molekul penyusun kristal. Bila zat mengkristal dari larutannya,  ion ion, atom atom, molekul molekul yang berlainan sifatnya, akan cenderung dikeluarkan dari susunan kristal karena tidak dapat masuk dalam susunan kristal secara bertahap. Dengan demikian jika kita melakukan rekristalisasi maka kristal yang didapat akan lebih murni dari kristal sebelumnya.

Tahapan yang diperlukan dalam melakukan rekristalisasi adalah sebagai berikut.

1. Zat padat yang akan dimurnikan dilarutkan dengan pelarut yang sesuai, sambil di kocok atau diaduk bila perlu sambil dipanaskan hingga mendekati titik didihnya, kemudian diuapkan sampai larutan mendekati jenuh Continue reading Pemisahan Campuran : Rekristalisasi

Posted on 10 Comments

Pemisahan Campuran : Filtrasi

Filtrasi adalah suatu cara pemisahan yang biasa dilakukan untuk memisahkan suatu pelarut terhadap pengotornya yang berupa padatan atau memisahkan suatu padatan kristal terhadap pelarutnya. Keberhasilan pemisahan

Filtrasi vakum

dengan car aini sangat bergantung pada ukuran saringan yang kita gunakan. Jika ukuran saringan terlalu kecil sedangkan partikel yang disaring cukup besar, maka pemisahan akan berhasil baik tetapi memerlukan waktu penyaringan yang lama. Tettapi sebaliknya jika ukuran partikel sangat kecil sedangkan ukuran saringannya cukup besar maka akan ada sebagian partikel padat yang ikut lolos tidak tertahan oleh penyaringnya. Dalam teknik menyaring untuk mempercepat proses penyaringan kadang – kadang diperlukan pompa vakum.

Saat ini dipasaran telah tersedia berbagai macam saringan yang terbuat dari berbagai macam bahan dan ukuran porinya juga bermaca macam. Jadi kita tinggal memilihnya sesuai dengan yang kita butuhkan. Beberapa contoh saringan dan kegunaannya dapat kita lihat dibawah ini Continue reading Pemisahan Campuran : Filtrasi

Posted on 1 Comment

Pemisahan Campuran : Distilasi

Salah satu pemisahan campuran ialah distilasi. Distilasi merupakan pemisahan campuran yang didasarkan oleh perbedaan titik didih. Dalam mempelajari distilasi, kita harus lebih mengenal tentang tekanan uap, titik didih, distilasilarutan lewat panas dan “bumping” dan diagram tekanan uap campuran 2 macam zat cair.

1. Tekanan Uap

Seperti yang kita tahu, beberapa larutan akan menguap dan menghasilkan uap, pada suatu saat uap tersebut akan mencapai kesetimbangan dengan larutannya. maka Tekanan uap ialah tekanan suatu uap pada kesetimbangan dengan dengan fasa non-uapnya.

Tekanan Uap suatu cairan yang ditambahkan oleh zat lain maka akan berubah.  Hal tersebut dijelaskan pada hukum Raoult, yaitu:

PA=XAPoA

PA= Tekanan uap Larutan

XA= Fraksi mol pelarut

PoA= Tekanan uap pelarut

2. Titik Didih

Titik didih adalah suhu dimana uap cairan sama dengan tekanan luar, sehingga di dalam seluruh zat cair terjadi kecenderungan untuk berubah dari fasa cair kefasa uap. Titik didih normal ialah titik didih zat cair yang di ukur pada tekanan udara 1 atm. Titik didih cairan murni berbeda dengan titik didih campuran, yang oleh Raoult di buatkan koreksi:

Δt = Kd . m Continue reading Pemisahan Campuran : Distilasi