Posted on Leave a comment

Permainan Kimia Kromatografi permen

Thin layer chromatography is used to separate ...
Thin layer chromatography is used to separate components of chlorophyll (Photo credit: Wikipedia)

Pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang kromatografi yang merupakan salah satu cara pemisahan kimia. Pada kesempatan ini bisakimia.com akan berbagi tentang sebuah permainan kimia yang menggunakan prinsip kromatografi dalam permainannya.

Yaitu Kromatografi permen. Disini kita akan melihat permainan kimia kromatografi permen, permen yang berwarna warni akan dilihat komposisi warna penyusunnya

mari kita mulai

Bahan Bahan :

  • Kertas saring kopi
  • Tusuk Gigi
  • permen M&M atau chacha
  • larutan garam
  • gelas tinggi
  • Pensil

Cara Kerja :

  1. teteskan beberapa tetes air pada permen hingga warnanya pudar
  2. gunting kertas saring kopi hingga berbentuk persegi panjang dan beri garing lurus dengan pensil di sisi bawah.
  3. buatlah larutan garam dengan mencampurkan 1/8 sendok teh garam dengan 750 mL air.
  4. celupkan ujung tusuk gigi ke warna warna permen yang telah pudar, lalu titikkan di kertas saring kopi di bagian yang telah di beri garis. Buat semua titik sejajar
  5. Celupkan kertas saring kopi di larutan garam tadi( Bagian tercelup hanya sampai garis lewat sedikit.
  6. lihat bahwa titik warna akan bergerak menjadi garis sesuai dengan sifat kapilaritas air
  7. Lihat apa yang terjadi. Warna akan berpencar menjadi beberapa bagian. Disini kita bisa melihat berbagai warna penyusun dari permen permen yang kita makan
Posted on 2 Comments

Mengenal Kromatografi

Paper chromatography
Paper chromatography (Photo credit: Wikipedia)

Kromatografi merupakan suatu teknik pemisahan campuran yang didasarkan atas pembagian beberapa bagian dari senyawa di suatu fase gerak dan fase diam. Penemu dari kromatografi adalah Michael Tswett pada tahun 1903, di mana ia mencoba memisahkan pigmen-pigmen dari daun dengan menggunakan suatu kolom yang berisi kapur. Istilah kromatografi ini diciptakan untuk melukiskan daerah-daerah yang berwarna dan bergerak ke bawah kolom.

Fase diam akan menahan komponen campuran, sedangkan fase gerak akan melarutkan komponen tertentu dari suatu campuran. Komponen yang sifatnya lebih sama dengan fase diam akan tertahan di fase diam, sedangkan komponen yang sifatnya lebih sama dengan fase gerak akan lebih larut ke fase gerak. Akibatnya komponen yang sama sifatnya dengan fase diam akan tertinggal lebih lama di dalam kolom kromatografi, sedangkan komponen yang sama sifatnya dengan fase gerak akan lebih cepat keluar dari kolom kromatografi. Pengembangan teknik kromatografi saat ini adalah dengan digunakannya variasi fase gerak yang digunakan. Continue reading Mengenal Kromatografi