Latihan Soal OSN Kimia SMA 2026 dan kunci jawabannya

test paper and pencil on a desk

Materi Kelas 10 – 12 | 50 Soal | Pilihan Ganda, Isian Singkat, dan Uraian


Bagian A – Pilihan Ganda

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat.

1. Konfigurasi elektron ion Fe^3+ (nomor atom Fe = 26) adalah …

  • A. [Ar] 3d^5
  • B. [Ar] 3d^6
  • C. [Ar] 3d^5 4s^1
  • D. [Ar] 3d^6 4s^2

2. Unsur X memiliki konfigurasi elektron 1s^2 2s^2 2p^6 3s^2 3p^3. Pernyataan yang benar mengenai unsur X adalah …

  • A. terletak pada periode 3, golongan IIA
  • B. terletak pada periode 3, golongan VA
  • C. bersifat logam dan dapat menghantarkan listrik
  • D. memiliki keelektronegatifan rendah

3. Di antara senyawa berikut, yang memiliki ikatan hidrogen antarmolekulnya adalah …

  • A. CH4 dan HCl
  • B. HF dan NH3
  • C. CO2 dan H2S
  • D. PH3 dan HCl

4. Bentuk molekul dari XeF4 berdasarkan teori VSEPR adalah …

  • A. tetrahedral
  • B. seesaw (jungkat-jungkit)
  • C. bujur sangkar (square planar)
  • D. oktahedral

5. Sebanyak 4 gram NaOH (Mr = 40) dilarutkan dalam air hingga volumenya 500 mL. Molaritas larutan NaOH tersebut adalah …

  • A. 0,1 M
  • B. 0,2 M
  • C. 0,4 M
  • D. 0,5 M

6. Pada suhu 25 derajat C, Kw air = 10^-14. pH larutan HCl 0,01 M adalah …

  • A. 1
  • B. 2
  • C. 12
  • D. 13

7. Larutan buffer asam terbentuk dari campuran …

  • A. asam kuat dan garamnya dengan basa kuat
  • B. asam lemah dan garamnya dengan basa kuat
  • C. basa kuat dan garamnya dengan asam kuat
  • D. asam kuat berlebih dengan basa lemah

8. Titrasi 25 mL larutan HCl dengan NaOH 0,1 M memerlukan 20 mL NaOH untuk mencapai titik ekivalen. Konsentrasi HCl tersebut adalah …

  • A. 0,04 M
  • B. 0,06 M
  • C. 0,08 M
  • D. 0,10 M

9. Kelarutan BaSO4 dalam air adalah s mol/L. Hasil kali kelarutan (Ksp) BaSO4 adalah …

  • A. s
  • B. s^2
  • C. 2s
  • D. 4s^2

10. Jika Ksp AgCl = 1,6 x 10^-10, kelarutan AgCl dalam air murni adalah …

  • A. 1,26 x 10^-5 mol/L
  • B. 1,6 x 10^-10 mol/L
  • C. 4 x 10^-5 mol/L
  • D. 8 x 10^-5 mol/L

11. Reaksi: N2(g) + 3H2(g) <=> 2NH3(g) delta H = -92 kJ/mol. Agar kesetimbangan bergeser ke kanan (produk), kondisi yang tepat adalah …

  • A. menaikkan suhu dan mengurangi tekanan
  • B. menurunkan suhu dan menaikkan tekanan
  • C. menaikkan suhu dan menaikkan tekanan
  • D. menurunkan suhu dan mengurangi tekanan

12. Pada reaksi kesetimbangan: 2SO2(g) + O2(g) <=> 2SO3(g), tetapan kesetimbangan Kc dinyatakan sebagai …

  • A. Kc = [SO3]^2 / ([SO2][O2])
  • B. Kc = [SO3]^2 / ([SO2]^2 [O2])
  • C. Kc = [SO2]^2 [O2] / [SO3]^2
  • D. Kc = [SO3] / ([SO2][O2])

13. Laju reaksi suatu reaksi kimia meningkat dua kali lipat setiap kenaikan suhu 10 derajat C. Jika laju reaksi pada 20 derajat C adalah 2 x 10^-3 mol/(L.s), laju reaksi pada 60 derajat C adalah …

  • A. 16 x 10^-3 mol/(L.s)
  • B. 24 x 10^-3 mol/(L.s)
  • C. 32 x 10^-3 mol/(L.s)
  • D. 64 x 10^-3 mol/(L.s)

14. Persamaan laju reaksi: v = k[A]^2[B]. Jika konsentrasi A diperbesar dua kali dan konsentrasi B diperkecil dua kali, laju reaksi menjadi …

  • A. 1/2 kali
  • B. sama
  • C. 2 kali
  • D. 4 kali

15. Entalpi pembentukan standar (delta Hf) CO2 = -393,5 kJ/mol dan H2O(l) = -285,8 kJ/mol. Entalpi pembakaran etana C2H6 berdasarkan Hess adalah … (delta Hf C2H6 = -84,7 kJ/mol)

  • A. -1.427,8 kJ/mol
  • B. -1.559,7 kJ/mol
  • C. -1.650,2 kJ/mol
  • D. -1.748,3 kJ/mol
Baca Juga  Soal Bahasa Indonesia Kelas 3 Halaman 165 Kurikulum Merdeka dan Jawaban Toko Hewan Peliharaan

16. Pada elektrolisis larutan CuSO4 dengan elektroda tembaga, reaksi yang terjadi di katoda adalah …

  • A. Cu –> Cu^2+ + 2e^-
  • B. Cu^2+ + 2e^- –> Cu
  • C. 2H2O –> O2 + 4H^+ + 4e^-
  • D. SO4^2- –> SO3 + O^2-

17. Pada sel volta, reaksi yang terjadi di anoda adalah …

  • A. reduksi
  • B. oksidasi
  • C. reduksi dan oksidasi
  • D. tidak terjadi reaksi kimia

18. Diketahui: E^o Zn^2+/Zn = -0,76 V dan E^o Cu^2+/Cu = +0,34 V. GGL standar sel volta Zn-Cu adalah …

  • A. 0,42 V
  • B. 0,76 V
  • C. 1,10 V
  • D. 1,52 V

19. Pada elektrolisis larutan AgNO3 dengan arus 5 A selama 3 jam 13 menit 4 detik, massa perak yang mengendap di katoda adalah … (Ar Ag = 108, F = 96.500 C/mol)

  • A. 54 gram
  • B. 108 gram
  • C. 162 gram
  • D. 216 gram

20. Sifat koligatif larutan yang bergantung pada jumlah partikel zat terlarut adalah …

  • A. warna dan viskositas larutan
  • B. penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, dan tekanan osmotik
  • C. densitas dan konduktivitas larutan
  • D. kemampuan larutan melarutkan zat lain

21. Sebanyak 18 gram glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 500 gram air. Kenaikan titik didih larutan adalah … (Kb air = 0,52 derajat C/mol)

  • A. 0,052 derajat C
  • B. 0,104 derajat C
  • C. 0,52 derajat C
  • D. 1,04 derajat C

22. Alkohol yang menghasilkan endapan merah bata (Cu2O) saat dioksidasi dengan reagen Tollens adalah …

  • A. alkohol tersier
  • B. alkohol sekunder
  • C. aldehida
  • D. keton

23. Reaksi antara etanol dengan asam asetat menghasilkan …

  • A. eter dan air
  • B. ester dan air
  • C. aldehida dan air
  • D. keton dan air

24. Polimer yang terbentuk dari monomer asam amino yang dihubungkan dengan ikatan peptida adalah …

  • A. polisakarida
  • B. lemak
  • C. protein
  • D. asam nukleat

25. Senyawa berikut yang termasuk isomer posisi dari 2-butanol adalah …

  • A. 2-metil-1-propanol
  • B. 1-butanol
  • C. 2-metil-2-propanol
  • D. dietil eter

26. Nama IUPAC yang benar untuk senyawa CH3-CH(CH3)-CH2-CH2-OH adalah …

  • A. 3-metil-1-butanol
  • B. 2-metil-1-butanol
  • C. 3-metil butanol
  • D. 2-metilbutan-4-ol

27. Uji biuret digunakan untuk mendeteksi adanya … dalam suatu bahan makanan.

  • A. glukosa
  • B. amilum
  • C. lemak
  • D. protein

28. Unsur halogen yang berwujud cair pada suhu kamar adalah …

  • A. fluorin (F2)
  • B. klorin (Cl2)
  • C. bromin (Br2)
  • D. iodin (I2)

29. Proses pembuatan aluminium dari bauksit (Al2O3) secara industri dilakukan melalui proses …

  • A. Haber-Bosch
  • B. Hall-Heroult
  • C. Frasch
  • D. Ostwald

30. Gas mulia yang paling banyak digunakan untuk mengisi balon udara dan bola lampu karena ringan dan tidak reaktif adalah …

  • A. helium
  • B. neon
  • C. argon
  • D. kripton

Bagian B – Isian Singkat

Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat.

31. Sebanyak 5,6 liter gas O2 pada STP (0 derajat C, 1 atm) memiliki jumlah mol sebanyak … mol.

32. Ion kompleks [Fe(CN)6]^3- memiliki bilangan koordinasi …

33. pH larutan NH3 0,1 M jika Kb NH3 = 10^-5 adalah …

34. Suatu sel volta menggunakan elektroda Zn dan Cu. Elektroda yang bertindak sebagai anoda adalah …

35. Reaksi pembakaran sempurna propana (C3H8) dalam oksigen menghasilkan CO2 dan H2O. Persamaan reaksi setara lengkapnya adalah …

Baca Juga  Soal Tes Kompetensi Akademik (TKA) SMP Bahasa Indonesia 2026

36. Nama senyawa dengan rumus CH3-CO-CH2-CH3 menurut tata nama IUPAC adalah …

37. Pada hidrolisis garam CH3COONa, ion yang mengalami hidrolisis adalah … dan larutan bersifat …

38. Senyawa organik yang memiliki gugus fungsi -CHO disebut …

39. Hukum yang menyatakan bahwa dalam reaksi kimia, massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama disebut Hukum …

40. Pada titrasi asam-basa, indikator fenolftalein berubah warna dari tidak berwarna menjadi merah muda pada pH …

41. Massa molar CaCO3 adalah … g/mol. (Ar Ca=40, C=12, O=16)

42. Suatu larutan mengandung 0,01 mol Ca^2+ dan dimasukkan ke dalam larutan yang mengandung SO4^2- 0,01 M. Jika Ksp CaSO4 = 2,4 x 10^-5, apakah terbentuk endapan? Nilai Qc = …

43. Reaksi: C(s) + O2(g) –> CO2(g) delta H = -393,5 kJ/mol. Jenis reaksi termokimia ini disebut reaksi …

44. Geometri molekul SF6 berdasarkan teori VSEPR adalah …

45. Proses industri pembuatan asam sulfat (H2SO4) dari SO2 dan O2 disebut proses …


Bagian C – Uraian

Kerjakan soal berikut dengan langkah penyelesaian yang lengkap.

46. Sebanyak 100 mL larutan CH3COOH 0,1 M (Ka = 10^-5) dicampurkan dengan 50 mL larutan NaOH 0,1 M. (a) Tentukan mol CH3COOH dan NaOH sebelum reaksi. (b) Tuliskan reaksi yang terjadi dan tentukan sisa zat setelah reaksi. (c) Tentukan jenis larutan yang terbentuk dan hitunglah pH larutan tersebut.

47. Pada suhu tertentu, reaksi kesetimbangan berikut memiliki harga Kc = 4: N2(g) + 3H2(g) <=> 2NH3(g) Jika pada kesetimbangan konsentrasi N2 = 0,5 M dan H2 = 0,5 M, tentukan: (a) Konsentrasi NH3 pada kesetimbangan. (b) Jika volume wadah diperkecil menjadi setengahnya pada suhu tetap, ke arah manakah kesetimbangan bergeser? Jelaskan! (c) Derajat disosiasi NH3 jika mula-mula 1 mol NH3 bereaksi dan pada kesetimbangan tersisa 0,5 mol N2.

48. Sebanyak 9,6 gram tembaga (Ar Cu = 64) dilarutkan dalam larutan HNO3 pekat berlebih menghasilkan Cu(NO3)2, NO2, dan H2O. (a) Tuliskan persamaan reaksi setara. (b) Hitunglah volume gas NO2 yang dihasilkan pada STP (22,4 L/mol). (c) Tentukan zat yang bertindak sebagai oksidator dan reduktor dalam reaksi tersebut.

49. Diketahui data energi ikatan rata-rata (kJ/mol): C-H = 413, C-C = 348, C=C = 614, H-H = 436, H-Cl = 431, Cl-Cl = 243, C-Cl = 328. Hitunglah entalpi reaksi adisi berikut menggunakan data energi ikatan: CH2=CH2 + HCl –> CH3-CH2-Cl

50. Elektrolisis larutan CuSO4 dilakukan menggunakan elektroda karbon dengan arus 2 A selama 1 jam. (a) Tuliskan reaksi yang terjadi di katoda dan anoda. (b) Hitunglah massa tembaga yang mengendap di katoda. (Ar Cu = 64, F = 96.500 C/mol) (c) Hitunglah volume gas yang dihasilkan di anoda pada STP. (Mr O2 = 32)


Kunci Jawaban

Bagian A – Pilihan Ganda

NoJawabanNoJawabanNoJawaban
1A11B21A
2B12B22C
3B13C23B
4C14C24C
5B15B25B
6B16B26A
7B17B27D
8C18C28C
9B19B29B
10A20B30A

Bagian B – Isian Singkat

NoJawabanPenjelasan Singkat
310,25 moln = V/22,4 = 5,6/22,4 = 0,25
326Terdapat 6 ligan CN^- mengelilingi Fe
3311[OH^-] = akar(Kb x C) = akar(10^-6) = 10^-3; pOH = 3; pH = 11
34ZnZn memiliki E^o lebih negatif, bertindak sebagai anoda (oksidasi)
35C3H8 + 5O2 –> 3CO2 + 4H2OSetarakan C, H, O
36Butanon (2-butanon)Gugus keton pada C-2 dari rantai 4 karbon
37CH3COO^- ; basaIon asetat terhidrolisis menghasilkan OH^-
38AldehidaGugus fungsi -CHO adalah gugus aldehida
39Hukum Kekekalan Massa (Lavoisier)
408,0 – 10,0Rentang perubahan warna fenolftalein
41100 g/mol40 + 12 + 3(16) = 100
42Qc = 10^-4; endapan tidak terbentukQc = [Ca^2+][SO4^2-] = 0,01 x 0,01 = 10^-4 < Ksp
43Reaksi pembakaran (dan reaksi eksoterm)
44Oktahedral6 pasang elektron ikatan, tanpa PEB
45Proses Kontak

Bagian C – Uraian (Pembahasan)

46. Jawaban:

Baca Juga  Soal dan Pembahasan Jenis Reaksi pada Hidrokarbon

(a) Mol CH3COOH = 0,1 L x 0,1 mol/L = 0,01 mol Mol NaOH = 0,05 L x 0,1 mol/L = 0,005 mol

(b) Reaksi: CH3COOH + NaOH –> CH3COONa + H2O

CH3COOHNaOHCH3COONa
Mula-mula0,010,0050
Reaksi-0,005-0,005+0,005
Sisa0,00500,005

Sisa: CH3COOH = 0,005 mol dan CH3COONa = 0,005 mol.

(c) Larutan yang terbentuk adalah larutan buffer asam (campuran asam lemah dan garamnya).

Volume total = 150 mL = 0,15 L [CH3COOH] = 0,005/0,15 = 1/30 M [CH3COO^-] = 0,005/0,15 = 1/30 M

pH = pKa + log ([garam]/[asam]) = -log(10^-5) + log(1) = 5 + 0 = 5


47. Jawaban:

(a) Kc = [NH3]^2 / ([N2][H2]^3) = 4 [NH3]^2 = 4 x 0,5 x (0,5)^3 = 4 x 0,5 x 0,125 = 0,25 [NH3] = 0,5 M

(b) Jika volume diperkecil menjadi setengahnya, tekanan meningkat. Berdasarkan asas Le Chatelier, kesetimbangan bergeser ke arah yang memiliki jumlah mol gas lebih sedikit, yaitu ke kanan (ke arah produk, NH3), karena ruas kiri memiliki 4 mol gas (1 N2 + 3 H2) sedangkan ruas kanan 2 mol gas (2 NH3).

(c) Mula-mula NH3 = 1 mol. Pada kesetimbangan terbentuk 0,5 mol N2, berarti NH3 yang terurai = 2 x 0,5 = 1 mol… (seluruhnya terurai). Koreksi: jika tersisa 0,5 mol N2 dari 1 mol NH3, maka NH3 yang terurai = 2 x 0,5 = 1 mol, namun ini tidak mungkin karena melebihi mol awal. Maksud soal: 0,5 mol N2 terbentuk dari 1 mol NH3 yang terurai. NH3 terurai = 2 x 0,5 = 1 mol. Derajat disosiasi alpha = mol terurai / mol awal = 1/1 = 100% (seluruh NH3 terdisosiasi โ€” cek ulang data soal jika tidak sesuai konteks).


48. Jawaban:

(a) Persamaan reaksi setara: Cu + 4HNO3(pekat) –> Cu(NO3)2 + 2NO2 + 2H2O

(b) Mol Cu = 9,6/64 = 0,15 mol Mol NO2 = 2 x mol Cu = 2 x 0,15 = 0,3 mol Volume NO2 pada STP = 0,3 x 22,4 = 6,72 liter

(c) Oksidator: HNO3 (nitrogen mengalami penurunan biloks dari +5 menjadi +4 pada NO2). Reduktor: Cu (tembaga mengalami kenaikan biloks dari 0 menjadi +2).


49. Jawaban:

Reaksi: CH2=CH2 + HCl –> CH3-CH2-Cl

Energi pemutusan ikatan (reaktan):

  • 1 ikatan C=C: +614 kJ/mol
  • 4 ikatan C-H (pada etilena): +4 x 413 = +1.652 kJ/mol
  • 1 ikatan H-Cl: +431 kJ/mol Total energi pemutusan = 614 + 1.652 + 431 = 2.697 kJ/mol

Energi pembentukan ikatan (produk CH3CH2Cl):

  • 5 ikatan C-H: 5 x 413 = 2.065 kJ/mol
  • 1 ikatan C-C: 348 kJ/mol
  • 1 ikatan C-Cl: 328 kJ/mol Total energi pembentukan = 2.065 + 348 + 328 = 2.741 kJ/mol

delta H reaksi = Energi pemutusan – Energi pembentukan = 2.697 – 2.741 = -44 kJ/mol

Reaksi bersifat eksoterm.


50. Jawaban:

(a) Reaksi di katoda (reduksi): Cu^2+ + 2e^- –> Cu Reaksi di anoda (oksidasi): 2H2O –> O2 + 4H^+ + 4e^-

(b) Muatan listrik total: Q = I x t = 2 x 3.600 = 7.200 C Mol elektron = Q/F = 7.200/96.500 = 0,07461 mol Mol Cu = 1/2 x mol elektron = 0,03731 mol Massa Cu = 0,03731 x 64 = 2,39 gram

(c) Mol O2 = 1/4 x mol elektron = 0,01866 mol Volume O2 pada STP = 0,01866 x 22,4 = 0,418 liter

91e2f5ba6ff690a5c09efd405727d45211e581446f3db8cf03754113d2f00174?s=250&d=mm&r=g Latihan Soal OSN Kimia SMA 2026 dan kunci jawabannya