Soal HOTS Gerak Dominan Senam PJOK Kelas 6 SD
Pengenalan Senam Lantai dan Teknik Dasar yang Perlu Dikuasai
Senam lantai merupakan salah satu aktivitas olahraga yang sangat berguna dalam mengembangkan keterampilan fisik, seperti ketangkasan, keseimbangan, dan keberanian. Melalui latihan senam lantai, siswa tidak hanya belajar gerakan-gerakan tertentu, tetapi juga memahami prinsip-prinsip mekanika tubuh agar dapat melakukan gerakan dengan aman dan benar.
Unit 5 PJOK Kelas 6 mencakup berbagai pola gerak dasar yang menjadi fondasi utama dalam melaksanakan aktivitas senam. Baik menggunakan alat maupun tanpa alat, siswa akan diajarkan bagaimana melakukan gerakan-gerakan tersebut secara tepat. Hal ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan teknis yang diperlukan dalam menjalani latihan senam lantai.
Pentingnya Gerakan Dominan dalam Senam Lantai
Gerakan dominan dalam senam lantai adalah langkah awal yang penting bagi siswa untuk melatih ketangkasan, keseimbangan, dan keberanian secara terukur. Dengan memahami gerakan-gerakan dasar, siswa akan lebih mudah mengikuti rangkaian latihan yang lebih kompleks di masa depan.
Beberapa contoh gerakan dominan dalam senam lantai antara lain:
- Guling depan: Gerakan meluncur ke depan dengan posisi tubuh miring.
- Loncat kangkang melewati peti loncat: Gerakan melompat dengan kaki terbuka melewati peti loncat.
- Sikap lilin: Gerakan tubuh berdiri tegak di atas tangan.
- Meroda: Gerakan melingkar dengan tubuh menyentuh matras secara bergantian.
Setiap gerakan memiliki urutan dan teknik tertentu yang harus dikuasai agar bisa dilakukan dengan baik dan aman.
Evaluasi Gerakan Siswa dalam Senam Lantai
Berikut beberapa evaluasi terhadap gerakan siswa dalam senam lantai:
- Rani sedang mempraktikkan gerakan guling depan. Saat melakukan pendaratan, Rani seringkali jatuh terduduk dan tidak bisa langsung berdiri tegak. Evaluasi yang paling tepat terhadap gerakan Rani adalah:
Posisi lutut tidak segera ditekuk dan dipeluk saat punggung menyentuh matras.
Urutan gerak berikut:
- (1) Berdiri tegak
- (2) Melakukan tolakan kaki
- (3) Posisi badan melayang di udara dengan tangan menumpu di atas peti loncat
- (4) Mendarat dengan dua kaki mengeper
Urutan di atas merupakan rangkaian gerak dominan dalam aktivitas:
* Loncat kangkang melewati peti loncat.
- Mengapa saat melakukan pendaratan setelah melompat, lutut kita harus dalam posisi mengeper (menekuk sedikit)?
Berfungsi sebagai peredam benturan agar sendi lutut dan tulang belakang tidak cedera.
Dalam gerakan “Meroda”, urutan bagian tubuh yang menyentuh matras secara bergantian adalah sangat penting. Urutan yang benar sesuai dengan prinsip putaran samping adalah:
Tangan kiri – tangan kanan – kaki kanan – kaki kiri.
Seorang siswa mencoba melakukan gerakan “Sikap Lilin” tetapi badannya selalu jatuh ke samping dan tidak bisa tegak lurus. Hal utama yang perlu diperbaiki dari segi gerak dominan keseimbangan dan tumpuan adalah:
- Kedua tangan harus menopang pinggang dengan kuat dan siku merapat ke matras.
Tips dan Panduan dalam Melakukan Gerakan Senam Lantai
Untuk memastikan gerakan senam lantai dilakukan dengan benar dan aman, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Pastikan posisi tubuh dalam keadaan seimbang sebelum melakukan gerakan.
- Gunakan alat pelindung seperti matras jika diperlukan.
- Latih gerakan secara bertahap, mulai dari yang sederhana hingga kompleks.
- Jaga postur tubuh agar tidak terjadi cedera.
- Lakukan pemanasan sebelum memulai latihan.
Dengan memahami prinsip-prinsip dasar dalam senam lantai, siswa akan lebih mudah menguasai berbagai gerakan yang ada. Selain itu, mereka juga akan lebih sadar akan pentingnya keamanan dalam berlatih.




Leave a Reply