Kedubes Cina dan UNICEF Kunjungi Program MBG dan Layanan Kesehatan di Jayapura

Kunjungan Kedutaan Besar Tiongkok dan UNICEF Indonesia ke Sentani, Papua

Kunjungan yang dilakukan oleh Kedutaan Besar Tiongkok bersama UNICEF Indonesia ke Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, pada hari Rabu (4/2/2025) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Rombongan yang terdiri dari perwakilan Kedutaan Besar Tiongkok dan UNICEF Indonesia ditemani oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Adi Kurniawan, mengunjungi berbagai layanan kesehatan seperti Puskesmas Sentani serta sekolah yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pada kunjungan tersebut, rombongan melihat langsung pelayanan di beberapa poliklinik, termasuk Poli Bersalin, Poli KB, dan Poli Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS). Adi Kurniawan menyampaikan bahwa pihaknya meminta dukungan dalam hal ketersediaan alat kesehatan serta peningkatan kapasitas petugas kesehatan.

“Karena Tiongkok memproduksi alat kesehatan yang murah dan efektif, kami meminta bantuan alat pemeriksaan diagnostik. Selain itu, dukungan peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga sangat penting agar tenaga kesehatan dapat lebih terlatih dan meningkatkan kualitas layanan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga meminta dukungan bantuan program perbaikan gizi bagi penderita penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS. Dukungan ini dimaksudkan untuk memastikan penderita dapat memenuhi kebutuhan gizinya dan rajin berobat.

“Kita minta dukungan perbaikan gizi karena TBC dan HIV sering kali disebabkan oleh kekurangan nutrisi. Jika bisa, dapur komunitas difokuskan kepada anak-anak dan orang-orang yang menderita penyakit menular agar mereka lebih rajin berobat dan menyelesaikan pengobatan,” jelas Adi.

Adi juga menjelaskan bahwa kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Jayapura dengan Pemerintah Tiongkok sudah berlangsung sejak 2025. Kerja sama ini diwujudkan melalui pendirian Dapur Komunitas. Program yang dijalankan di Dapur Komunitas adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT), yang ditujukan bagi ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan anak stunting di Genyem, Distrik Nimbokrang.

Baca Juga  Sekolah Kendari Masuk Program GSMS 2025, Siswa Kembangkan Bakat Tari dan Fotografi

“Tahun ini kami meminta lokusnya lebih luas lagi, yaitu Sentani dan Distrik Sentani Timur,” tambahnya.

Kolaborasi yang Berkelanjutan

Dalam sambutannya, Minister Counselor Republik Cina Li Hongwei menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah berjalan antara Pemerintah Tiongkok dengan UNICEF Indonesia di Papua. Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Jayapura.

“Saya sangat senang berkunjung ke sini. Ini adalah program kerja sama [Pemerintah Tiongkok] dengan UNICEF Indonesia. Saya senang dengan kerjasama ini. Selanjutnya, kerjasama antara pembangunan sumber daya manusia akan terus berlanjut,” katanya.

Selama kunjungan tersebut, Minister Counselor Republik Cina Li Hongwei juga menyerahkan akta kelahiran kepada ibu yang baru melahirkan. Akta kelahiran ini dicetak langsung oleh UPTD Puskesmas Sentani melalui program Siitandukrusamas Sistem Terintegrasi Pelayanan Kependudukan dan Rumah Sakit dan Puskesmas) kepada keluarga yang telah menyiapkan nama anak yang baru lahir.

Program ini merupakan langkah cepat untuk menjaring data administrasi kelahiran anak di Kabupaten Jayapura. Dengan adanya program ini, proses administrasi kelahiran menjadi lebih efisien dan transparan.


unnamed Kedubes Cina dan UNICEF Kunjungi Program MBG dan Layanan Kesehatan di Jayapura