MBG di Palangka Raya Tetap Didistribusikan Setiap Hari Saat Ramadan, Kepala SPPG Pastikan Pembagian Merapel

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Kota Palangka Raya Selama Ramadan

Selama bulan Ramadan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan kepada siswa di Sekolah Kota Palangka Raya masih menghadapi beberapa tantangan dalam pelaksanaannya. Meskipun secara umum distribusi MBG dilakukan setiap hari, terdapat kasus di mana pembagian makanan dilakukan dengan sistem rapel, yaitu pembagian untuk beberapa hari sekaligus. Hal ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kebijakan dan implementasi di lapangan.

Pelaksanaan MBG Selama Ramadan

Koordinator Wilayah MBG Kota Palangka Raya, Analistra Susedia Putri, menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan instruksi kepada seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar tetap menyalurkan MBG setiap hari selama Ramadan. Hal ini dilakukan karena aktivitas belajar mengajar tidak mengalami masa libur. Meskipun demikian, penyesuaian menu dilakukan dengan mengganti makanan basah menjadi makanan kering.

“Saya sudah mengingatkan seluruh Kepala SPPG agar MBG didistribusikan setiap hari selama bulan Ramadan. Hanya saja, bentuk makanannya disesuaikan menjadi menu kering,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Masalah Sistem Rapel di Lapangan

Meski kebijakan menyatakan bahwa MBG harus diberikan setiap hari, di lapangan masih ditemukan adanya sekolah yang menerima MBG dengan sistem rapel. Salah satu contohnya adalah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Darussalam, yang menerima MBG secara rapel untuk tiga hari. Analistra mengungkapkan bahwa kondisi ini terjadi akibat miskomunikasi di tingkat pelaksana.

Berdasarkan hasil konfirmasi yang dilakukan pihaknya, dapur SPPG terkait telah lebih dulu memesan bahan baku dengan asumsi distribusi dilakukan secara rapel. “Setelah saya konfirmasi ke Kepala SPPG-nya, ternyata mereka sudah terlanjur memesan bahan baku untuk dirapel tiga hari. Ini murni karena miskomunikasi,” jelasnya.

Analistra menegaskan bahwa sistem rapel bukan merupakan kebijakan resmi pelaksanaan MBG selama Ramadan. Secara prinsip, distribusi MBG tetap diarahkan untuk dilakukan secara harian, terlepas dari jenis menu yang diberikan.

Baca Juga  Ramalan Kelahiran 22 Maret 1990 Berdasarkan Weton Jawa Online

Pentingnya Distribusi Harian

Distribusi harian dipandang penting untuk menjaga keteraturan penyaluran, memudahkan pencatatan dan pengawasan pelaksanaan program, serta memastikan pemenuhan hak siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, meskipun konsumsi makanan dilakukan di rumah saat berbuka puasa.

“Secara kebijakan, MBG selama Ramadan itu tetap setiap hari. Kalau ada yang dirapel, itu akan menjadi bahan evaluasi,” tegas Analistra.

Tindakan Perbaikan dan Evaluasi

Lebih lanjut, Analistra menyampaikan bahwa pihaknya telah kembali mengarahkan SPPG yang bersangkutan agar mulai menyalurkan MBG setiap hari dan tidak lagi menggunakan sistem rapel. Distribusi harian tersebut ditargetkan dapat berjalan secara konsisten pada pekan berikutnya.

“Kemungkinan mulai minggu depan sudah berjalan normal, setiap hari. Sudah saya arahkan kembali,” katanya.

Variasi Menu dan Penyesuaian

Terkait menu MBG selama Ramadan, Analistra menyebutkan bahwa setiap dapur SPPG dapat memiliki variasi menu yang berbeda, menyesuaikan dengan ketersediaan bahan pangan dan pengelolaan masing-masing dapur, namun tetap mengacu pada ketentuan menu kering.

“Menunya tentu bisa berbeda-beda antar SPPG, tapi prinsipnya tetap menu kering dan dibagikan setiap hari,” pungkasnya.


unnamed MBG di Palangka Raya Tetap Didistribusikan Setiap Hari Saat Ramadan, Kepala SPPG Pastikan Pembagian Merapel