Biolog Menyampaikan Gugatan Hak Asasi Manusia Setelah Diberhentikan Karena Postingan Sosial

AA1NKDmQ Biolog Menyampaikan Gugatan Hak Asasi Manusia Setelah Diberhentikan Karena Postingan Sosial

Kabupaten Bay, FL – Seorang mantan ilmuwan komisi konservasi ikan dan satwa liar Florida telah mengajukan gugatan federal dengan mengklaim pemecatannya melanggar hak Amendemen Pertama.

Brittney Brown, seorang warga Bay County yang bekerja untuk lembaga tersebut selama sekitar tujuh tahun, dipecat pada 15 September setelah membagikan kembali sebuah unggahan media sosial di akun Instagram pribadinya.

Posting tersebut berbunyi: “Bisikan paus sedih mengetahui penembakan Charlie Kirk, hahaha hanya bercanda, mereka peduli persis sebanyak yang Charlie Kirk pedulikan terhadap anak-anak yang ditembak di kelasnya, yaitu sama sekali tidak.”

Pos itu dibagikan saat Brown sedang tidak bertugas dan tidak terkait dengan tanggung jawab pekerjaannya.

Akun media sosial Libs of TikTok menyoroti profil LinkedIn-nya dan cerita Instagramnya, meminta pemecatannya.

FWC mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa unggahan tersebut tidak sejalan dengan nilai atau misi lembaga tersebut, dan bahwa mereka memiliki kebijakan nol toleransi terhadap promosi kekerasan dan kebencian.

Brown mengajukan gugatan pada 30 September di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Utara Florida.

Keluhan tersebut menyebutkan Direktur Eksekutif FWC Roger Young dan mantan atasan perempuannya, Melissa Tucker, sebagai tersangka.

Mengklaim bahwa dua orang tersebut membalasnya karena menggunakan kebebasan berbicara dan membeda-bedakan pendapatnya.

Brown menuntut pemulihan kembali, gaji yang tertunda, penghasilan di masa depan, serta kerugian kompensasi dan denda pemberatan.

Pengacara Gary Edinger, yang mewakili Brown, menyatakan bahwa unggahan itu tidak merupakan “ancaman nyata” atau konten yang tidak senonoh dan berargumen bahwa kepentingannya sebagai warga sipil melebihi kepentingan lembaga dalam membatasi ucapan.

Perkara ini ditugaskan kepada Hakim Pengadilan Distrik AS Mark Walker dan dapat memengaruhi bagaimana pengadilan menangani hak kebebasan berbicara pegawai pemerintah.

Baca Juga  Poll: Pemilih menyukai kandidat yang mendukung perang melawan Alzheimer
unnamed Biolog Menyampaikan Gugatan Hak Asasi Manusia Setelah Diberhentikan Karena Postingan Sosial