PENERAPAN KONSEP TEKANAN PADA MAKHLUK HIDUP BERDASARKAN HUKUM PASCAL

Advertisements

Hukum Pascal merupakan penerapan dari konsep tekanan dalam suatu zat cair. Bunyi dari hukum pascal sendiri adalah “tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan ke segala arah dengan besar yang sama.”

Setiap titik pada kedalaman yang sama, memiliki besar tekanan yang sama. Hal ini berlaku untuk semua zat cair dalam wadah apapun dan tidak bergantung pada bentuk wadah tersebut. Apabila ditambahkan tekanan luar misalnya dengan menekan permukaan zat cair tersebut, maka pertambahan tekanan dalam zat cair adalah sama di segala arah.

“Mengapa manusia dapat merasakan sakit ketika tertusuk oleh sebatang paku?” Hal ini terjadi karena tekanan yang diberikan oleh paku tersebut hanya di satu titik dan tidak merata ke seluruh permukaan tubuh, sedangkan jika paku tersebut di susun serapat mungkin dan tubuh manusia dibaringkan di atas paku yang telah disusun rapat tersebut,manusia tidak akan merasakan sakit seperti tertusuk sebatang paku.

Hukum pascal pada kehidupan

Pada kehidupan sehari-hari, penerapan dari hukum pascal sering digunakan pada bidang otomotif. Ternyata, tidak hanya itu. Konsep tekanan hukum pascal juga dapat diterapkan pada makhluk hidup, yang dapat ditemui pada tekanan darah pada proses peredaran darah manusia.

Tekanan darah pada pembuluh darah memiliki prinsip kerja seperti hukum pascal. Peredaran darah berada di dalam pembuluh darah yang merupakan ruang tertutup, sehingga tekanan pada pembuluh darah berlaku prinsip hukum pascal.

Organ utama peredaran darah pada manusia adalah jantung. Pada saat jantung memompa darah, darah akan mendapatkan dorongan sehingga mengalir melalui pembuluh darah. Saat mengalir dalam pembuluh darah, darah memberikan dorongan pada dinding pembuluh darah dan inilah yang disebut dengan tekanan darah.

Pada penderita penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi), tekanan darahnya dapat mencapai 140/90. Pembuluh darahnya menyempit karena timbulnya plak yang mengganggu aliran darah sehingga jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. Kuatnya tekanan hasil dari pompa jantung akan membuat dinding pembuluh darah membesar dan menjadi kurang elastis, sehingga lama kelamaan akan pecah. Pecahnya pembuluh darah ini akan mengakibatkan stroke.

(Baca juga Suara Bising Picu Tekanan Darah Tinggi)

Kebalikan dari hipertensi, penderita tekanan darah rendah (hipotensi) akan memiliki tekanan darah dibawah 90/60. Tekanan darah yang terlalu rendah akan menyebabkan sulitnya darah untuk mencapai otak. Sehingga penderita hipotensi akan sering merasa pusing, mudah letih dan hilang keseimbangan karena kurangnya asupan oksigen ke otak.

Agar tekanan darah tetap terjaga, maka pembuluh darah harus terisi penuh oleh darah. Apabila kita kehilangan darah akibat kecelakaan atau sakit, tekanan darah dapat hilang, sehingga darah tidak dapat mengalir menuju sel – sel di seluruh tubuh. Akibatnya, sel – sel tubuh akan mati karena tidak mendapatkan pasokan oksigen dan nutrisi.

Tips Sehat

Beberapa tips agar tekanan darah tetap terjaga normal diantaranya makan makanan yang sehat, olahraga secara teratur, menjaga berat badan yang sehat, berhenti merokok dan minum alcohol, serta mengelola stres.

Mari kita jaga tubuh agar tetap sehat, dalam situasi dan kondisi yang bagaimanapun. Salam sehat 🙂

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.