PENDALAMAN MATERI IKATAN KIMIA: Latihan Soal dan Pembahasan

Advertisements

Hai semua. Banyak peristiwa di sekitar kita yang berkaitan dengan ikatan kimia. Salah satu contohnya adalah magnet yang didekatkan pada air.

Peristiwa tersebut erat kaitannya dengan ikatan kimia. Ikatan kimia terbentuk antar atom atau antar molekul untuk mencapai kestabilan dengan susunan elektron terluar seperti gas mulia.

Berdasarkan proses pembentukannya, ikatan kimia terbagi menjadi 3 jenis ikatan, yaitu ikatan ionik, ikatan kovalen, dan ikatan logam.

Untuk memudahkan kalian memahami ikatan kimia, berikut latihan soal terkait materi ikatan kimia.

Yuk kita bahas Pendalaman materi ikatan kimia!!

(Baca juga Ringkasan Materi Ikatan Kimia)

1. Pasangan unsur-unsur dari golongan berikut yang dapat membentuk ikatan ion adalah unsur dari golongan …
a. I A dengan VIII A
b. II A dengan VII A
c. III A dengan VI A
d. I A dengan II A
e. VI A dengan VII A

Jawaban: b
Pembahasan:
Ikatan ionik (disebut juga ikatan elektrovalen) terjadi karena adanya gaya elektrostatis antara logam dan nonlogam yang melakukan serah terima elekron.

Gaya elektrostatis = gaya tarik menarik/gaya tolak menolak.

Unsur logam memiliki energi ionisasi kecil sehingga cenderung menyerahkan elektron, sedangkan unsur nonlogam memiliki afinitas elektron yang besar sehingga cenderung menerima elektron.

Bagaimana cara mengetahui suatu unsur termasuk logam ataukah nonlogam?

Mudahnya kalian lihat pada tabel periodik berikut.

Golongan I A (kecuali hidrogen) dan II A termasuk unsur logam. Sedangkan golongan III-VIII A merupakan unsur nonlogam. Unsur-unsur golongan VIII A (gas mulia) hampir tidak membentuk ikatan dengan atom lain karena tidak reaktif (sudah stabil).

Jadi, jawaban yang paling tepat adalah (b) II A dengan VII A.

2. Pasangan senyawa berikut ini yang memiliki ikatan kovalen polar adalah …
a. H2 dan Cl2
b. HCl dan H2O
c. CO2 dan O2
d. H2O dan CO2
e. Cl2 dan HCl

Jawaban: b
Pembahasan:
Ikatan kovalen terbentuk karena adanya pemakaian elektron secara bersama-sama. Ikatan kovalen terjadi antara atom-atom yang bersifat elektronegatif atau antar atom unsur nonlogam.

Berdasarkan jenisnya, ikatan kovalen dibagi menjadi dua yaitu ikatan kovalen nonpolar dan ikatan kovalen polar.

1. Kovalen nonpolar

Ciri-ciri:

  • Tidak dapat terionisasi (tidak terurai menjadi kation dan anion).
  • Tidak memiliki pasangan elektron bebas (PEB = 0). Misalnya: CO2, CH4, CS2.
  • Terjadi antara dua atom nonlogam yang sejenis. Misalnya: H2, O2, N2, F2, Cl2, Br2.
  • Bentuk molekulnya simetris.

2. Kovalen polar

Ciri-ciri:

  • Dapat terionisasi (terurai menjadi kation dan anion).
  • Ada pasangan elektron bebas (PEB).
  • Terjadi antara dua atom nonlogam tak sejenis.
  • Bentuk molekulnya asimetris.

Pada senyawa HCl terdapat gaya tarik asimetris atau cenderung ke satu sisi yaitu ke arah Cl. Mengapa? Karena keelektronegatifan Cl lebih besar daripada keelektronegatifan H.

Kepolaran HCl juga ditandai dengan terionisasinya HCl menjadi ion-ionnya.

HCl → H+ + Cl-

Sementara itu, H2O juga bersifat polar karena memiliki pasangan elektron bebas (PEB). Perhatikan struktur Lewis berikut.

Pendalaman materi ikatan kimia

Jadi, jawaban yang tepat adalah (b) HCl dan H2O.

3. Rumus kimia asam fosfat adalah H3PO4. Jumlah dan jenis ikatan kimia yang terdapat dalam struktur H3PO4 adalah …
(Nomor atom: H=1, P=15, dan O=16)
a. 6 ikatan kovalen tunggal dan 1 ikatan rangkap dua.
b. 3 ikatan kovalen tunggal dan 1 ikatan kovalen koordinasi.
c. 6 ikatan kovalen tunggal dan 1 ikatan kovalen koordinasi.
d. 2 ikatan kovalen tunggal, 2 ikatan kovalen rangkap dua, dan 2 ikatan kovalen koordinasi.
e. 2 ikatan kovalen tunggal, 3 ikatan kovalen rangkap dua, dan 1 ikatan kovalen koordinasi.

Jawaban: c
Pembahasan:
Senyawa asam fosfat terdiri dari atom H, P, dan O yang merupakan unsur nonlogam. Jenis ikatan antaratom nonlogam adalah ikatan kovalen.

Berdasarkan bentuk ikatannya, ikatan kovalen terdiri dari 4 macam, antara lain sebagai berikut.

1. Ikatan kovalen tunggal

Terbentuk karena penggunaan sepasang elektron secara bersamaan antar atom nonlogam.

2. Ikatan kovalen rangkap dua

Terbentuk karena penggunaan bersama dua pasang elektron.

3. Ikatan kovalen rangkap tiga

Terbentuk karena penggunaan bersama tiga pasang elektron.

4. Ikatan kovalen koordinasi

Terbentuk karena penggunaan pasangan elektron secara bersama, namun pasangan elektron hanya berasal dari salah satu unsur, sedangkan unsur yang lain tidak mempunyai elektron.

Pada lambang Lewis, ikatan kovalen koordinasi ditandai dengan anak panah (→).

Langkah penyelesaian Soal

Untuk menyelesaikan soal Pendalaman materi ikatan kimia tersebut, berikut diuraikan langkah-langkah pengerjaan secara rinci.

1. Menentukan konfigurasi elektron masing-masing atom.

H: 1, ev=1
P: 2, 8, 5, ev=5
O: 2,8,6, ev=6
*) ev adalah singkatan dari elektron valensi/elektron terluar.

2. Menggambar struktur Lewis.

Langkah-langkah menggambarkan struktur Lewis sebagai berikut.

  1. Menghitung elektron valensi atom, untuk ion perlu ditambahkan elektron ke setiap muatan negatif atau elektron dikurangi untuk muatan positif.
  2. Menempatkan satu pasang elektron dalam setiap ikatan.
  3. Melengkapi bentuk oktet dari ikatan atom ke atom pusat (untuk hidrogen menggunankan bentuk duplet).
  4. Sisa elektron ditempatkan pada atom pusat.
  5. Jika atom pusat belum memenuhi aturan oktet, dapat dilakukan pengaturan kembali dengan membentuk ikatan rangkap 2, 3 atau kovalen koordinasi.

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, berikut struktur Lewis dari senyawa H3PO4.

Pendalaman materi ikatan kimia

Berdasarkan struktur Lewis tersebut, ikatan yang ditunjukkan oleh angka 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 merupakan ikatan kovalen tunggal. Adapun angka 7 menunjukkan ikatan kovalen koordinasi.

Jadi, jawaban yang sesuai adalah (c) 6 ikatan kovalen tunggal dan 1 ikatan kovalen koordinasi.

4. Salah satu penyebab terbentuknya ikatan logam adalah …
a. Eksitasi elektron
b. Delokalisasi elektron
c. Ikatan kovalen
d. Ikatan ionik
e. Ikatan kovalen koordinasi

Jawaban: b
Pembahasan:
Ikatan logam adalah ikatan yang terjadi antaratom unsur logam. Logam memiliki sedikit elektron valensi dan memiliki elektronegativitas yang rendah sehingga kulit terluar unsur logam relatif longgar (terdapat banyak tempat kosong). Hal tersebut mengakibatkan elektron valensi logam mengalami delokalisasi, yaitu keadaan elektron yang tidak menetap pada satu posisi dan selalu berpindah dari satu atom ke atom lain.

Delokalisasi elektron disebut juga konduksi elektron.

Elektron valensi yang mengalami delokalisasi akan membentuk suatu awan lautan elektron yang menyelimuti ion-ion positif logam di dalamnya. Interaksi antara awan lautan elektron yang bermuatan negatif dan ion positif atom logam akan membentuk ikatan logam.

Jadi, jawaban yang benar adalah (b) delokalisasi elektron.

5. Suatu senyawa mempunyai sifat sebagai berikut:
1. Mudah larut dalam air,
2. Dapat menghantarkan listrik dalam fase larutan, dan
3. Titik didih dan titik leleh tinggi.
Jenis ikatan yang terdapat dalam senyawa tersebut adalah …
a. Kovalen non polar
b. Logam
c. Hidrogen
d. Kovalen polar
e. Ion

Jawaban: e
Pembahasan:
Sifat dari suatu senyawa diuraikan dalam tabel berikut.

Pendalaman materi ikatan kimiaBerdasarkan sifat-sifat tersebut, jawaban yang benar adalah (e) Ion.

Nah, gimana? Mudah bukan? Pada dasarnya, unsur logam dan nonlogam berikatan membentuk ikatan ion, sesama nonlogam berikatan kovalen, sedangkan sesama logam membentuk ikatan logam.

Sekian ya pembahasan mengenai PENDALAMAN MATERI IKATAN KIMIA: Latihan Soal dan Pembahasan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian, terimakasih.

Sumber featured images https://pixabay.com/id/photos/tali-laut-barcelona-port-suaka-1314964/

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.