Berkenalan dengan Gas Mulia

Berkenalan Dengan Gas Mulia

Gas mulia adalah satu keluarga dari unsur kimia yang terdapat di golongan XVIII, letaknya ada di sebelah paling

Gas Discharge Lamp (Argon [Ar] + Mercury [Hg])
Gas Discharge Lamp (Argon [Ar] + Mercury [Hg]) (Photo credit: Heartlover1717)
kanan dari tabel periodik unsur kimia. Terdapat enam unsur kimia dalam golongan keluarga gas mulia yaitu Helium (He), Neon (Ne), Argon (Ar), Krypton (Kr), Xenon (Xe) dan Radon (Rn). Semua unsur gas mulia mempunyai delapan elektron kecuali Helium yang hanya punya dua. Unsur-unsur gas mulia adalah unsur yang jarang bereaksi dengan unsur lainnya, jadi mereka bersifat non reaktif. Lalu bagaimana cerita mengenai
masing-masing unsur dalam keluarga ini?
Helium
Helium berasal dari kata dalam bahasa Latin, Helios. Namanya diberikan oleh Lockyear dan Frankland, dua orang kimiawan. Sejak awal ditemukan, mereka sudah tahu bahwa di dalam matahari banyak terkandung helium. Helium seringkali tidak berwarna dan tidak berbau selain itu juga merupakan gas yang paling banyak ditemukan di muka bumi setelah hidrogen. Helium ada di dalam balon gas, matahari, tabung udara penyelam, laser dan bahan bakar roket.
Krypton
Krypton ditemukan oleh ilmuwan bernama Ramsay dan Travers di bumi pada 1898. Ketika dalam dalam keadaan dingin dan padat, Krypton berwarna putih sementara dalam bentuk gas ia berwarna hijau dan jingga. Krypton dulu digunakan sebagai penentu panjang dari satu meter. Menurut ilmuwan, panjang satu meter didasarkan pada garis spektrum jingga merah dari Krypton isotop 86Kr. Krypton juga ada dalam laser dan lampu di rumah kita.
Neon
Neon ditemukan oleh penemu yang sama dengan Krypton dan di tahun yang sama juga. Dulu Neon dianggap sebagai unsur yang tidak menarik, namun menjadi jauh lebih menarik setelah dipadukan dengan listrik. Percobaannya dilakukan dengan menempatkan gas neon dalam satu tabung kaca dan mengalirinya dengan listrik kemudian Neon akan bersinar. Neon ada di dalam tabung TV, ia salah satu yang membuat TV bisa menyala. Argon
Argon baru ditemukan tahun 1894 oleh Lord Rayleigh dan Sir William Ramsey meskipun gas ini merupakan bagian dari atmosfer bumi. Alasannya terlambat ditemukan adalah karena teknologi yang belum memadai di masa sebelumnya. Argon dulu dianggap sebagai unsur yang tidak bisa dikombinasikan dengan unsur lain, namun ternyata Argon sangat berguna. Argon bisa ditemukan ketika kita melihat orang sedang mengelas besi, untuk kristal silikon dan ada di dalam lampu (ya, di dalam lampu tidak kosong tapi ada gas Argon).
Xenon
Xenon ditemukan oleh William Ramsay dan Morris Travers pada 12 Juli 1898, berdekatan dengan penemuan Neon dan Krypton. Nama Xenon berasal dari bahasa Yunani yang artinya orang asing. Rasio isotop Xenon adalah elemen penting untuk mempelajari sejarah awal sistem tata surya. Xenon bisa ditemukan dalam flash kamera dan merupakan salah satu bahan yang terkandung di dalam nuklir.
Radon
Radon adalah unsur yang tetap bertahan dalam bentuk gas di kondisi normal dan punya isotop radioaktif. Radon ditemukan oleh Friedrich Ernst Dorn pada 1900. Radon adalah unsur gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa. Ketika didinginkan di bawah suhu bekunya yaitu -710Celcius, Radon berubah dari warna kuning menjadi jingga kemerahan karena suhunya lebih rendah. Radon khususnya Radon-222 diklasifikasi sebagai zat karsinogenik.

 

Sumber:
http://www.chem4kids.com/files/elements/002_speak.html
http://www.chem4kids.com/files/elem_noblegas.html
http://www.chem4kids.com/files/elements/018_speak.html
http://www.chem4kids.com/files/elements/010_speak.html
http://www.chem4kids.com/files/elements/036_speak.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Xenon
http://en.wikipedia.org/wiki/Radon

One thought on “Berkenalan dengan Gas Mulia

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.