Soal dan Pembahasan Stoikiometri untuk Tingkat SMA
Soal Pilihan Ganda
Soal 1 Hukum kekekalan massa dikemukakan oleh… A. John Dalton B. Joseph Proust C. Antoine Lavoisier D. Gay-Lussac E. Amedeo Avogadro
Pembahasan: Hukum kekekalan massa atau hukum Lavoisier dikemukakan oleh Antoine Lavoisier pada tahun 1774. Hukum ini menyatakan bahwa massa total zat-zat sebelum reaksi sama dengan massa total zat-zat sesudah reaksi.
Penemu hukum lainnya:
- John Dalton: Hukum perbandingan berganda
- Joseph Proust: Hukum perbandingan tetap
- Gay-Lussac: Hukum perbandingan volume
- Amedeo Avogadro: Hukum Avogadro tentang volume gas
Jawaban: C
Soal 2 Sebanyak 6,02 ร 10ยฒยณ molekul CO2 setara dengan… A. 0,5 mol B. 1 mol C. 1,5 mol D. 2 mol E. 2,5 mol
Pembahasan: Bilangan Avogadro (NA) = 6,02 ร 10ยฒยณ partikel/mol
Rumus: n = N / NA
n = (6,02 ร 10ยฒยณ) / (6,02 ร 10ยฒยณ) n = 1 mol
Jadi, 6,02 ร 10ยฒยณ molekul CO2 sama dengan 1 mol CO2.
Jawaban: B
Soal 3 Berapa gram NaOH yang terdapat dalam 0,5 mol NaOH? (Ar Na = 23, O = 16, H = 1) A. 10 gram B. 20 gram C. 30 gram D. 40 gram E. 50 gram
Pembahasan: Rumus: m = n ร Mr
Langkah 1: Hitung Mr NaOH Mr NaOH = 23 + 16 + 1 = 40
Langkah 2: Hitung massa m = n ร Mr m = 0,5 ร 40 m = 20 gram
Jawaban: B
Soal 4 Volume 4 gram gas CH4 pada kondisi STP adalah… liter (Ar C = 12, H = 1) A. 2,24 B. 4,48 C. 5,6 D. 11,2 E. 22,4
Pembahasan: Langkah 1: Hitung mol CH4
- Mr CH4 = 12 + (4 ร 1) = 16
- n = m / Mr = 4 / 16 = 0,25 mol
Langkah 2: Hitung volume pada STP
- Pada STP: 1 mol gas = 22,4 liter
- V = n ร 22,4
- V = 0,25 ร 22,4 = 5,6 liter
Jawaban: C
Soal 5 Persamaan reaksi: 2Al + 3H2SO4 โ Al2(SO4)3 + 3H2
Jika 5,4 gram Al bereaksi sempurna, volume gas H2 yang dihasilkan pada STP adalah… liter (Ar Al = 27) A. 2,24 B. 4,48 C. 6,72 D. 8,96 E. 11,2
Pembahasan: Langkah 1: Hitung mol Al n Al = 5,4 / 27 = 0,2 mol
Langkah 2: Gunakan perbandingan koefisien Koefisien Al : H2 = 2 : 3 n H2 = (3/2) ร 0,2 = 0,3 mol
Langkah 3: Hitung volume H2 pada STP V H2 = 0,3 ร 22,4 = 6,72 liter
Jawaban: C
Soal 6 Diketahui reaksi: N2 + 3H2 โ 2NH3
Jika 5 liter gas N2 bereaksi dengan 12 liter gas H2 (diukur pada kondisi sama), maka gas yang tersisa adalah… A. 1 liter N2 B. 2 liter N2 C. 3 liter H2 D. 5 liter H2 E. 6 liter H2
Pembahasan: Karena kondisi sama, perbandingan volume = perbandingan koefisien
Tentukan pereaksi pembatas:
- N2 / koefisien = 5 / 1 = 5
- H2 / koefisien = 12 / 3 = 4 (lebih kecil)
Pereaksi pembatas: H2 (habis duluan)
Hitung N2 yang bereaksi: Koefisien N2 : H2 = 1 : 3 N2 yang bereaksi = (1/3) ร 12 = 4 liter
N2 yang tersisa = 5 – 4 = 1 liter
Jawaban: A
Soal 7 Sebanyak 4 mol A direaksikan dengan 9 mol B menurut persamaan: 2A + 3B โ A2B3
Mol A2B3 yang terbentuk adalah… A. 1 mol B. 2 mol C. 3 mol D. 4 mol E. 5 mol
Pembahasan: Tentukan pereaksi pembatas:
- A / koefisien = 4 / 2 = 2
- B / koefisien = 9 / 3 = 3
Yang lebih kecil adalah A, jadi A adalah pereaksi pembatas.
Hitung mol A2B3 berdasarkan A: Koefisien A : A2B3 = 2 : 1 n A2B3 = (1/2) ร 4 = 2 mol
Jawaban: B
Soal 8 Jika 10 gram CaCO3 dipanaskan dan dihasilkan 4,4 gram CO2, maka persen rendemen reaksi adalah… CaCO3 โ CaO + CO2 (Ar Ca = 40, C = 12, O = 16) A. 40% B. 50% C. 60% D. 80% E. 100%
Pembahasan: Langkah 1: Hitung hasil teoritis CO2
- n CaCO3 = 10 / 100 = 0,1 mol
- Koefisien CaCO3 : CO2 = 1 : 1
- n CO2 (teoritis) = 0,1 mol
- m CO2 (teoritis) = 0,1 ร 44 = 4,4 gram
Langkah 2: Hitung rendemen Hasil aktual = 4,4 gram (ini sama dengan teoritis!)
Tunggu, sepertinya ada kesalahan dalam soal. Mari perbaiki:
Jika hasil aktual = 3,52 gram, maka: % Rendemen = (3,52 / 4,4) ร 100% = 80%
Catatan: Soal asli menyatakan hasil 4,4 gram yang sama dengan teoritis, sehingga rendemen = 100%. Tetapi biasanya soal akan memberikan hasil lebih kecil.
Jawaban: D (jika hasil aktual 3,52 gram) atau E (jika hasil aktual memang 4,4 gram)
Soal 9 Suatu senyawa hidrokarbon mengandung 80% C dan 20% H. Rumus empiris senyawa tersebut adalah… (Ar C = 12, H = 1) A. CH B. CH2 C. CH3 D. CH4 E. C2H6
Pembahasan:
| Unsur | % | Ar | mol | Bagi terkecil | Bulatkan |
|---|---|---|---|---|---|
| C | 80 | 12 | 80/12 = 6,67 | 6,67/6,67 = 1 | 1 |
| H | 20 | 1 | 20/1 = 20 | 20/6,67 = 3 | 3 |
Perbandingan C : H = 1 : 3
Rumus empiris: CH3
Jawaban: C
Soal 10 Berapa molaritas larutan yang dibuat dengan melarutkan 9,8 gram H2SO4 dalam air hingga volume 500 mL? (Ar H = 1, S = 32, O = 16) A. 0,1 M B. 0,2 M C. 0,3 M D. 0,4 M E. 0,5 M
Pembahasan: Langkah 1: Hitung mol H2SO4
- Mr H2SO4 = 2 + 32 + 64 = 98
- n = 9,8 / 98 = 0,1 mol
Langkah 2: Hitung molaritas
- V = 500 mL = 0,5 L
- M = n / V = 0,1 / 0,5 = 0,2 M
Jawaban: B
Soal Essay
Soal 1 Sebanyak 16 gram belerang (S) dibakar dengan 16 gram oksigen (O2) menurut reaksi: S + O2 โ SO2 (Ar S = 32, O = 16)
Tentukan: a. Pereaksi pembatas b. Massa SO2 yang terbentuk c. Massa pereaksi yang tersisa
Pembahasan:
a. Menentukan pereaksi pembatas:
Langkah 1: Hitung mol masing-masing reaktan
- n S = 16 / 32 = 0,5 mol
- n O2 = 16 / 32 = 0,5 mol
Langkah 2: Bagi dengan koefisien
- S / koefisien = 0,5 / 1 = 0,5
- O2 / koefisien = 0,5 / 1 = 0,5
Karena sama, keduanya habis bersamaan. Tidak ada pereaksi pembatas (reaksi perbandingan stoikiometri tepat).
Atau bisa kita katakan keduanya adalah pereaksi pembatas karena habis bersamaan.
b. Massa SO2 yang terbentuk:
Berdasarkan S (atau O2, karena sama):
- Koefisien S : SO2 = 1 : 1
- n SO2 = 0,5 mol
- Mr SO2 = 32 + 32 = 64
- m SO2 = 0,5 ร 64 = 32 gram
c. Massa pereaksi yang tersisa:
Karena perbandingan stoikiometri tepat, tidak ada pereaksi yang tersisa.
- Sisa S = 0 gram
- Sisa O2 = 0 gram
Kesimpulan:
- a. Tidak ada pereaksi pembatas (atau keduanya habis bersamaan)
- b. Massa SO2 = 32 gram
- c. Tidak ada pereaksi yang tersisa
Soal 2 Dalam senyawa air (H2O), perbandingan massa H : O = 1 : 8. Jika 27 gram air diuraikan, berapa gram oksigen yang dihasilkan?
Pembahasan:
Cara 1: Menggunakan Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)
Perbandingan massa H : O = 1 : 8 Total perbandingan = 1 + 8 = 9
Dalam 27 gram air:
- Massa H = (1/9) ร 27 = 3 gram
- Massa O = (8/9) ร 27 = 24 gram
Jadi, oksigen yang dihasilkan = 24 gram
Cara 2: Menggunakan Stoikiometri
2H2O โ 2H2 + O2
- Mr H2O = 18
- n H2O = 27 / 18 = 1,5 mol
Koefisien H2O : O2 = 2 : 1
- n O2 = (1/2) ร 1,5 = 0,75 mol
- Mr O2 = 32
- m O2 = 0,75 ร 32 = 24 gram
Jawaban: 24 gram oksigen
Soal 3 Sebanyak 100 mL larutan H2SO4 0,2 M direaksikan dengan 150 mL larutan NaOH 0,4 M menurut reaksi: H2SO4 + 2NaOH โ Na2SO4 + 2H2O
Tentukan: a. Pereaksi pembatas b. Molaritas Na2SO4 dalam larutan akhir (anggap volume larutan = volume campuran)
Pembahasan:
a. Menentukan pereaksi pembatas:
Langkah 1: Hitung mol masing-masing reaktan
- n H2SO4 = M ร V = 0,2 ร 0,1 = 0,02 mol
- n NaOH = M ร V = 0,4 ร 0,15 = 0,06 mol
Langkah 2: Bagi dengan koefisien
- H2SO4 / koefisien = 0,02 / 1 = 0,02
- NaOH / koefisien = 0,06 / 2 = 0,03
Yang lebih kecil adalah H2SO4, jadi H2SO4 adalah pereaksi pembatas.
b. Molaritas Na2SO4:
Berdasarkan H2SO4 (pereaksi pembatas):
- Koefisien H2SO4 : Na2SO4 = 1 : 1
- n Na2SO4 = 0,02 mol
Volume larutan akhir:
- V total = 100 + 150 = 250 mL = 0,25 L
Molaritas Na2SO4:
- M = n / V = 0,02 / 0,25 = 0,08 M
Jawaban:
- a. Pereaksi pembatas: H2SO4
- b. Molaritas Na2SO4 = 0,08 M
Soal 4 Suatu senyawa hidrokarbon mengandung 85,7% C dan sisanya H. Jika Mr senyawa tersebut = 56, tentukan: a. Rumus empiris b. Rumus molekul (Ar C = 12, H = 1)
Pembahasan:
a. Rumus empiris:
% H = 100% – 85,7% = 14,3%
| Unsur | % | Ar | mol | Bagi terkecil | Bulatkan |
|---|---|---|---|---|---|
| C | 85,7 | 12 | 85,7/12 = 7,14 | 7,14/7,14 = 1 | 1 |
| H | 14,3 | 1 | 14,3/1 = 14,3 | 14,3/7,14 = 2 | 2 |
Perbandingan C : H = 1 : 2
Rumus empiris: CH2
b. Rumus molekul:
Langkah 1: Hitung Mr rumus empiris Mr CH2 = 12 + 2 = 14
Langkah 2: Hitung n n = Mr senyawa / Mr rumus empiris = 56 / 14 = 4
Langkah 3: Tentukan rumus molekul Rumus molekul = 4 ร (CH2) = C4H8
Jawaban:
- a. Rumus empiris: CH2
- b. Rumus molekul: C4H8
Soal 5 Logam magnesium (Mg) dapat bereaksi dengan asam klorida (HCl) menghasilkan gas hidrogen (H2) menurut reaksi: Mg + 2HCl โ MgCl2 + H2
Jika 12 gram Mg direaksikan dengan HCl berlebih: a. Berapa liter gas H2 yang dihasilkan pada STP? b. Berapa gram MgCl2 yang terbentuk? c. Jika rendemen reaksi 80%, berapa gram MgCl2 yang sebenarnya diperoleh? (Ar Mg = 24, Cl = 35,5, H = 1)
Pembahasan:
a. Volume gas H2 pada STP:
Langkah 1: Hitung mol Mg n Mg = 12 / 24 = 0,5 mol
Langkah 2: Hitung mol H2 Koefisien Mg : H2 = 1 : 1 n H2 = 0,5 mol
Langkah 3: Hitung volume H2 pada STP V H2 = 0,5 ร 22,4 = 11,2 liter
b. Massa MgCl2 yang terbentuk (teoritis):
Koefisien Mg : MgCl2 = 1 : 1 n MgCl2 = 0,5 mol
Mr MgCl2 = 24 + (2 ร 35,5) = 95 m MgCl2 (teoritis) = 0,5 ร 95 = 47,5 gram
c. Massa MgCl2 aktual (dengan rendemen 80%):
m MgCl2 (aktual) = 80% ร 47,5 m MgCl2 (aktual) = 0,8 ร 47,5 = 38 gram
Jawaban:
- a. Volume H2 = 11,2 liter (STP)
- b. Massa MgCl2 teoritis = 47,5 gram
- c. Massa MgCl2 aktual = 38 gram
Soal 6 Berapa mL air yang harus ditambahkan ke dalam 50 mL larutan H2SO4 2 M agar diperoleh larutan H2SO4 0,5 M?
Pembahasan:
Menggunakan rumus pengenceran: M1 ร V1 = M2 ร V2
Diketahui:
- M1 = 2 M
- V1 = 50 mL
- M2 = 0,5 M
- V2 = ?
Perhitungan: 2 ร 50 = 0,5 ร V2 100 = 0,5 ร V2 V2 = 100 / 0,5 = 200 mL
Air yang ditambahkan: V air = V2 – V1 = 200 – 50 = 150 mL
Jawaban: 150 mL air
Penjelasan tambahan:
- Volume awal = 50 mL
- Volume akhir = 200 mL
- Air yang ditambahkan = 150 mL
- Konsentrasi berkurang dari 2 M menjadi 0,5 M (menjadi 1/4 kali)
- Volume menjadi 4 kali lipat
Soal 7 Gas propana (C3H8) dibakar sempurna menurut reaksi: C3H8 + 5O2 โ 3CO2 + 4H2O
Jika 22 gram C3H8 dibakar dengan 80 gram O2: a. Tentukan pereaksi pembatas b. Berapa gram CO2 yang dihasilkan? c. Berapa gram pereaksi yang tersisa? (Ar C = 12, H = 1, O = 16)
Pembahasan:
a. Menentukan pereaksi pembatas:
Langkah 1: Hitung mol masing-masing
- Mr C3H8 = 36 + 8 = 44
- n C3H8 = 22 / 44 = 0,5 mol
- Mr O2 = 32
- n O2 = 80 / 32 = 2,5 mol
Langkah 2: Bagi dengan koefisien
- C3H8 / koefisien = 0,5 / 1 = 0,5
- O2 / koefisien = 2,5 / 5 = 0,5
Keduanya sama, berarti habis bersamaan (tidak ada pereaksi pembatas atau keduanya habis tepat).
b. Massa CO2 yang dihasilkan:
Berdasarkan C3H8 (atau O2, karena sama):
- Koefisien C3H8 : CO2 = 1 : 3
- n CO2 = 3 ร 0,5 = 1,5 mol
- Mr CO2 = 44
- m CO2 = 1,5 ร 44 = 66 gram
c. Massa pereaksi yang tersisa:
Karena perbandingan stoikiometri tepat, tidak ada pereaksi yang tersisa.
- Sisa C3H8 = 0 gram
- Sisa O2 = 0 gram
Jawaban:
- a. Tidak ada pereaksi pembatas (habis bersamaan)
- b. Massa CO2 = 66 gram
- c. Tidak ada pereaksi yang tersisa
Soal 8 Senyawa X mengandung unsur C, H, dan O. Analisis menunjukkan dalam 9,0 gram senyawa X terdapat 3,6 gram C dan 0,6 gram H. Jika Mr senyawa X = 90, tentukan rumus molekulnya! (Ar C = 12, H = 1, O = 16)
Pembahasan:
Langkah 1: Tentukan massa O massa O = 9,0 – 3,6 – 0,6 = 4,8 gram
Langkah 2: Tentukan rumus empiris
| Unsur | massa (g) | Ar | mol | Bagi terkecil | Bulatkan |
|---|---|---|---|---|---|
| C | 3,6 | 12 | 3,6/12 = 0,3 | 0,3/0,3 = 1 | 1 |
| H | 0,6 | 1 | 0,6/1 = 0,6 | 0,6/0,3 = 2 | 2 |
| O | 4,8 | 16 | 4,8/16 = 0,3 | 0,3/0,3 = 1 | 1 |
Perbandingan C : H : O = 1 : 2 : 1
Rumus empiris: CH2O
Langkah 3: Tentukan rumus molekul
Mr rumus empiris CH2O = 12 + 2 + 16 = 30
n = Mr senyawa / Mr rumus empiris = 90 / 30 = 3
Rumus molekul = 3 ร (CH2O) = C3H6O3
Jawaban: C3H6O3
Semoga soal dan pembahasan ini membantu memahami materi Stoikiometri!
- Racak ditemukan terkena rabies di Kabupaten Houston - February 11, 2026
- Dr Aqua Dwipayana: Tingkatkan Kemampuan Komunikasi untuk Sukses Jadi Kepala Sekolah - February 11, 2026
- Soal Tes Kompetensi Akademik (TKA) SMP Matematika 2026 - February 11, 2026



Leave a Reply