Soal dan Pembahasan Lengkap: Konfigurasi Elektron

pexels-photo-14314638.jpeg

Soal Pilihan Ganda

Soal 1

Konfigurasi elektron atom natrium (Na, Z=11) adalah… A. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² B. 1s² 2s² 2p⁶ 3s¹ C. 1s² 2s² 2p⁵ 3s² D. 1s² 2s² 2p⁶ 3p¹ E. 1s² 2s² 2p⁷

Pembahasan: Jawaban: B

Natrium memiliki 11 elektron. Pengisian mengikuti prinsip Aufbau:

  • 1s²: 2 elektron (total: 2)
  • 2s²: 2 elektron (total: 4)
  • 2p⁶: 6 elektron (total: 10)
  • 3s¹: 1 elektron (total: 11) ✓

Konfigurasi: 1s² 2s² 2p⁶ 3s¹ atau [Ne] 3s¹


Soal 2

Prinsip yang menyatakan bahwa dalam satu orbital maksimal dapat diisi 2 elektron dengan spin berlawanan adalah prinsip… A. Aufbau B. Hund C. Pauli D. Bohr E. Heisenberg

Pembahasan: Jawaban: C

Prinsip Eksklusi Pauli menyatakan bahwa tidak ada dua elektron dalam satu atom yang memiliki keempat bilangan kuantum yang sama. Konsekuensinya, setiap orbital maksimal berisi 2 elektron dengan spin berlawanan (↑↓).

  • Prinsip Aufbau: pengisian dari energi rendah ke tinggi
  • Aturan Hund: isi orbital satu-satu dengan spin paralel sebelum berpasangan

Soal 3

Diagram orbital yang benar untuk atom nitrogen (N, Z=7) pada subkulit 2p adalah…

A. 2p: [↑↓] [↑↓] [↑] B. 2p: [↑↓] [↑] [ ] C. 2p: [↑] [↑] [↑] D. 2p: [↑↓] [ ] [ ] E. 2p: [↑] [↑↓] [ ]

Pembahasan: Jawaban: C

Nitrogen memiliki konfigurasi: 1s² 2s² 2p³

Subkulit 2p memiliki 3 orbital dan 3 elektron. Menurut aturan Hund, elektron akan mengisi setiap orbital satu per satu dengan spin paralel sebelum berpasangan.

Diagram yang benar: [↑] [↑] [↑]

Ketiga elektron menempati orbital berbeda dengan spin yang sama (semua ↑).


Soal 4

Jumlah elektron maksimum yang dapat menempati subkulit d adalah… A. 2 B. 6 C. 10 D. 14 E. 18

Pembahasan: Jawaban: C

Subkulit d memiliki 5 orbital (dxy, dxz, dyz, dx²-y², dz²). Setiap orbital dapat menampung maksimal 2 elektron. Kapasitas maksimum subkulit d = 5 × 2 = 10 elektron

Contoh: 3d¹⁰ pada konfigurasi Zn


Soal 5

Konfigurasi elektron ion Mg²⁺ (Z=12) adalah… A. 1s² 2s² 2p⁶ 3s² B. 1s² 2s² 2p⁶ 3s¹ C. 1s² 2s² 2p⁶ D. 1s² 2s² 2p⁵ E. 1s² 2s² 2p⁴

Pembahasan: Jawaban: C

Atom Mg (12 elektron): 1s² 2s² 2p⁶ 3s²

Ion Mg²⁺ terbentuk dengan melepaskan 2 elektron dari kulit terluar (3s): Mg²⁺ (10 elektron): 1s² 2s² 2p⁶ atau [Ne]

Mg²⁺ memiliki konfigurasi yang sama dengan neon (isoelektronik), sangat stabil.


Soal 6

Unsur dengan nomor atom 17 terletak pada golongan dan periode… A. Golongan 7, periode 3 B. Golongan 17, periode 3 C. Golongan 7, periode 2 D. Golongan 17, periode 2 E. Golongan 3, periode 17

Pembahasan: Jawaban: B

Konfigurasi Z=17 (Klorin): 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁵ atau [Ne] 3s² 3p⁵

  • Kulit terluar: n=3 → Periode 3
  • Elektron valensi: 7 (2 dari 3s + 5 dari 3p) → Golongan 17 (halogen)

Soal 7

Konfigurasi elektron yang TIDAK mungkin adalah… A. 1s² 2s² 2p⁶ B. 1s² 2s² 2p⁷ C. 1s² 2s² 2p⁵ D. 1s² 2s¹ E. 1s¹

Pembahasan: Jawaban: B

Subkulit 2p hanya memiliki 3 orbital, sehingga kapasitas maksimalnya adalah 6 elektron (3 orbital × 2 elektron).

Konfigurasi 2p⁷ tidak mungkin karena melebihi kapasitas maksimum.

Konfigurasi lain semua mungkin:

  • A: Ne (neon)
  • C: F (fluorin)
  • D: Li dalam keadaan tereksitasi
  • E: H (hidrogen)

Soal 8

Konfigurasi elektron atom kromium (Cr, Z=24) adalah… A. [Ar] 4s² 3d⁴ B. [Ar] 4s¹ 3d⁵ C. [Ar] 4s² 3d⁵ D. [Ar] 4s¹ 3d⁴ E. [Ar] 3d⁶

Pembahasan: Jawaban: B

Kromium adalah salah satu pengecualian dalam konfigurasi elektron.

Prediksi (salah): [Ar] 4s² 3d⁴ Kenyataan (benar): [Ar] 4s¹ 3d⁵

Alasan: Konfigurasi 3d⁵ (setengah penuh) lebih stabil. Satu elektron dari 4s berpindah ke 3d untuk mencapai kestabilan ekstra dari subkulit d yang setengah penuh.


Soal 9

Atom yang memiliki 3 elektron tidak berpasangan adalah… A. O (Z=8) B. N (Z=7) C. F (Z=9) D. Ne (Z=10) E. C (Z=6)

Pembahasan: Jawaban: B

Mari kita lihat konfigurasi dan diagram orbital subkulit terluar:

N (Z=7): 1s² 2s² 2p³ 2p: [↑] [↑] [↑] → 3 elektron tidak berpasangan

Baca Juga  Dasar Dasar Struktur Atom II

O (Z=8): 1s² 2s² 2p⁴ 2p: [↑↓] [↑] [↑] → 2 elektron tidak berpasangan

F (Z=9): 1s² 2s² 2p⁵ 2p: [↑↓] [↑↓] [↑] → 1 elektron tidak berpasangan

Ne (Z=10): 1s² 2s² 2p⁶ 2p: [↑↓] [↑↓] [↑↓] → 0 elektron tidak berpasangan

C (Z=6): 1s² 2s² 2p² 2p: [↑] [↑] [ ] → 2 elektron tidak berpasangan


Soal 10

Ion yang memiliki konfigurasi elektron sama dengan atom argon (Ar) adalah… A. Na⁺ dan Cl⁻ B. K⁺ dan Cl⁻ C. Ca²⁺ dan S²⁻ D. Mg²⁺ dan F⁻ E. Al³⁺ dan O²⁻

Pembahasan: Jawaban: B

Argon (Ar, Z=18): 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ (18 elektron)

Mari kita cek setiap pilihan:

K⁺: K (Z=19) kehilangan 1e → 18 elektron ✓ Cl⁻: Cl (Z=17) menerima 1e → 18 elektron ✓

Kedua ion ini isoelektronik dengan Ar.

Pilihan lain:

  • A: Na⁺ (10e), Cl⁻ (18e) → tidak sama
  • C: Ca²⁺ (18e), S²⁻ (18e) → keduanya 18e tetapi pertanyaan meminta pasangan, pilihan B lebih jelas
  • D: Mg²⁺ (10e), F⁻ (10e) → isoelektronik dengan Ne, bukan Ar
  • E: Al³⁺ (10e), O²⁻ (10e) → isoelektronik dengan Ne, bukan Ar

Soal 11

Jumlah elektron valensi atom belerang (S, Z=16) adalah… A. 2 B. 4 C. 6 D. 8 E. 16

Pembahasan: Jawaban: C

Konfigurasi S (Z=16): 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁴ atau [Ne] 3s² 3p⁴

Elektron valensi = elektron pada kulit terluar (n=3) = elektron di 3s + 3p = 2 + 4 = 6 elektron

S berada di golongan 16 (kalkogen) yang memiliki 6 elektron valensi.


Soal 12

Unsur dengan konfigurasi elektron [Ar] 4s² 3d⁶ adalah… A. Kromium (Z=24) B. Mangan (Z=25) C. Besi (Z=26) D. Kobalt (Z=27) E. Nikel (Z=28)

Pembahasan: Jawaban: C

Hitung jumlah elektron: [Ar] = 18 elektron 4s² = 2 elektron 3d⁶ = 6 elektron Total = 18 + 2 + 6 = 26 elektron

Nomor atom 26 adalah Besi (Fe).

Konfigurasi unsur lain:

  • Cr (24): [Ar] 4s¹ 3d⁵ (pengecualian)
  • Mn (25): [Ar] 4s² 3d⁵
  • Co (27): [Ar] 4s² 3d⁷
  • Ni (28): [Ar] 4s² 3d⁸

Soal 13

Konfigurasi elektron ion Fe³⁺ (Z=26) adalah… A. [Ar] 4s² 3d³ B. [Ar] 4s¹ 3d⁴ C. [Ar] 3d⁵ D. [Ar] 4s² 3d¹ E. [Ar] 3d³

Pembahasan: Jawaban: C

Atom Fe (26 elektron): [Ar] 4s² 3d⁶

Untuk membentuk Fe³⁺, lepaskan 3 elektron:

  • Lepas 2 elektron dari 4s terlebih dahulu
  • Lepas 1 elektron dari 3d

Fe³⁺ (23 elektron): [Ar] 3d⁵

Catatan: Fe³⁺ sangat stabil karena 3d⁵ adalah konfigurasi setengah penuh.

Diagram orbital 3d: [↑] [↑] [↑] [↑] [↑]


Soal 14

Unsur yang terletak pada periode 3 dan golongan 15 memiliki konfigurasi elektron… A. [Ne] 3s² 3p³ B. [Ne] 3s² 3p⁵ C. [He] 2s² 2p³ D. [Ar] 4s² 3d³ E. [Ne] 3s¹

Pembahasan: Jawaban: A

  • Periode 3 → kulit terluar n=3
  • Golongan 15 → elektron valensi = 5

Elektron valensi 5 pada kulit n=3 tersusun: 3s² 3p³

Konfigurasi lengkap: [Ne] 3s² 3p³

Unsur ini adalah Fosfor (P, Z=15).


Soal 15

Atom yang bersifat paramagnetik adalah… A. He (Z=2) B. Ne (Z=10) C. O (Z=8) D. Ar (Z=18) E. Zn²⁺ (Z=30)

Pembahasan: Jawaban: C

Paramagnetik: memiliki elektron tidak berpasangan, tertarik medan magnet Diamagnetik: semua elektron berpasangan, sedikit ditolak medan magnet

Mari kita cek:

He (Z=2): 1s²

  • Semua berpasangan → diamagnetik

Ne (Z=10): 1s² 2s² 2p⁶

  • Semua berpasangan → diamagnetik

O (Z=8): 1s² 2s² 2p⁴

  • 2p: [↑↓] [↑] [↑] → 2 elektron tidak berpasanganparamagnetik

Ar (Z=18): [Ne] 3s² 3p⁶

  • Semua berpasangan → diamagnetik

Zn²⁺: [Ar] 3d¹⁰

  • Semua berpasangan → diamagnetik

Soal Esai

Soal 1

Jelaskan tiga prinsip pengisian elektron (Aufbau, Pauli, dan Hund) dan berikan contoh penerapannya pada atom oksigen (O, Z=8)!

Pembahasan:

1. Prinsip Aufbau

Pengertian: Elektron mengisi orbital dimulai dari tingkat energi terendah ke tingkat energi lebih tinggi.

Penerapan pada O (8 elektron): Urutan pengisian: 1s → 2s → 2p

  • 1s²: 2 elektron (energi terendah)
  • 2s²: 2 elektron
  • 2p⁴: 4 elektron
Baca Juga  Materi Logam dan Pengolahannya

Konfigurasi O: 1s² 2s² 2p⁴

2. Prinsip Eksklusi Pauli

Pengertian: Setiap orbital maksimal dapat diisi 2 elektron dengan spin berlawanan. Tidak ada dua elektron yang memiliki keempat bilangan kuantum yang sama.

Penerapan pada O:

  • Orbital 1s: [↑↓] (2 elektron dengan spin berlawanan)
  • Orbital 2s: [↑↓] (2 elektron dengan spin berlawanan)
  • Orbital 2p: elektron berpasangan juga memiliki spin berlawanan

3. Aturan Hund

Pengertian: Elektron akan mengisi orbital-orbital dalam subkulit yang sama satu per satu dengan spin paralel sebelum berpasangan.

Penerapan pada O (2p⁴):

Subkulit 2p memiliki 3 orbital dan 4 elektron.

Pengisian yang benar (sesuai Hund):

2p: [↑↓] [↑] [↑]

Penjelasan:

  • Elektron 1, 2, 3 mengisi ketiga orbital 2p masing-masing satu (semua spin ↑)
  • Elektron ke-4 berpasangan dengan elektron pertama (spin ↓)
  • Hasilnya: 1 orbital penuh, 2 orbital berisi 1 elektron

Pengisian yang salah (melanggar Hund):

2p: [↑↓] [↑↓] [ ]

Ini salah karena elektron berpasangan padahal masih ada orbital kosong.

Kesimpulan: Ketiga prinsip ini bekerja bersama untuk menghasilkan konfigurasi elektron yang paling stabil dengan energi minimum. Oksigen memiliki 2 elektron tidak berpasangan, sehingga bersifat paramagnetik.


Soal 2

Mengapa kromium (Cr, Z=24) dan tembaga (Cu, Z=29) memiliki konfigurasi elektron yang berbeda dari yang diharapkan? Jelaskan dengan diagram orbital!

Pembahasan:

KROMIUM (Cr, Z=24)

Prediksi (salah): [Ar] 4s² 3d⁴ Kenyataan (benar): [Ar] 4s¹ 3d⁵

Alasan: Konfigurasi 3d⁵ (setengah penuh) memiliki kestabilan ekstra karena:

  1. Simetri elektron: Distribusi muatan lebih seragam
  2. Energi pertukaran: Interaksi menguntungkan antara elektron dengan spin paralel
  3. Energi tolakan minimum: Elektron tersebar optimal di 5 orbital

Satu elektron dari 4s “berpindah” ke 3d untuk mencapai konfigurasi yang lebih stabil.

Diagram Orbital:

Prediksi (kurang stabil):

4s: [↑↓]
3d: [↑] [↑] [↑] [↑] [ ]

Kenyataan (lebih stabil):

4s: [↑]
3d: [↑] [↑] [↑] [↑] [↑]  ← Setengah penuh!

TEMBAGA (Cu, Z=29)

Prediksi (salah): [Ar] 4s² 3d⁹ Kenyataan (benar): [Ar] 4s¹ 3d¹⁰

Alasan: Konfigurasi 3d¹⁰ (penuh) sangat stabil karena:

  1. Subkulit penuh: Energi minimum
  2. Tidak ada elektron tidak berpasangan: Lebih stabil
  3. Simetri sempurna: Distribusi muatan optimal

Satu elektron dari 4s “berpindah” ke 3d untuk melengkapi subkulit 3d.

Diagram Orbital:

Prediksi (kurang stabil):

4s: [↑↓]
3d: [↑↓] [↑↓] [↑↓] [↑↓] [↑]

Kenyataan (lebih stabil):

4s: [↑]
3d: [↑↓] [↑↓] [↑↓] [↑↓] [↑↓]  ← Penuh!

Pola Umum:

  • Subkulit setengah penuh (d⁵, f⁷): Sangat stabil
  • Subkulit penuh (d¹⁰, f¹⁴): Sangat stabil

Pengecualian serupa terjadi pada:

  • Mo (Z=42): [Kr] 5s¹ 4d⁵ (analog Cr)
  • Ag (Z=47): [Kr] 5s¹ 4d¹⁰ (analog Cu)
  • Au (Z=79): [Xe] 6s¹ 4f¹⁴ 5d¹⁰ (analog Cu)

Soal 3

Tentukan konfigurasi elektron, jumlah elektron valensi, golongan, dan periode untuk: a) Al (Z=13) b) S (Z=16) c) Ca (Z=20)

Pembahasan:

a) Aluminium (Al, Z=13)

Konfigurasi Elektron:

  • Lengkap: 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p¹
  • Singkat: [Ne] 3s² 3p¹
  • Notasi kulit: 2, 8, 3

Jumlah Elektron Valensi: Elektron pada kulit terluar (n=3): = 3s² + 3p¹ = 2 + 1 = 3 elektron valensi

Golongan: 13 (golongan boron)

  • Karena memiliki 3 elektron valensi

Periode: 3

  • Karena kulit terluar adalah n=3

Sifat:

  • Logam, konduktor yang baik
  • Mudah melepas 3 elektron membentuk Al³⁺
  • Al³⁺ memiliki konfigurasi [Ne] (sangat stabil)

b) Belerang (S, Z=16)

Konfigurasi Elektron:

  • Lengkap: 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁴
  • Singkat: [Ne] 3s² 3p⁴
  • Notasi kulit: 2, 8, 6

Diagram Orbital 3p:

3p: [↑↓] [↑] [↑]

(2 elektron tidak berpasangan)

Jumlah Elektron Valensi: Elektron pada kulit terluar (n=3): = 3s² + 3p⁴ = 2 + 4 = 6 elektron valensi

Golongan: 16 (kalkogen)

  • Karena memiliki 6 elektron valensi

Periode: 3

  • Karena kulit terluar adalah n=3

Sifat:

  • Non-logam
  • Mudah menerima 2 elektron membentuk S²⁻
  • S²⁻ memiliki konfigurasi [Ar] (sangat stabil, oktet)

c) Kalsium (Ca, Z=20)

Konfigurasi Elektron:

  • Lengkap: 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s²
  • Singkat: [Ar] 4s²
  • Notasi kulit: 2, 8, 8, 2

Jumlah Elektron Valensi: Elektron pada kulit terluar (n=4): = 4s² = 2 elektron valensi

Golongan: 2 (alkali tanah)

  • Karena memiliki 2 elektron valensi
Baca Juga  Ujian Mekanisme Kimia Organik SP 2011

Periode: 4

  • Karena kulit terluar adalah n=4

Sifat:

  • Logam alkali tanah
  • Sangat reaktif
  • Mudah melepas 2 elektron membentuk Ca²⁺
  • Ca²⁺ memiliki konfigurasi [Ar] (sangat stabil)
  • Penting untuk tulang dan gigi

Ringkasan:

UnsurKonfigurasiElektron ValensiGolonganPeriode
Al[Ne] 3s² 3p¹3133
S[Ne] 3s² 3p⁴6163
Ca[Ar] 4s²224

Soal Perhitungan

Soal 1

Atom X memiliki konfigurasi elektron 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁵. Tentukan: a) Nomor atom X b) Jumlah elektron valensi c) Golongan dan periode d) Ion yang paling mungkin terbentuk

Pembahasan:

a) Nomor Atom Hitung total elektron:

  • 1s²: 2 elektron
  • 2s²: 2 elektron
  • 2p⁶: 6 elektron
  • 3s²: 2 elektron
  • 3p⁵: 5 elektron Total = 2 + 2 + 6 + 2 + 5 = 17 elektron

Nomor atom = jumlah elektron = 17 (Klorin, Cl)

b) Jumlah Elektron Valensi Elektron valensi = elektron pada kulit terluar (n=3) = 3s² + 3p⁵ = 2 + 5 = 7 elektron valensi

c) Golongan dan Periode

  • Golongan: 17 (halogen) – karena 7 elektron valensi
  • Periode: 3 – karena kulit terluar n=3

d) Ion yang Paling Mungkin Terbentuk Cl memiliki 7 elektron valensi, butuh 1 elektron lagi untuk mencapai oktet (8 elektron).

Ion yang terbentuk: Cl⁻

Cl + e⁻ → Cl⁻

Konfigurasi Cl⁻: 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ atau [Ar]

Cl⁻ sangat stabil karena memiliki konfigurasi seperti argon (gas mulia).


Soal 2

Ion Y²⁺ memiliki konfigurasi elektron [Ar]. Tentukan: a) Nomor atom Y b) Konfigurasi elektron atom Y c) Notasi kulit atom Y

Pembahasan:

a) Nomor Atom Y Ion Y²⁺ memiliki konfigurasi [Ar] Argon memiliki 18 elektron

Y²⁺ memiliki 18 elektron (setelah melepas 2 elektron) Atom Y netral memiliki 18 + 2 = 20 elektron

Nomor atom Y = 20 (Kalsium, Ca)

b) Konfigurasi Elektron Atom Y Atom Ca (20 elektron):

  • Lengkap: 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s²
  • Singkat: [Ar] 4s²

c) Notasi Kulit Atom Y

  • Kulit K (n=1): 2 elektron
  • Kulit L (n=2): 8 elektron (2 + 6)
  • Kulit M (n=3): 8 elektron (2 + 6)
  • Kulit N (n=4): 2 elektron

Notasi kulit: 2, 8, 8, 2

Proses Pembentukan Ion: Ca → Ca²⁺ + 2e⁻ [Ar] 4s² → [Ar]

Kehilangan 2 elektron dari 4s, menghasilkan konfigurasi seperti Ar yang sangat stabil.


Soal 3

Berapa jumlah elektron tidak berpasangan pada atom-atom berikut: a) C (Z=6) b) O (Z=8) c) Fe (Z=26)

Pembahasan:

a) Karbon (C, Z=6) Konfigurasi: 1s² 2s² 2p²

Diagram orbital 2p:

2p: [↑] [↑] [ ]

Jumlah elektron tidak berpasangan: 2


b) Oksigen (O, Z=8) Konfigurasi: 1s² 2s² 2p⁴

Diagram orbital 2p:

2p: [↑↓] [↑] [↑]

Jumlah elektron tidak berpasangan: 2


c) Besi (Fe, Z=26) Konfigurasi: [Ar] 4s² 3d⁶

Diagram orbital:

4s: [↑↓]
3d: [↑↓] [↑] [↑] [↑] [↑]

Penjelasan pengisian 3d:

  • Orbital 1: elektron 1 dan 2 berpasangan [↑↓]
  • Orbital 2: elektron 3 [↑]
  • Orbital 3: elektron 4 [↑]
  • Orbital 4: elektron 5 [↑]
  • Orbital 5: elektron 6 [↑]

Jumlah elektron tidak berpasangan: 4

Fe bersifat paramagnetik dan dapat dimagnetkan karena memiliki banyak elektron tidak berpasangan.


Ringkasan:

AtomElektron Tidak BerpasanganSifat Magnetik
C2Paramagnetik
O2Paramagnetik
Fe4Paramagnetik (ferromagnetik)

Atom dengan lebih banyak elektron tidak berpasangan umumnya lebih kuat sifat paramagnetiknya. Fe bahkan bersifat ferromagnetik (dapat menjadi magnet permanen) karena memiliki 4 elektron tidak berpasangan.


unnamed Soal dan Pembahasan Lengkap: Konfigurasi Elektron