MBG Kini Menjangkau Anak Jalanan dan Lansia, SPPG Mulai Identifikasi

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Menjangkau Berbagai Kelompok

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini tidak hanya ditujukan untuk kelompok tertentu, tetapi juga mencakup berbagai lapisan masyarakat yang membutuhkan. Salah satu yang termasuk dalam penerima manfaat adalah anak jalanan dan kaum lansia. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dandan Hindayana, yang menegaskan bahwa anak putus sekolah maupun usia sekolah, termasuk anak jalanan usia sekolah, akan mendapatkan manfaat dari program ini.

Dandan menyampaikan pernyataannya kepada wartawan pada Sabtu, 6 Desember 2025. Ia menjelaskan bahwa saat ini Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah mengambil langkah proaktif dalam menjamin kebutuhan nutrisi anak-anak jalanan. Tahap awal yang dilakukan adalah identifikasi lokasi secara komprehensif untuk memetakan titik-titik permukiman atau tempat mangkal anak-anak tersebut.

Setelah data hunian ini terekam secara akurat dan tersusun rapi, SPPG akan menugaskan tenaga khusus yang terlatih, yaitu tenaga pengantar gizi, untuk memulai distribusi paket Makanan Bergizi (MBG). Proses terstruktur ini dirancang agar setiap anak jalanan yang terdata dapat menerima asupan gizi yang dibutuhkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

Peran Masyarakat dalam Distribusi MBG

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa perluasan program MBG akan melibatkan masyarakat, khususnya dalam mengantar makanan. “Kami melibatkan tenaga masyarakat untuk tenaga pengantar,” ujarnya. Model ini telah diterapkan sebagian pada program MBG untuk ibu hamil dan ibu menyusui. Berbeda dengan MBG untuk Lansia yang disalurkan oleh Kementerian Sosial.

“MBG untuk ibu hamil dan menyusui itu kan masyarakat yang mengantar dan nanti diberikan insentif,” tambah Nanik. Ia menambahkan bahwa pekerjaan MBG akan terus berkembang sesuai rencana. Sebab, Presiden Prabowo Subianto telah menyatakan bahwa perluasan MBG akan terus dilakukan.

Baca Juga  Warisi Disiplin Sang Ayah, Khabib Nurmagomedov Larang Muridnya Berlatih Setengah-Setengah

Penerima Manfaat yang Semakin Luas

Selain anak sekolah, ibu hamil dan menyusui, hingga lansia, pemerintah telah merencanakan akan memberikan MBG kepada guru swasta, ustadz, pesantren, dan kelompok-kelompok yang selama ini belum tersentuh. Bahkan, kader PKK dan Posyandu juga akan menjadi penerima manfaat.

Beberapa poin penting terkait perluasan program ini antara lain:

  • Pengembangan sistem distribusi yang lebih efisien dan luas, sehingga semua kelompok yang membutuhkan bisa mendapatkan akses.
  • Peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses distribusi, termasuk pemberian insentif bagi mereka yang terlibat.
  • Pemetaan wilayah dan data yang akurat untuk memastikan penyaluran MBG tepat sasaran.
  • Kolaborasi lintas instansi seperti Kementerian Sosial dan lembaga-lembaga lokal untuk memperkuat implementasi program.
  • Pengembangan edukasi dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan kesehatan makanan.


unnamed MBG Kini Menjangkau Anak Jalanan dan Lansia, SPPG Mulai Identifikasi