Posted on 2 Comments

Insinyur Kimia Gunakan Emas untuk Ciptakan Bahan Bakar yang Dapat Diperbarui

ImageRobert J. Davis dan Matius Neurock yang merupakan insinyur kimia dari Univertas Virginia telah menemukan cara untuk mengendalikan reaktivitas yang tinggi dari nano partikel emas dalam proses oksidasi alkohol di dalam air. Penelitian tersebut merupakan langkah pertama yang penting untuk membuka potensi dalam pengembangan bahan kimia yang dapat diperbaharui baru dengan menggunakan katalis logam.

Penelitian ilmiah tersebut suatu hari diharapkan sebagai dasar untuk menciptakan berbagai macam produk dari karbon yang dapat diperbarui, yang bertentangan dengan minyak bumi yang berbasis bahan kimia yang tidak dapat diperbarui seperti halnya pastik, bahan bakar, kosmetik, dan yang lainnya. Para peneliti dari Universitas Virginia tersebut juga telah menunjukkan bahwa emas memiliki kelembaban dan reaktivitas yang tingg ketika ditempatkan di air alkali. Merek juga telah mempelajari mekanisme untuk mengoksidasi etanol dan gliserol menjadi asam seperti halnya asam asetat dan asam gliserin, yang biasanya digunakan sebagai bahan aditif makanan dengan menggunakan emas dan platinum sebagai katalis. Continue reading Insinyur Kimia Gunakan Emas untuk Ciptakan Bahan Bakar yang Dapat Diperbarui

Posted on 2 Comments

Senyawa Turunan Alkana: Asam Karboksilat

Asam karboksilat atau disebut juga sebagai asam alkanoat adalah senyawa turunan alkana dengan gugus fungsi

English: Carboxylic acid structure Deutsch: Al...
English: Carboxylic acid structure Deutsch: Allgemeine Struktur der Carbonsäuren (Photo credit: Wikipedia)

–COOH dan rumus umum CnH2nO2. Asam karboksilat ini termasuk dalam golongan asam organik dan merupakan asam lemah. Secara IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry), penamaan asam karboksilat dilakukan dengan mengganti akhiran –a dari alkana menjadi –oat dan menambahkan awalan asam. Contohnya adalah alkana menjadi asam alkanoat, metana menjadi asam metanoat, dan butana menjadi asam butanoat. Secara umum, penamaan asam karboksilat didasarkan pada sumber alami asam tersebut. Contohnya adalah asam metanoat disebut sebagai asam formiat (asam format) atau asam semut. Hal ini dikarenakan asam metanoat ditemukan pada semut Formica rufa. Sedangkan contoh lain adalah asam butanoat yang disebut sebagai asam butirat karena ditemukan pada mentega (butter). Asam etanoat disebut sebagai asam asetat karena ditemukan pada cuka (asetum = cuka dalam bahasa Latin). Continue reading Senyawa Turunan Alkana: Asam Karboksilat

Posted on 3 Comments

Senyawa Turunan Alkana: Aldehid

Aldehid atau alkanal termasuk senyawa turunan alkana dengan gugus fungsi –CHO yang memiliki rumus umum CnH2nO. Aldehid memiliki gugus karbonil, yaitu ikatan rangkap

Català: Esquema de l'addició d'un nucleòfil a ...
Català: Esquema de l’addició d’un nucleòfil a un grup aldehid (Photo credit: Wikipedia)

pada ikatan antara karbon dan oksigen (C=O). Penamaan aldehid secara IUPAC umumnya dilakukan dengan mengganti akhiran –a nama alkana menjadi –al. Contohnya adalah CH2O disebut metanal dan C2H4O disebut etanal. Sedangkan berdasarkan penamaan sederhana, nama aldehid diturunkan dari nama asam karboksilat yang sesuai dengan mengganti akhiran –at menjadi aldehid tanpa kata asam. Contohnya adalah metanal (CH2O) yang asam karboksilatnya berupa asam format, diberi nama menjadi formaldehid. Demikian juga dengan asam asetat yang penamaannya menjadi asetaldehid, dan seterusnya.

Rumusan penentuan tata nama untuk senyawa aldehid didasarkan pada beberapa hal:

  1. Untuk rantai C yang tidak bercabang, nama aldehid diturunkan langsung dari nama alkana yang sesuai, dengan akhiran –a diganti –al seperti contoh di atas.
  2. Untuk rantai C yang bercabang, maka: Continue reading Senyawa Turunan Alkana: Aldehid