6 Tanaman Invasif yang Tak Pernah Mati Meski Dibakar

Tanaman Invasif yang Mampu Bangkit Setelah Kebakaran

Api sering dianggap sebagai alat efektif untuk membersihkan lahan dari tumbuhan liar. Namun, tidak semua tanaman mudah dikendalikan oleh api. Beberapa spesies justru memiliki strategi bertahan yang luar biasa, memungkinkan mereka muncul kembali setelah menghadapi kondisi paling ekstrem. Dari akar bawah tanah hingga biji yang tahan terhadap panas, mekanisme ini sering kali luput dari perhatian kita. Berikut adalah beberapa contoh tanaman invasif yang mampu bangkit pasca-kebakaran:

  1. Alang-alang (Imperata cylindrica)



    Alang-alang bukan sekadar rumput liar, melainkan pengendali lanskap di banyak wilayah tropis. Meskipun daunnya bisa terbakar habis, rimpang yang tersembunyi di bawah tanah tetap menyimpan energi hidup. Ketika hujan turun, tunas baru muncul secara bersamaan dan menutup permukaan tanah dengan cepat. Hal ini membuat tanaman lain kesulitan mendapatkan ruang tumbuh sejak awal. Akibatnya, alang-alang sering menciptakan “padang permanen” yang sulit dipulihkan menjadi hutan.

  2. Lantana (Lantana camara)

    AA1IjsRo 6 Tanaman Invasif yang Tak Pernah Mati Meski Dibakar

    Lantana dikenal karena bunga berwarna cerah yang menarik perhatian. Namun, di balik penampilannya yang menawan, tanaman ini memiliki kemampuan untuk bangkit secara agresif pasca-kebakaran. Pangkal batangnya sanggup bertahan dan memunculkan cabang baru dalam waktu relatif singkat. Semak lantana yang tumbuh rapat kemudian menghalangi pergerakan satwa dan manusia. Perlahan, struktur habitat pun berubah dan keanekaragaman tumbuhan lokal ikut tertekan.

  3. Kirinyuh (Chromolaena odorata)

    AA1Tv3zf 6 Tanaman Invasif yang Tak Pernah Mati Meski Dibakar

    Kirinyuh dikenal karena kemampuannya mengisi ruang kosong dengan kecepatan tinggi. Biji-bijinya tersebar luas dan siap berkecambah saat cahaya matahari kembali mendominasi lahan terbuka. Sisa batang yang masih hidup juga mempercepat kemunculan tunas baru. Di sisi lain, tanah bekas kebakaran menyediakan nutrisi melimpah yang dimanfaatkan kirinyuh untuk tumbuh maksimal. Akibatnya, tanaman ini sering muncul massal dan menutup lahan hanya dalam satu musim.

  4. Akasia (Acacia mangium dan kerabatnya)

    AA1Tv3zh 6 Tanaman Invasif yang Tak Pernah Mati Meski Dibakar

    Awalnya, akasia diperkenalkan untuk produksi kayu dan rehabilitasi lahan. Sayangnya, dalam kondisi tertentu, spesies ini berkembang tanpa kendali dan bersaing dengan vegetasi asli. Kulit bijinya yang keras justru “diaktifkan” oleh panas kebakaran, memicu perkecambahan serempak. Pertumbuhannya yang cepat membuat akasia unggul di lahan terbuka. Dalam jangka panjang, dominasi ini bisa mengubah komposisi hutan secara drastis.

  5. Mimosa pigra

    AA1TuU8w 6 Tanaman Invasif yang Tak Pernah Mati Meski Dibakar

    Mimosa pigra tumbuh subur di lahan basah dan terkenal susah dikendalikan. Tanaman ini menyimpan cadangan biji dalam jumlah besar yang siap tumbuh ketika kondisi berubah. Hilangnya tutupan vegetasi akibat kebakaran memberi mimosa akses penuh terhadap cahaya dan ruang. Dalam waktu singkat, semak berduri terbentuk dan sulit ditembus. Keberadaannya kerap mengganggu jalur air, habitat satwa, serta aktivitas manusia.

  6. Pakis resam (Dicranopteris linearis)

    AA1Tv8BC 6 Tanaman Invasif yang Tak Pernah Mati Meski Dibakar

    Pakis resam cenderung mendominasi lahan bekas kebakaran di wilayah tropis. Rimpangnya tahan panas dan mampu menyimpan cadangan energi dalam jumlah besar. Walau daunnya terbakar habis, pertumbuhan bisa kembali terjadi dengan cepat. Hamparan pakis yang tebal kemudian menutup cahaya matahari di permukaan tanah. Kondisi ini membuat bibit pohon sulit berkembang dan memperlambat pemulihan hutan alami.

Baca Juga  Tim Medis RSUD TCD Sigli Buka Pospol Kesehatan di Aceh Tamiang

Fenomena tanaman invasif yang mampu bangkit pascakebakaran menunjukkan bahwa alam tidak selalu bereaksi sesuai dugaan manusia. Tanpa pengelolaan yang tepat, lahan yang terbakar justru dapat berubah menjadi wilayah yang semakin dikuasai spesies agresif. Memahami karakter tanaman-tanaman ini menjadi langkah penting agar upaya pemulihan ekosistem tidak berakhir sia-sia.

unnamed 6 Tanaman Invasif yang Tak Pernah Mati Meski Dibakar