Uji Organoleptik SPPG Cinere untuk Setiap Menu MBG, Apa Manfaatnya?
Pemenuhan Gizi di Sekolah Cinere: Uji Organoleptik untuk Menjamin Kualitas Makanan Bergizi Gratis
Di tengah upaya pemerintah dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan anak-anak, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cinere melakukan berbagai langkah inovatif untuk memastikan bahwa makanan bergizi gratis (MBG) yang diberikan kepada siswa tetap aman, layak konsumsi, dan sesuai dengan selera mereka.
Proses Uji Organoleptik yang Dilakukan
Salah satu metode yang digunakan oleh SPPG Cinere adalah uji organoleptik. Metode ini melibatkan para penerima MBG untuk menilai aroma, rasa, dan tampilan dari setiap menu yang disajikan. Afif Maulana Rivai, Kepala SPPG Cinere, menjelaskan bahwa setiap hari, tim SPPG menyediakan formulir yang harus diisi oleh pihak sekolah dan siswa.
“Setiap menu harian, kita membawa lembar form yang diberikan ke pihak sekolah,” kata Afif. “Mereka wajib mengisi sesuai dengan apa yang mereka rasakan, baunya seperti apa, rasanya bagaimana, kurang apa, dan sebagainya. Semua itu kita evaluasi.”
Dengan adanya proses ini, SPPG Cinere dapat memperbaiki kualitas makanan secara berkala dan memastikan bahwa setiap menu yang disajikan sesuai dengan kebutuhan gizi serta preferensi siswa.
Penyesuaian Menu Berdasarkan Preferensi Siswa
Selain uji organoleptik, SPPG Cinere juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk ahli gizi, puskesmas, dan pihak sekolah. Tujuannya adalah untuk mengetahui preferensi dan keinginan siswa agar menu MBG bisa lebih diterima oleh mereka.
“Kita selalu memonitor ke sekolah bersama ahli gizi dan puskesmas. Kita tanya ke siswa, kira-kira mereka sukanya apa, doyannya apa, dan inginnya seperti apa,” jelas Afif.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, tim ahli gizi SPPG Cinere kemudian melakukan perhitungan dan penyesuaian komposisi gizi dari setiap menu agar tetap sesuai dengan standar kebutuhan harian siswa.
Monitoring Langsung dan Evaluasi Harian
Selain itu, SPPG Cinere juga melakukan monitoring langsung setiap hari dengan melibatkan pihak sekolah. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua proses pemberian MBG berjalan lancar dan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan.
Afif menegaskan bahwa ini merupakan komitmen SPPG Cinere dalam menjaga kualitas dan keamanan MBG. Hasil evaluasi harian dari sekolah menjadi bahan perbaikan dan inovasi menu berikutnya.
Peran Guru dan Sekolah dalam Uji Organoleptik
Ahli gizi SPPG Cinere, Disha Nabilah, menambahkan bahwa uji organoleptik menjadi tahapan penting sebelum MBG dikonsumsi oleh siswa. Ia menekankan peran penting guru dan kepala sekolah dalam melakukan uji organoleptik sebelum makanan dibagikan ke siswa.
“Yang paling penting adalah peran guru dan kepala sekolah dalam melakukan uji organoleptik sebelum makanan dibagikan ke siswa,” ujar Disha.
Menurut dia, setiap MBG yang dikirim ke sekolah disertai sampel makanan dan formulir uji organoleptik agar pihak sekolah dapat melakukan pengecekan secara mandiri.
“Sampel ini dicicipi oleh pihak sekolah untuk memastikan makanan masih aman dikonsumsi. Kami juga mengimbau agar MBG segera dibagikan dan dimakan. Jika sudah lebih dari dua jam sejak tiba, kami tidak menganjurkan untuk dikonsumsi lagi,” tambah Disha.
Kesimpulan
Melalui berbagai inisiatif seperti uji organoleptik, koordinasi dengan berbagai pihak, dan monitoring langsung, SPPG Cinere menunjukkan komitmennya dalam memberikan makanan bergizi yang aman dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa dapat merasa nyaman dan puas saat mengonsumsi MBG yang diberikan.
- Panti perawatan yang berada dalam pengukuran khusus karena kekhawatiran keselamatan - November 30, 2025
- Guru SD Viral Nur Aini yang Berjalan 75 Km Setiap Hari Diungkap Pemkab Pasuruan - November 30, 2025
- ‘Mengenai cukup keras di musim dingin’: Methodist Health mengadakan klinik vaksin flu dengan sistem drive-thru - November 30, 2025

Leave a Reply