Pasbata Gunungkidul Bantu Efendi Lanjutkan Sekolah



Bisakimia.CO.ID, JAKARTA — Sebuah tindakan nyata dilakukan oleh kelompok masyarakat yang dikenal sebagai Pasukan Bawah Tanah (Pasbata) Prabowo di wilayah Gunungkidul. Mereka mendatangi rumah Ahmad Tri Efendi, seorang anak berusia 10 tahun, di Dusun Jeruken, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk menunjukkan kepedulian terhadap bocah yang harus meninggalkan sekolah demi merawat kedua orang tuanya yang sedang sakit.

Pasbata memberikan dukungan langsung kepada Fendi dan keluarganya, baik secara moral maupun material. Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, serta kebutuhan harian lainnya. Rombongan juga bertemu langsung dengan Slamet, ayah dari Fendi, untuk memberikan semangat dan dukungan moril.

Fendi kini menjalani kehidupannya dengan tanggung jawab penuh. Ia merawat ibunya yang mengalami lumpuh akibat stroke dan gangguan saraf, serta ayahnya yang juga memiliki gangguan saraf. Di usia yang masih belia, ia telah menjadi tulang punggung keluarga.

Ketua DPC Pasbata Prabowo Gunungkidul, Martin, menyampaikan bahwa pihaknya tidak bisa tinggal diam melihat kondisi tersebut. “Kami hadir untuk Efendi. Jangan sampai ada anak Indonesia yang kehilangan masa depan hanya karena kondisi keluarga. Ini adalah panggilan kemanusiaan,” ujar Martin dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (20/3/2026).

Martin menegaskan bahwa pihaknya siap membantu Fendi agar bisa kembali bersekolah. Ia juga menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak terkait guna mencari solusi terbaik, baik dalam hal pendidikan maupun kesehatan keluarga Fendi.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul juga telah menyatakan komitmen untuk membantu Fendi kembali bersekolah melalui pendekatan khusus. Selain itu, mereka juga memastikan bahwa kedua orang tua Fendi mendapatkan penanganan kesehatan yang layak.

Baca Juga  Buku Warna Halloween Cetak Gratis

Menurut Ketua RT setempat, Wahono, Fendi sempat bersekolah. Namun, saat naik dari kelas satu ke kelas dua, kondisi ibunya memburuk. Awalnya dari kebutaan hingga gangguan saraf yang akhirnya menyebabkan lumpuh.

“Karena ibunya sakit, Fendi berhenti sekolah. Tidak ada support dari orang tua karena keduanya sakit,” jelas Wahono.

Ayah Fendi juga mengalami gangguan saraf yang membatasi geraknya. Dalam kondisi itu, sang anak menjadi yang paling aktif merawat ibunya. “Efendi itu selalu merawat ibunya, memegangi, memberi minum. Kehadirannya bisa membuat ibunya tersenyum,” ucap Wahono.

Dengan tindakan yang dilakukan oleh Pasbata Prabowo dan Pemkab Gunungkidul, diharapkan Fendi dapat segera kembali bersekolah dan menjalani kehidupan yang lebih baik. Dukungan dari masyarakat dan pemerintah akan menjadi langkah penting dalam membantu keluarga ini melewati kesulitan yang mereka alami.

unnamed Pasbata Gunungkidul Bantu Efendi Lanjutkan Sekolah